Akhir di Cabang Tenis Meja, Awal di Bulutangkis

 

Separoh jalan kegiatan Porsenipar IV telah dilalui. Hari-hari belakangan adalah 
hari-harinya cabang olah raga permainan, dimulai dari sepak bola, kemudian 
tenis meja, selanjutnya menyusul bola volley dan nanti ditutup cabang bulu 
tangkis. Selanjutnya, adalah pelaksanaan lomba-lomba senipar. Di akhir minggu 
ketiga bulan Juni 2007 ini cabang tennis meja sudah menyelesaikan seluruh 
pertandingan. Sebaliknya, cabang bulu tangkis baru memulainya pada Minggu malam 
kemarin (24/6). Semenara itu, bola volley memasuki hari ke-4 pelaksanaan 
pertandingan. Berikut liputan beberapa cabang olah raga itu.

 

 

Pertandingan Terakhir Sepak Bola RW 13

 

Hari Sabtu kemarin (23/6) bagi tim RW 13 merupakan pertandingan terakhir dan 
bagi RW 16 merupakan pertandingan kedua di cabang sepak bola. Sebagaimana biasa 
tim RW 13 yang sore itu berkostum merah-hitam didukung oleh puluhan suporter 
dan tidak lupa perlengkapan bunyi-bunyian. Sementera suporter di kubu RW 16 
yang menempati area sebelah selatan lapangan yang juga dilengkapi dengan 
perlengkapan bunyi-bunyian tidak sebanyak tim "tuan rumah".

 

Pertandingan cukup menarik dengan kekuatan hampir berimbang. Kekuatan tim RW 16 
yang mengenakan kostum kuning-kuning itu terutama di lini belakang serta 
kepiawaian dari sang penjaga gawang. Meskipun tim merah-hitam terus menekan di 
sepanjang babak pertama, perangkap off-side yang dipasang oleh lini belakang 
tim kuning-kuning mampu menghambat laju beberapa serangan tim lawan utamanya 
pada serangan balik yang cukup berbahaya. Demikian juga shooting-shooting yang 
dilakukan oleh lawan mampu diantisipasi dengan baik oleh penjaga gawang RW 16 
seperti yang terjadi di menit kelima dan juga menit ke-22.

 

Serangan-serangan kombinasi yang dilakukan tim RW 13 baik dari sayap kiri 
maupun kanan yang dilakukan oleh pemain-pemain bernomor punggung 7, 11 dan 13 
masih belum membuahkan hasil. Hingga pada menit ke-26 serangan dari lini tengah 
mampu mengubah kedudukan menjadi 1-0. Gol ini juga terjadi karena kesalahan 
pemain belakang RW 16 yang tidak mampu menghambat laju serangan lawan dan 
posisi kiper yang terhalang olehnya. Gol RW 13 ini disarangkan oleh pemain 
bernomor punggung 13.

 

Di sisi lain, serangan-serangan dari tim RW 16 yang tidak kalah bahayanya masih 
belum mampu merubah kedudukan. Tercatat di menit ke-11 tendangan bebas yang 
dilakukan oleh pemain bernomor punggung 4 mendatar dan tepat di pelukan kiper 
demikian juga shooting yang dilakukan pada menit ke-29 masih melambung di atas 
mistar gawang. Kedudukan 1-0 untuk tim RW 13 tidak berubah sampai akhir 
pertandingan babak pertama.

 

Di babak kedua tensi permainan tidaklah berkurang malahan dengan ketinggalan 
0-1 tim RW 16 berusaha merubah strateginya. Hasilnya terealisasi pada menit 
ke-15 dari kerja sama kaki ke kaki mampu menghasilkan gol dari sektor kiri 
pertahanan RW 13. Kedudukan berubah menjadi 1-1.

 

Meskipun kesempatan emas khususnya di babak kedua banyak dimiliki kesebelasan 
RW 13, tapi kecemerlangan kiper lawan di sore itu memupus harapan terciptanya 
banyak gol. Selain mampu mengantisipasi dan menangkap bola dengan baik beberapa 
bola tanggung mampu ditip dengan sangat baik pula setidak-tidaknya seperti yang 
terjadi pada menit ke-3, menit ke-13, dan menit ke-22. Longgarnya kawalan 
terhadap pemain lawan (nomor punggung 7) berakibat pada terciptanya gol RW 13. 
Giringan bola oleh pemain ini berasal dari lemparan ke dalam yang diteruskan ke 
sektor tengah pertahanan RW 16. Kedudukan 2-1 tidak berubah sampai pada peluit 
akhir dibunyikan.

 

Pertandingan yang dipimpin oleh Wasit Agus Rahmat dan hakim garis Sugiyanto dan 
Mi'on diwarnai oleh terciptanya tiga kartu kuning, kesemuanya diberikan kepada 
tim RW 13.

 

 

Hari Terakhir Cabang Tenis Meja

Pelaksanaan pertandingan terakhir cabang tenis meja putera dan puteri diwarnai 
oleh kondisi cuaca yang kurang menguntungkan. Sore hari selepas maghrib sampai 
setengah jam sebelum pertandingan lapangan diguyur gerimis yang cukup deras. 
Meskipun demikian, Pak Harry, koordinator lapangan di cabang tenis meja dari 
Panitia tidak merasa kecil hati dengan stand-by di lapangan pertandingan sejak 
pukul 19 :30. Kita patut salut atas dedikasinya pada saat kawan-kawan panitia 
lainnya masih belum kelihatan. 

 

Pertandingan yang mempertemukan tim RW 14 vs RW 15 (puteri) dan RW 14 vs RW 16 
(putera) sempat diundur beberapa saat karena menunggu kedatangan para pemain. 
Dan akhirnya, tepat jam 20:45 pertandinganpun dimulai.

 

Di cabang tenis meja puteri tim RW 14 tidak mengalami kesulitan berarti 
menghadapi tim lawan yang telah memenangkan sekali pertandingan dari tiga kali 
yang sudah dilakukan sebelumnya. Tiga partai pertandingan kesemuanya 
dimenangkan secara straight-set dengan angka lawan tidak lebih dari 15. RW 14 
yang memimpin angka di setiap partai sejak pertama bola dipukul (service) 
memenangkan keseluruhan partai, 3-0.

 

Di cabang tenis meja putera tim RW 14 menang W.O. atas tim RW 16. Kalangan 
Panitia sangat menyayangkan ketidakhadiran tim RW 16 ini. Kurang jelas benar 
apakah para pemain tenis meja RW 16 ini merangkap pemain sepak bola yang sore 
harinya bertanding dan kelelahan sehingga tidak ada satupun pemain yang hadir?

Catatan tidak menyenangkan ini tentunya harus dijadikan bahan introspeksi bagi 
jajaran tim oficial terkait untuk mengkomunikasikan kesiapan timnya kepada 
Panitia. Beruntung, di GOR bulutangkis ada Pak Chandra (salah satu atlet RW 16) 
yang dengan permintaan Panitia agar beliau "mewakili" tim RW 16 menandatangani 
"hasil pertandingan" dikabulkannya. Penandatanganan form hasil pertandingan ini 
disaksikan juga oleh Pak Kuruseng dan kawannya yang juga warga dari RW 16.

 

 

Partai Lanjutan Bola Volley

Hari Minggu jam 08:00 pagi lapangan bola volley telah dipenuhi oleh banyak 
orang yang terdiri dari tim yang akan melanjukan pertandingan minggu sebelumnya 
yang terhalang hujan, para ofisial pendamping tim, para suporter dan penonton 
dan juga panitia.

 

Partai bola volley puteri antara RW 15 dan RW 17 yang telah menyelesaikan dua 
set pertandingan minggu lalu dengan kedudukan sementara 1-1 pagi itu harus 
menyelesaikan set yang ketiga. Dari awal peluit dibunyikan tim RW 17 sudah 
memimpin angka sampai pada kedudukan skor 0-4. Keunggulan angka oleh RW 17 ini 
terus berlanjut hingga kedudukan 12-23 pada saat tim RW 15 berusaha melakukan 
reli-reli panjang yang memberinya dua angka tambahan dari kerja kerasnya itu, 
kedudukan kini 14-23. Pancingan reli-reli panjang ini selanjutnya terus 
dilakukannya. Tapi, karena angka terpaut cukup jauh ditambah perlawanan sengit 
yang ditunjukkan oleh tim RW 17, maka hanya satu angka tambahan lagi didapat 
tim puteri yang mengenakan kostum hijau-hitam ini. Kedudukan akhir 15-25 untuk 
kemenangan tim RW 17. Dengan demikian kedudukan keseluruhan menjadi 1-2 untuk 
RW 17.

 

Di lapangan II (tim putera RW 16 vs RW 17) tak kalah sengitnya dalam 
menyelesaikan pertandingan untuk set kedua dan set ketiga. Set pertama minggu 
lalu telah dimenangkan oleh tim RW 17. Hingga time-out pertama yang diminta tim 
RW 16 kedudukan sudah 6-9, RW 17 unggul. Tim RW 16 yang ketinggalan satu set 
minggu lalu terus berusaha mengejar angka yang telah tertinggal sampai pada 
skor 21-24 saat timnya meminta time-out. Sayangnya, tim lawan cukup tangguh 
sehingga akhir kedudukan set kedua ini berakhir 22-25 untuk kemenangan RW 17.

 

Di set ketiga perlawanan tim RW 16 semakin digencarkan dengan memperagakan 
smash-smash kerasnya. Usahanya tidak sia-sia, tim ini memimpin angka di 
sepanjang pertandingan,1-0, 7-4, sampai skor 11-9 di mana tim RW 17 berusaha 
mengajak bermain reli-reli panjang pada kedudukan 16-12. Pertandingan ditutup 
dengan kemenangan tim RW 16 dengan skor 25-17.

 

Pada kesempatan itu hadir menyaksikan pertandingan sesepuh kompleks Bojong 
Depok Baru II yaitu Bpk.H.TB Djamhari lengkap dengan pakaian resmi Porsenipar 
IV, kaos putih dengan topi merah. Di akhir pertandingan beliau sempat menyalami 
beberapa anggota panitia termasuk Bapak Ketua RW 14, Zainal Fitriyadi. 
"Selamat, selamat" ucap beliau singkat saat menyalami panitia sebagai bentuk 
ucapan apresiasi atas pelaksanaan porsenipar ini.

 

 

Partai Alot Bola Volley Puteri

Cabang bola volley yang dimainkan di hari Minggu sore (24/6) mempertemukan RW 
14 vs RW 16 (puteri) dan RW 13 vs RW 17 (putera). Tim puteri RW 14 berkostum 
kuning-hitam, sementara lawannya dari RW 16 berkostum coklat-hitam. 
Pertandingan puteri dipimpin oleh Sumardi dari RW 17.

 

Tim RW 14 yang tidak tampil full-team telah bersemangat mengalahkan tim lawan. 
Ketinggalan angka di saat awal coba dikejarnya hingga pada skor 7-8. Reli-reli 
panjang giliran dikembangkan oleh tim RW 16. Di sisi lain terlihat kerja sama 
yang kurang harmonis ditunjukkan oleh tim RW 14. Perolehan angka 7 sepertinya 
dikunci oleh lawan sampai pada skor 7-14. Selanjutnya, permainan banyak 
didominasi oleh permainan reli sampai pada kedudukan 10-18. Kembali kerja sama 
tim yang buruk yang diperagakan oleh tim kuning-hitam menjadikan perolehan 
angka seolah menjadi stagnan hingga kedudukan skor akhir menjadi 12-25 terpaut 
angka yang sangat jauh.

 

Pergantian pemain tim RW 14 di set yang kedua menghidupkan kembali kerja sama 
yang bagus. Kejar-mengejar angka dilakukan dengan sedikit sekali melakukan 
kesalahan. Dari skor 3-3 kemudian susul-menyusul hingga skor 8-8. Tim RW 14 
terus memimpin angka sampai pada kedudukan 16-12 saat tim RW 16 meminta 
time-out. Time-out yang diminta tim ini rupanya cukup efektif dengan 
pertambahan angka yang terus diperolehnya. Selisih angka menjadi sangat tipis 
saat kedudukan 23-20 kemudian 24-22. Set kedua ini kemudian ditutup dengan skor 
25-23 untuk kemenangan RW 14. Kedudukan kini menjadi 1-1.

 

Di set ketiga kembali terjadi kejar-mengejar angka. Dari skor 1-0 sampai pada 
skor 9-8, sampai kemudian 11-8 saat tim RW 16 meminta time-out kepada pemimpin 
pertandingan. Berikutnya reli-reli panjang kembali diperagakan oleh kedua tim 
dan kembali susul-menyusul angka terjadi, 12-12. Dalam duel-reli ini tampak tim 
RW 16 mampu melayani dengan baik. Meskipun pada awalnya tertinggal pada posisi  
18-15, hingga pada skor 20-19 tim ini mampu mengungguli lawannya pada akhir 
kesudahan 22-25.

 

Di lapangan II tim putera RW 17 tampak tidak mengalami kesulitan menghadapi tim 
"lemah" RW 13. Perlawanan sempat terjadi di set yang ketiga dengan selisih 
angka yang tidak terpaut jauh. Skor untuk ketiga set pertandingan adalah set 
pertama 10-25, set kedua 7-25, dan ditutup di set ketiga 20-25.

 

 

Pertandingan di Bawah Gegap Gempita Suporter

Minggu malam (24/6) menjadi awal digelarnya cabang bulu tangkis putera dan 
puteri yang bertempat di Gelanggang Olah Raga "Pluit Mas" di wilayah RW 15. 
Malam itu mempertandingkan RW 13 vs RW 16 (puteri) dan RW 15 vs RW 17 (putera).

 

Pertandingan yang cukup alot di cabang puteri akhirnya dimenangkan oleh tim RW 
16 dengan kedudukan akhir 1-2. Pertandingan alot lainnya terjadi di partai 
ketiga putera yaitu Tunggal Kedua, antara RW 15 melawan RW 17.

 

Sempat ketinggalan 1-12 pemain dari RW 15 yang didukung oleh suporternya di 
pinggir lapangan dengan tenangnya mengejar satu demi satu angka hingga 
kedudukan 11-12. Namun demikian kelelahan kelihatannya menjadi faktor yang 
cukup menentukan di ruangan yang dipenuhi oleh gegap-gempita suara suporter 
kedua belah pihak dan penonton serta cukup pengab itu. Di set pertama ini 
kedudukan akhir 12-15 untuk kemenangan RW 17.

 

Di set kedua susul-menyusul angka tidak terelakkan. Dari skor 11-9, 11-11, 
kemudian menjadi 12-14. Kematangan pemain dari RW 17 ini akhirnya menyudahi set 
kedua dengan angka 12-15. 

 

Di partai Ganda Ketiga yang merupakan partai kelima (terakhir) dari lima partai 
yang dipertandingkan pasangan RW 17 tidak terlalu mengalami kesulitan 
mengalahkan lawannya meskipun di beberapa kesempatan sempat terjadi beberapa 
kali perpindahan bola seperti pada kedudukan 3-6 di set pertama. Partai ini 
dimenangkan oleh RW 17 dengan angka 6-15 (set pertama) dan 8-15 (set kedua).

 

Kedudukan akhir pertandingan ini dimenangkan oleh tim RW 17 dengan skor 1-4.

 

 

Salam PAS .... Porsenipar Ajang Silaturahmi

Jaerony Setyadhi, warga RW-14

Kirim email ke