Berita bagus, diambil dari Batak News
Salam,
Chrisnawan
Kongres Amerika Setujui UU Ramadan Bulan Suci Senin, Oktober 8th, 2007 in
Agama, Artikel Ramadhan, Berita, Dunia, Islam, Tokoh
[batak news; voa; ap; afp; puji syukur, alhamdulillah]
Presiden Bush akhirnya berkata, teroris dan ekstremis tidak mewakili Islam.
Berita ini dikutip Blog Berita dari VOA, AP, dan AFP.
SEJARAH BESAR TERCATAT dalam perjalanan Islam di Amerika Serikat. Pada Jumat
lalu Kongres AS dengan suara bulat, 376-0, menyetujui rancangan undang-undang
(RUU) yang berisi resolusi mengakui bulan Ramadan sebagai bulan suci umat Islam.
Dengan resolusi tersebut, pemerintah AS akan memberikan penghormatan
sedalam-dalamnya pada bulan suci Ramadan serta siap melindungi umat Islam dari
perbuatan kriminal dan tidak toleran saat menjalankan ibadah.
Resolusi bersejarah itu diusulkan senator asal Texas Eddie Bernice Johnson
dan didukung penuh (co-sponsored) 30 senator lain, termasuk Keith Ellison,
senator asal Minnesota. Ellison adalah muslim pertama yang terpilih menjadi
anggota Kongres AS.
Senator asal California Brad Sherman, yang termasuk di barisan terdepan
pendukung resolusi, mengatakan, Ramadan mengajarkan tentang pentingnya
meningkatkan iman dan pentingnya keluarga dan masyarakat yang merupakan
nilai-nilai universal yang harus dibagi.
Karena itu, sangat penting bagi Kongres AS untuk mengakui peringatan itu dan
menunjukkan penghormatan yang dalam terhadap muslim di AS dan seluruh dunia,
lanjutnya.
Direktur Eksekutif Dewan Urusan Muslim Pemerintah AS Salam Al-Marayati
mengatakan, keputusan kongres tersebut merupakan lompatan bersejarah bagi
Amerika. Keputusan Kongres AS adalah sebuah penguatan atas tradisi penghargaan
pluralisme dan toleransi beragama yang sangat kuat di negara kami, jelasnya.
Islam merupakan agama yang sangat berkembang pesat di Amerika. Hingga saat
ini, diperkirakan ada 5 hingga 6 juta pemeluk agama Islam di AS. Pemerintah AS
pun sudah mulai memberikan perhatian yang besar terhadap Islam. Selain RUU itu,
Bush mengucapkan selamat berpuasa kepada umat muslim di AS dan dunia pada awal
Ramadan tahun ini.
Tiga hari lalu Presiden Bush juga melanjutkan tradisi buka puasa bersama di
Gedung Putih. Jaringan kantor berita VOA melaporkan, pada buka puasa yang
ketujuh di Gedung Putih, pemerintahan Bush menjadikan para wanita muslim AS
yang berkontribusi besar atas pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, seni,
dan kebudayaan sebagai tamu spesial.
Dalam pidato sebelum azan magrib, Presiden Bush menyatakan, Ramadan adalah
waktu yang tepat untuk beramal kepada orang kurang beruntung. Selain itu,
Ramadan adalah saat yang tepat untuk menunjukkan kebudayaan Islam yang selama
ini ikut memperkaya peradaban dunia selama berabad-abad.
Seperti pidatonya di berbagai kesempatan, Bush kembali mengingatkan bahaya
aksi terorisme oleh kelompok ekstremis. Dunia sekarang sedang berperang dengan
para ekstremis yang berusaha menghentikan kebebasan masyarakat muslim di
seluruh dunia, tegasnya.
Ketika mengatakan itu, Bush melambatkan nada pidatonya untuk menunjukkan
kesan berhati-hati. Terorisme menjadi isu sensitif di kelompok muslim sejak
tragedi serangan WTC 1 September 2001 (tragedi 9/11).
Kaum ekstremis, kamu bukan mewakili Islam, bukan pula wakil muslim. Usaha
kamu tak akan pernah berhasil, tegasnya. [www.blogberita.com]
---------------------------------
Fussy? Opinionated? Impossible to please? Perfect. Join Yahoo!'s user panel
and lay it on us.