Harga Bensin Baru Rp 6.250 Per Liter

Kendaraan umum dan sepeda motor harus pakai smart card untuk beli
premium Gentur Putro Jati, Andri Setyawan posted by kontan on
12/05/07

JAKARTA. Pemilik mobil pribadi bersiaplah menghitung ulang jatah
belanja BBM. Sebab mulai Maret tahun depan, pemilik mobil pribadi
hanya boleh membeli bensin jenis baru yang harganya sekitar Rp
6.250 per liter. Itupun kalau pemerintah tidak menyurutkan
niatnya memberi subsidi Rp 500 per liter.

Itulah buah program hemat BBM mulai tahun depan. Dalam program
tersebut, mobil pribadi hanya boleh membeli bensin beroktan 90.
Selama ini, seliter bensin bersubsidi yang beroktan 88 harganya
Rp 4.500.

Seharusnya, harga bensin jenis baru beroktan 90 itu sekitar Rp
6.750 per liter. Tapi, pemerintah berniat masih memberi subsidi
Rp 500 seliter.  "Rencananya, pemerintah akan menyiapkan BBM ini
sebanyak tiga juta kilo liter buat uji coba," kata Direktur
Jenderal Migas Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, Luluk
Sumiarso kepada KONTAN.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) merencanakan
uji coba penjualan bensin jenis baru beroktan 90 itu di Jakarta.
"Baru di Jakarta saja, program ini bisa menghemat Rp 6 triliun.
Tentunya penghematan subsidi akan semakin besar jika program ini
sudah berlaku secara luas" kata Kepala Bappenas Paskah Suzetta.

Kelak, hanya angkutan umum dan sepeda motor yang berhak menikmati
bensin bersubsidi. Guna mengawasinya, pemerintah telah menyiapkan
kartu pintar atau smart card untuk pembeli BBM bersubsidi. Kartu
itu berfungsi untuk mengontrol sekaligus membatasi pembelian BBM
bersubsidi. Rencananya, ujicoba pemakaian kartu pintar ini mulai
berlangsung pada Maret 2008.

Jadi, setiap pengemudi kendaraan umum dan sepeda motor wajib
memiliki smart card yang yang mencantumkan batas volume pembelian
premium. Kalau jatah pembeliannya dalam satu hari sudah habis,
maka petugas pengisi BBM berhak untuk menolak melayani orang
tersebut.

Usul penggunaan smart card datang dari Badan Pengatur Hilir
Minyak dan Gas (BPH Migas). "Nantinya akan kami uji coba dulu
untuk mengetahui efektivitasnya," ujar Anggota Komite BPH Migas
Ibrahim Hasyim.

Ibrahim mengatakan, untuk mengurangi penyelewengan, pemerintah
akan membentuk lembaga pengawasan. Lembaga itu yang menentukan
siapa saja yang boleh pakai BBM murah.

_______________________________________________

--------------------------------------------------
Official Mailing List: Porsenipar ke IV Tahun 2007 
-=== Perumahan BDB2 dan BDB3, Cibinong, Bogor ===-
-= Menjiwai Semangat Kebangsaan dengan Prestasi =-

| Official Website: http://www.porsenipar.web.id |
------- Porsenipar Media Center: 6849-6001 -------

Kirim email ke