Bagi yang mau mudik ...
Selain pengamanan mandiri yang harus dilakukan atas rumah yang ditinggalkan ada 
satu lagi yang mesti diperhatikan : Tanaman jangan sampai kekeringan!

****************************

Warta Kota, 8 Oktober 2007

SELAMATKAN TANAMAN DARI KEKERINGAN


Saat mudik lebaran selama seminggu-dua minggu, jangan biarkan tanaman Anda 
merana. Apalagi dengan kondisi cuaca yang panas dan terik, seperti saat ini, 
bisa saja tanaman akan kehausan, kering, dan terancam mati.

Karena itu, sebelum berangkat mudik Anda bisa mempersiapkannya dengan baik, 
sehingga tanaman kesayangan bisa tetap segar sampai Anda tiba kembali di rumah.

Tanaman yang berada di tanah terbuka cenderung bisa bertahan hidup walaupun 
tidak sering disiram. Tapi tanaman di dalam pot persediaan airnya sangat 
terbatas, sehingga penyiraman secara berkala sangat penting.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah tetap memberi air pada tanaman 
dengan menggunakan penyiram tanaman otomatis yang bisa disetel pada jam-jam 
tertentu. Memang, cukup mahal alat itu.

Tapi jangan khawatir, bila tidak punya penyiram tanaman otomatis Anda bisa 
membuatnya sendiri. Cara kerjanya seperti infus cairan di rumah sakit. Air dari 
botol plastik dialirkan ke media tanam di pot.

Majalah bulanan Idea terbitan Gramedia Majalah pernah memuat tulisan membuat 
infus untuk tanaman. Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat infus tanaman 
sangat mudah diperoleh, yaitu botol plastik bekas air kemasan, selang air, 
pembagi air berbentuk T, kapas, lem akuarium, kawat, penjepit kertas, obeng, 
gunting. Cara membuat botol infus tanaman :

1. Untuk membuatnya, pertama-tama lubangi bagian tengah tutup botol dengan 
menggunakan obeng. Ukuran lubang sesuai dengan diameter selang plastik.
2. Setelah itu, masukkan selang plastik ke dalam lubang tutup botol.
3. Oleskan lem di sekitar lubang tutup botol dan selang plastik hingga penutup 
seluruh celah. Pengolesan lem itu agar di sekitar lubang tutup botol tidak 
bocor.
4. Tutup salah satu lubang selang plastik dengan kapas atau kain yang berfungsi 
sebagai regulator untuk mengatur debit air yang menetes. Jika ingin menyiram 
tanaman beberapa pot sekaligus, bisa menggunakan pembagi berbentuk T di selang 
plastik.
5. Setelah itu, buatlah cantelan di dasar botol dengan cara membuat dua lubang 
di dasar botol. Potong kawat sepanjang 20 cm, dan selipkan ke dalam dua lubang 
itu, lalu rapatkan kedua ujung kawat dengan cara dipelintir agar keduanya 
menyatu. Isi botol plastik dengan air hingga penuh dan letakkan botol air 
secara terbalik di tempat yang lebih tinggi dari media tanam.
6. Arahkan ujung selang yang tersumbat kapas ke pangkal tanaman. Bila tetesan 
air masih mengalir deras, maka dapat menggunakan penjepit kertas di selang air 
untuk mengatur aliran air. Selamat mencoba. (tan/sumber idea).

Kirim email ke