Very good news nech!
Suatu saat nanti para atlet porsenipar bisa bertanding di Sport Center megah 
ini nich.

****************

      Presiden SBY Letakkan Batu Pertama SC di Bogor 
      [Hallo Bogor] 
      Direncakan Bersamaan Peringatan Haornas 2007 
      Presiden SBY Letakkan Batu Pertama SC di Bogor



      Bogor, Pelita
      Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kemungkinan besar akan melakukan 
peletakan batu pertama rencana pembangunan komplek sport center(SC) termegah di 
Asia yang berlokasi di Kabupaten Bogor, pada peringatan Hari Olahraga Nasional 
(Haornas), 9 September 2007.

      Hal itu dikemukakan Wakil Bupati Bogor, Albert Pribadi kepada di 
Cibinong, Minggu (1/9), setelah mendapat kabar dari koordinator pembangunan 
sport center Mayjen TNI Hendarji Supanji.

      Ia menjelaskan, lokasi rencana pembangunan sport center terletak di Desa 
Nagrak, Desa Gunung Geulis dan Desa Cibanon yang masuk ke wilayah kecamatan, 
Megamendung, Babakan Madang, dan Sukaraja.

      Lokasi itu sudah ditinjau oleh tim dari pusat antara lain, Ketua Umum 
KONI Pusat Rita Subowo dan koordintor pembangunan sport center Mayjen TNI 
Hendarji Supanji dan hasilnya sudah disampaikan pada Presiden, kata Albert 
Pribadi yang juga Ketua KONI Kabupaten Bogor.

      Dari informasi yang diterima Albert, Presiden SBY menyambut positif 
rencana pembangunan sport center di Kabupaten Bogor. Diharapkan sport center 
itu sudah bisa digunakan untuk penyelenggarakan Sea Games tahun 2011, katanya.

      Perkembangan rencana pembangunan sport center tersebut saat ini, kata 
dia, sedang dalam tahap pendataan administrasi, termasuk administrasi untuk 
pembebasan lahannya.

      Dalam tahap adminitrasi pembebasan lahan yang terkait dengan Pemerintah 
Kabupaten (Pemkab) Bogor, adalah Bagian Tata Pemerintahan Umum yang antara lain 
membidangi pertanahan serta Dinas Pariwisata dan Lingkungan Hidup yang antara 
lain membidangi tata ruang wilayah.

      Pembebasan lahan akan dilakukan oleh tim dari pusat, sedangkan Pemkab 
Bogor hanya membantu memfasilitasi, katanya. Ketika ditanya soal kepemilikan 
lahan yang akan dibebaskan, menurut dia, sebagian lahan tersebut adalah milik 
negara sebagian milik pengusaha Jakarta, dan sebagian milik warga Kabupaten 
Bogor.

      Dari sekitar 1.000 hektar lahan yang akan dibebaskan untuk pembangunan 
proyek sport center, yang menjadi milik warga Kabupaten Bogor hanya sekitar 100 
hektar.
      Pemkab Bogor akan membantu memfasilitasi pembebebasan lahan milik warga 
Kabupaten Bogor. Sedangkan, pembebesan lahan milik negara dan milik pengusaha 
Jakarta biar dilakukan oleh tim dari pusat, katanya.

      Dalam pembebasan lahan milik warga Kabupaten Bogor, kata dia, prinsipnya 
jangan sampai merugikan warga pemilik lahan, sehingga tidak menimbulkan konflik.
      Pemkab Bogor akan membantu melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk 
mendukung rencana pembangunan sport center, katanya.
      Dengan dibangunnya sport center, banyak keuntungan yang bisa dinikmati 
warga Kabupaten Bogor. Misalnya, warga sekitar bisa menjadi pekerja bangunan 
dalam proyek pembangunan sport center yang diperkirakan lebih dari setahun. 

      Warga Kabupaten Bogor juga bisa membuka warung dan kios di sekitar sport 
center serta atlet Pemkab Bogor bisa menggunakan fasilitas sport center untuk 
berlatih.
      Sementara itu, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Umum Pemkab Bogor 
Burhanuddin mengatakan, ia kurang yakin pembahasan lahan rencana pembangunan 
bisa berjalan lancar. 

      Pasalnya, pembebasan lahan itu sulit dilakukan. Apalagi, lahan di lokasi 
yang akan dibangun sport center itu sebagian adalah milik pengusaha Jakarta dan 
sebagian adalah lahan milik negara yang dikelola oleh pengusaha.

      Kalau membebaskan lahan sampai sekitar 1.000 hektar hanya dalam hitungan 
bulan, sangat sulit dilakukan, katanya.
      Ditambahkannya, koordinator rencana pembangunan sport center adalah 
Mayjen TNI Hendarji Supanji yang saat ini menjabat sebagai Dan Puspom TNI.
      Kalau ada calo tanah yang ingin macam-macam dalam pembebasan lahannya, 
maka akan berhadapan dengan TNI, katanya. (ant/sal)


     

**********

Kirim email ke