Tergantung TNI dan ketahanan mental orang Maluku lah itu, mas.


>From: Irwan Ariston Napitupulu <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: Indonesian Students in the US <[EMAIL PROTECTED]>
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: Baku Bae Maluku Ingin Orang Asing Keluar Dari Maluku
>Date: Fri, 24 Aug 2001 09:27:45 EDT
>
>Semoga Wapres Hamzah Haz yang mendapat bagian tugas untuk mengatasi
>masalah Maluku segera mengeluarkan kebijakan yang bisa memenuhi
>permintaan dua raja di Maluku seperti dalam artikel di bawah ini.
>
>Hidup damai jauh lebih enak dari bersitegang terus menerus.
>
>jabat erat,
>Irwan Ariston Napitupulu
>
>-----------------------------
>http://www.detik.com/peristiwa/2001/08/24/2001824-165751.shtml
>Baku Bae Maluku Ingin Orang Asing Keluar Dari Maluku
>Reporter: Didik Supriyanto
>detikcom - Jakarta, Baku Bae Maluku menginginkan agar orang-orang atau
>kelompok asing yang ada di Maluku segera meninggalkan daerah itu.
>Alasannya,
>kehadiran kelompok tersebut justru membuat kondisi di Maluku tidak membaik.
>
>Hal itu disampaikan Mahfud Nukuhehe Raja(Kepala Desa) Seich (golongan
>Islam)
>dan Raja Theresia Mautemo (golongan Kristen) masing-masing adalah steering
>Committee gerakan Baku Bae usai mendapat penghargaan Tasrif Award dari AJI
>Indonesia di Hotel Santika, Jakarta Pusat, Jumat (24/8/2001).
>
>Menurut kedua tokoh agama tersebut, masyarakat Maluku baik dari muslim dan
>kristen sudah menyadari bahwa konflik harus segera dihentikan. Namun,
>karena
>ada kegiatan dari kelompok tertentu yang melakukan aksi sosial, malah
>membuat
>suasana Maluku tidak kondusif.
>
>Karena itu, baik Mahfud maupun theresia meminta agar kelompok itu segera
>meninggalkan Maluku. “Jika ingin tinggal, sebaiknya mereka hanya
>melakukan
>kegiatan sosial. Seperti membuat RS, pasar dan fasilitas umum lainnya,”
>jelasnya.
>
>Menurut Theresia, orang Maluku sebenarnya bisa menyelesaikan maslaahnya
>sendiri. Sejauh ini, dialog antara tokoh masyarakat sudah berlangsung
>intensif. “Para raja-raja pun sebenarnya sudah cukup efektif untuk
>meyakinkan
>masyarakatnya,” tegasnya.
>
>Dikatakan juga, masyarakat Maluku, sangat kebingungan menyaksikan aktifitas
>kelompok tersebut. Sebab, mereka cenderung menjadikan agama sebagai alat
>untuk berkonflik.
>
>“Sebetulnya, di Maluku tidak sedang terjadi perang agama. Yang terjadi
>adalah
>konflik antar umat beragama dengan memanfaaatkan simbol agama,” tegasnya.


_________________________________________________________________
Get your FREE download of MSN Explorer at http://explorer.msn.com/intl.asp

Kirim email ke