Taroklah ada lembaga "X" di luar negeri melakukan konspirasi politik di
dalam negeri melalui lembaga "Y". Dalam hal ini lembaga "X" memberikan
sumbangan dana/teknis sukarela dengan jumlah tertentu kepada lembaga "Y".
Tentu saja lembaga "X" jelas tidak akan mengatakan kepada lembaga "Y"
bahwa semua itu dilakukan dalam rangka melakukan konspirasi politik. Sebab
lembaga "X" yakin bahwa kalau itu dikatakan secara terus-terang maka lembaga
"Y" akan menolak.
Akhirnya lembaga "Y" menjalankan tugas tanpa merasa sedikit pun bahwa
ia sudah dijadikan mangsa konspirasi politik oleh lembaga X".
Maka itu tidak perlu heran ketika ditanyai pers, lembaga "Y" akan
membantah bila kegiatannya dianggap sebagai konspirasi politik. Karena tidak
merasa demikian.
Itu sih memang betul.
Hanya lembaga "Y" tidak sadar bahwa lembaga "X" sebelum mengucurkan
sumbangan dana/teknis sukarela itu sudah melakukan kalkulasi politik.
Artinya sudah memperkirakan jumlah keuntungan politik bagi negaranya dari
permainan konspirasi tersebut.
Yang jelas sasaran keuntungan politiknya jauh beberapa kali lipat
ketimbang pengeluaran dana untuk diberikan kepada lembaga "Y".
Salam,
Nasrullah Idris
----------------------
P.O. Box 1380 - Bandung 40013
Bidang Studi : Reformasi Sains Matematika Teknologi
http://bdg.centrin.net.id/~acu