Adakalanya mereka yang kembali dari mancanegara setelah tinggal
beberapa tahun di sana mengalami perubahan silaturahmi dengan
sanak-familinya di tanah air, terutama dengan mereka yang belum pernah ke
mancanegara. Seolah-olah muncul gap kultural yang ketika masih sama-sama
masih dalam suasana kebersamaan.
Ini terjadi juga pada mereka yang satu nenek/kakek. Malah pada mereka
yang bersaudara kandung pun ada. Sedikit-banyak ada perasaan : "yang satu
merasa minder terhadap yang lain" atau "yang satu merasa ningrat ketimbang
yang lain".
Sungguh disayangkan!
Tetapi syukurlah. Nggak semuanya begitu.
Silakan komentari dari aspek psikologis, sosiologis, dan kultural ?
Salam,
Nasrullah Idris
----------------------
Bidang Studi : Reformasi Sains Matematika Teknologi
http://bdg.centrin.net.id/~acu