2007-12-12 07:15:00 Calon Penumpang Sandera KA di Stasiun Parung Panjang Gagah Wijoseno - detikcom Jakarta - Ratusan calon penumpang KA Rangkasbitung-Jakarta menyandera kereta yang sedianya membawa mereka ke Jakarta. Mereka tidak puas karena PT KA mengubah pola keberangkatan sehingga banyak yang tidak kebagian tempat.
Hal ini dibenarkan oleh Kahumas Daops I Akhmad Sujadi saat dihubungi detikcom, Rabu (12/12/2007). Ia mengatakan kini pihaknya sudah mengirim tim untuk berunding. "Sudah ada tim ke sana untuk berunding bagaimana penyelesaian terbaiknya," jelasnya. Pola baru yang diterapkan PT KA adalah memberangkatkan rangkaian dari stasiun Rangkasbitung pada pukul 03.55 WIB ke Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Biasanya kereta terakhir sudah kembali ke Parung Panjang pada pukul 23.00 WIB dan menginap di sana. Tak disangka, saat berangkat dari Rangkasbitung pukul 03.55 WIB, sebagian gerbong yang tersedia sudah dipenuhi penumpang. Alhasil calon penumpang yang biasa menunggu di Parung Panjang kecewa karena kereta yang ditunggunya sudah padat. Akhirnya mereka pun menyandera kereta itu, menuntut pola keberangkatan dikembalikan seperti semula. "Seharusnya dibicarakan baik-baik lah, jangan disandera. Kalau begini kan semua jadi rugi," tambah Sujadi. ( gah / nrl ) http://jkt1.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/12/tgl/12/time/071508/idnews/865596/idkanal/10 2007-12-12 07:34:00 Pola KA Rangkasbitung Diubah Agar Tidak Angkut Penjahat Gagah Wijoseno - detikcom Jakarta - PT KA punya alasan tersendiri mengubah pola keberangkatan KA Rangkasbitung-Jakarta. KA baru diberangkatkan pukul 03.55 WIB ke Stasiun Parung Panjang dari Rangkasbitung karena alasan keamanan. "Kalau biasanya pukul 23.00 WIB rawan kriminal banyak penjahat yang naik. Mereka suka mencuri lampu atau apa, sedangkan petugas kita terbatas," Kahumas Daops I Akhmad Sujadi saat dihubungi detikcom, Selasa (12/12/2007), pukul 06.55 WIB. Calon penumpang yang biasa berangkat pukul 04.55 WIB dari Parung Panjang kecewa, karena kereta yang biasa menginap di sana ternyata diberangkatkan dari Rangkasbitung. Kekecewaan mereka memuncak tatkala kereta yang ditunggunya sudah separuh penuh dan ujung-ujungnya adalah penyanderaan. Sujadi mengatakan sudah mengirimkan tim perunding ke sana. Untuk sementara, pola keberangkatan akan dikembalikan ke jadwal semula. "Akan kita kembalikan seperti semula. Kita berunding ke sana untuk menjelaskan alasan kita. Seharusnya mereka bisa mengerti alasan kita sebelum melakukan penyanderaan," jelasnya. Sampai pukul 07.30 WIB belum ada kapan aksi sandera itu akan usai. Tim perunding dari PT KA masih dalam perjalanan ke sana. Anda pernah naik KA ini? Atau malah pernah ikut berdemo? Silakan berkisah di Beri Komentar di bawah berita ini. ( gah / gah ) http://jkt1.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/12/tgl/12/time/073444/idnews/865599/idkanal/10 2007-12-12 08:08:00 Penyanderaan yang Berulang Derita KA Rangkas-Jakarta Jakarta - KA adalah kendaraan favorit warga Rangkasbitung, Banten, yang mencari rupiah di Jakarta. KA ini dijamin cepat dan murah meriah. Tak cuma manusia, aneka hewan juga sering diangkut pemiliknya naik KA yang telah uzur ini. Jumlah armada KA bertenaga diesel ini pun sangat terbatas. Alhasil, KA jurusan ini tak pernah sepi dari penumpang. Penumpang berjubel hingga di atas atap. Dari sekian banyak KA komuter yang melintasi Jakarta, KA inilah yang paling banyak menyiratkan cerita sendu. Aneka insiden sering menghampiri KA ini. Terbaru, ratusan hingga ribuan calon penumpang menyandera KA Rangkasbitung di Stasiun Parung Panjang karena mereka tidak terangkut KA tersebut, Rabu (12/12/2007). Calon penumpang yang mayoritas kelas bawah itu frustrasi karena kendaraan itulah satu-satunya yang terjangkau kantong mereka menuju ke Ibukota. Biasanya, penumpang di Stasiun Parung Panjang bisa terangkut KA karena KA masih kosong. Tapi kok hari ini rute pengangkutan penumpang diubah, sehingga KA itu telah padat penumpang begitu tiba di Parung Panjang. Penyanderaan itu bukan hal asing bagi KA Rangkasbitung. Pada 15 Maret lalu, KA ini juga disandera oleh ribuan calon penumpangnya. Kala itu, KA 907 jurusan Rangkasbitung-Jakarta yang berangkat pukul 05.00 WIB mogok. Penumpang lantas digabung dengan KA 909 tujuan yang sama. Akibatnya, KA 909 yang penuh pun bertambah penuh, yang memicu kemarahan penumpang, sehingga mereka berdemo dengan menyandera KA 909 di Stasiun Parung Panjang. Tak cuma disandera, KA tersebut juga sering celaka. Pada 12 Maret lalu, KA ini mengalami kelebihan muatan sehingga rodanya menyentuh body KA. Akibatnya KA terhenti di Stasiun Cileujit, dekat Rangkasbitung, dan perjalanan tidak bisa dilanjutkan. Pada 3 Maret 2006, KA yang berusia 40 tahunan ini juga mengalami celaka di Stasiun Kebayoran Lama. Penyebabnya, penumpang memenuhi atap gerbong sehingga atap gerbong jebol. Sedikitnya 20 orang terluka akibat insiden ini. Apakah Anda pernah menumpang KA ini? Ceritakan 'perjuangan' Anda lewat 'Beri Komentar' di bawah berita ini. ( nrl / gah ) http://jkt1.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/12/tgl/12/time/080826/idnews/865605/idkanal/10 -- A. Yahya Sjarifuddin -------------------------------------------------- Official Mailing List: Porsenipar ke IV Tahun 2007 -=== Perumahan BDB2 dan BDB3, Cibinong, Bogor ===- -= Menjiwai Semangat Kebangsaan dengan Prestasi =- | Official Website: http://www.porsenipar.web.id | ------- Porsenipar Media Center: 6849-6001 -------
