Paradigma politik pada Era Globalisasi Abad 21 akan mengalami
pergeseran/perubahan. Salah satunya adalah dari "Politik Indoktrinasi" ke
"Politik Inspirasional".
    Jadi konsekwensinya "Parlemen",  misalkan, fraksi Minoritas akan
mempunyai peluang semakin besar untuk mempengaruhi/menentukan jalan
pemerintahan negara, malah bisa mengalahkan pamor fraksi mayoritas.
    Ini antara disebabkan oleh membanjirnya arus informasi, sehingga
transparansi politik pada masyarakat akan tidak terhindarkan lagi.
     Ini berarti ruang gerak politisi untuk melakukan indoktrinasi politik
terhadap masyarakat akan semakin sempit.
     Sehingga mau tidak mau harus melibatkan inspirasional politik, agar
bisa memperoleh dukungan.
     Para politisi pada era nanti akan dituntut untuk mempunyai kemampuan
dalam "Disain Operasional Informasi" dan "Sistem Manajemen Informasi".
     Dengan kemampuan kedua itu, maka seorang juru kampanye pemilu dari
partai kecil di suatu tempat di mana pengunjungnya sangat sedikit bisa saja
menciptarakan resonansi politik dengan kualitas seperti kampanye di suatu
tempat di mana pengunjungnya sangat banyak.
     Maka itu apa salahnya elit politik mulai sejak sudah mulai menjadikan
Mailing List sebagai sarana ujicoba untuk ke arah sana.



Salam,


Nasrullah Idris
----------------------
Bidang Studi : Reformasi Sains Matematika Teknologi
http://bdg.centrin.net.id/~acu

Kirim email ke