From: Irwan Ariston Napitupulu <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Sunday, October 08, 2000 20:48
Subject: Re: ##### Slogan tentang Karya yang Bisa Menghambat Kreativitas
*****Di dunia ini, banyak sekali ide2. Kita akan membuang banyak sekali
waktu kalau setiap ide harus kita tindaklanjuti.
#####Itu sih nggak ungkapkan lagi. Malah jauh lebih banyak ketimbang ide
yang sudah terlaksana.
Dari kata MARTABAK, TELOR, GORENG, TAHU, TOGE, PISANG, dst, berapa banyak
tuh ide
Jumlahnya ya
n + 1/2n(n-1) + 1/6n(n-1)(n-2) + 1/24(n-1)(n-2)(n-3) ...... dst
*****Kita harus bisa memilah2 mana ide yg masih bisa ditindaklanjuti, mana
ide2 yg nggak perlu ditindaklanjuti.
#####Tetapi nenek moyang kita mampu ya menindaklanjuti idenya tentang
Martabak Telor, misalnya. Padahal mungkin hasilnya mungkin tidak senikmat
sekarang. Kira2 kenapa tuh?
*****Seperti contoh saya terdahulu, dimana saya katakan saya menemukan bahan
untuk pesawat ke matahari.
Saya hanya menyebutkan bahan2nya tanpa menyertai rumus2 maupun penjelasan
secara ilmiah alasan saya memperkirakan atau pun memastikan bahan tersebut
tahan panas walau di matahari sekalipun.
#####Tetapi mungkin saja si pendengar akan tertarik. Masalah
tindaklanjutnya, itu urusan nanti. Siapa tahu ia akan menyelidiki latar
belakang pikiran anda sampai menemukan demikian. Karena mungkin saja latar
belakang itulah justru memberikan input lebih berkualitas ketimbang apa yang
anda katakan pertama.
*****Ide saya untuk membuat bahan pesawat untuk ke matahari, adalah ide yg
menarik bagi ilmu pengetahuan. Masalahnya adalah apakah ide tersebut
disertai oleh perhitungan2 ilmiah atau pun telah dilengkapi dengan uji coba
laboratorium. Tanpa itu, ide hanyalah sebuah ide saja alias mimpi2 dan omong
kosong belaka.
#####Tanpa anda melakukan perhitungan pun, perhitungan untuk itu sebenarnya
sudah ada. Hanya mungkin belum ditemukan. Jangan karena perhitungan itu
belum ditemukan, maka dikatakan tidak ada perhitungan untuk itu.
*****Sewaktu Einstein mengatakan E=MC2, rumusan ini tidak datang begitu saja
tapi disertai dengan perhitungan2 dan logika2 yg mendukung persamaan itu.
Barulah orang kemudian menindaklanjuti penemuan tersebut.
#####Ketika itu ada juga lho ilmuwan yang menganggapnya sebagai teori yang
tidak bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Demikian juga dengan Robert
Koch yang penemuannya dianggap para seniornya tidak bisa
dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
*****Kalau saya mengatakan W=kE/ma saja tanpa ada penjelasan tambahan atau
pun pembuktian rumus baik secara perhitungan2 teori atau pun dengan asumsi2
yg memiliki logika sendiri, maka W=kE/ma tidak akan terlalu digubris orang
karena dianggap saya hanya sembarangan saja tulis2 huruf.
#####Apa ada jaminan bahwa semua ilmuwan akan langsung bersikap demikian?
*****Kalau pun ada yg ngegubris rumusan saya itu, ya saya anggap kebangeten,
wong saya sendiri aja ngga tahu koq apa yg saya tulis....:)
#####Apa salahnya ilmuwan mengajak anda berdialog. Siapa tahu dengan adanya
penjelasan dari dia justru membuat wacana anda berkembang yang siapa tahu
bisa memberikan inspirasi baru kepada ilmuwan itu.
*****Udah ah, masa ngomongin yg beginian aja panjang banget. Kalau rekan
Nasrullah masih juga salah tangkap, ya anggap saja kita beda pendapat soal
yg satu ini. Toh, berbeda pendapat itu bukanlah hal yg tabu....:)
#### Kalau bisa sih terusin.
Salam,
Nasrullah Idris
----------------------
P.O. Box 1380 - Bandung 40013
Bidang Studi : Reformasi Sains Matematika Teknologi
http://bdg.centrin.net.id/~acu