Saya juga ingin mengucapkan selamat kepada Sdr. Mahendra Siregar atas
promosinya.
Semoga pilihan sikap dan prinsip yang selama ini dianut dalam menjalankan
tugas kenegaraan tetap konsisten dan tegar demi kepentingan banyak orang,
seperti yang selama ini tercermin dari tulisan-tulisannya di milis ini.
Termasuk reaksi dan antisipasinya dalam memecahkan masalah 'legalisir ijazah
per lembar US$ 10' dahulu.

Saya hanya mengenalnya dalam milis ini, namun saya punya kesan bahwa Sdr.
Mahendra adalah salah satu dari sekian banyak manusia harapan bangsa
Indonesia kita saat ini.

Semoga sukses di tempat baru dan selamat berkarya.

Salam,
Budi

----- Original Message -----
From: Ramadhan Pohan <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Sunday, October 21, 2001 3:54 AM
Subject: Selamat buat Mahendra Siregar


> Kemarin malam saya ke KBRI, sengaja menghadiri perpisahan Mahendra
Siregar.
> Selama tiga tahun tiga bulan bertugas sebagai Kabidpen, Mahendra terbilang
> 'menguasai medan'. Sukses 100 persen memang mustahil, namun kebanyakan
pihak
> mengakui keseriusan, kinerja dan kemitraannya.
>
> Sebagai birokrat, kadang Mahendra mencengangkan orang, karena suka
> melemparkan pikiran liberal, berani, dan tidak segan-segan keluar dari
baik
> pakem kekakuan maupun kemunafikan birokrasi. Saking beraninya dan
> liberalnya, saya melihat dia kadang malah lebih independen dibandingkan
> "orang independen" atau aktivis LSM sekalipun. Terserah, mau melihatnya
dari
> kacamata politik, ideologi, hankam, ekonomi, sosial keagamaan dsb.
>
> Saya hanya melihat satu benang merah dari pribadinya-- dan tercermin lewat
> pemikiran, profesi diplomat dan pergaulannya yang merata dan tanpa melihat
> strata: nasionalisme. Dan ia memang seorang pluralis. Pakai istilah
> inklusif, juga boleh.
>
> Selama saya mengenalnya-- sejak sama-sama di Jakarta-- kesan di atas
tampak
> konstan. Mungkin orang lain bisa beda melihatnya, tapi saya yakin atas apa
> yang saya amati.
>
> Kini Mahendra promosi jadi  staf ahli untuk Menko Perekonomian Dorodjatun
> K.J-- mantan gurunya di FE-UI dan bos nya di KBRI. Tugasnya bakal banyak
> mirip dengan yg sudah digelutinya di KBRI.
>
> Ada pesan dari seorang teman mahasiswa sekaligus mantan profesional muda,
> berharap pejabat Kabidpen mendatang minimal bisa sebaik Mahendra.
>
> Saya tanya, kenapa?
>
> ''Sebagai seorang pembayar pajak (tax payer, di JKT), saya ingin diplomat
> yang benar-benar oke. Boleh dong, saya beraspirasi,''katanya.
>
> Ada kolega lain menyela, diplomat digaji lewat pinjaman luar negeri dan
> bukan dari pajak. Sudahlah, sama saja itu, batin saya. Toh, intinya
> sama-sama mendambakan abdi negara dan abdi masyarakat yang mumpuni. Yang
> jelas dua tipikal teman dari latar berbeda itu sama-sama puas atas
Mahendra.
>
> Selamat jalan, bung Hendy.
>
> salam,
> ramadhan pohan
>
> _________________________________________________________________
> Get your FREE download of MSN Explorer at http://explorer.msn.com/intl.asp
>
>

Kirim email ke