Indomie Makanan Pokok Nigeria?
29 11 2007 
Apa?? Indomie dianggap makanan pokok orang Nigeria? Kurang ajar! Harus 
diganyang juga nih kayak si Malingsia hehehe.. 
Ok.. ok.. seriously. Orang Nigeria ternyata memang menganggap Indomie 
sebagai makanan pokok mereka. Ini gara-gara saya menemukan sebuah group 
diskusi di Facebook yang bertajuk Indomie Noodles Appreciation Society 
dengan anggota -sampai saat saya tulis artikel ini- mencapai lebih dari 7 
ribu orang. Awalnya saya pikir ini pasti ‘ulah’ orang Indonesia. Ternyata 
salah besar! Orang yang pertama memulai group diskusi ini namanya berbau 
Afrika. Di dalamnya juga saya menemukan banyak nama-nama Afrika yang usut 
punya usut ternyata banyak orang Nigeria. Sebagai pencinta Indomie, saya 
penasaran dan kemudian encoba mengusut lebih jauh. Hasilnya? Gila.. 
Menarik banget!
Tidak jelas kapan bermula, tapi dari hasil ‘investigasi’ saya menemukan 
bahwa Indomie di Nigeria memang sudah ibarat makanan pokok. Di negara 
benua hitam itu, Indomie diproduksi oleh salah satu anak perusahaan 
Indofood yang bernama De-United yang memiliki dua pabrik besar di Nigeria. 
Perusahaan itu memiliki 300 distributor, 100 ribu retailer dan lebih dari 
38 juta konsumen (bahkan ada yang bilang lebih dari 120 juta konsumen), 
dan konon merupakan investasi Indonesia terbesar di Afrika Barat. Gila!

Yang menarik adalah, tidak seperti di Singapura atau di negara lain yang 
menurut saya kurang menghargai mie instan :), orang Nigeria ternyata punya 
banyak cara menarik untuk mengolah Indomie buatan mereka. Lihat saja apa 
yang dilakukan oleh Mbak Atoyebi Ajibola yang suka memasang Indomie nya 
tanpa kuah ditambah telor rebus dan irisan Plaintain goreng yang saya baru 
tahu ternyata satu saudara dengan pisang, cuma tidak manis. Contoh jadinya 
lihat di gambar ilustrasi di atas, atau klik untuk memperbesar gambarnya.
Dari diskusi itu juga para penggila Indomie di seluruh bisa bertemu dan 
bertukar informasi mulai dari cara memasak sampai ke soal harga dan dimana 
bisa membeli Indomie di berbagai belahan dunia. Misalnya, ada teknik 
menyiapkan Indomie yang dijuluki ‘Patient Cold Cooking’, alias merendamnya 
di air dingin semalaman sampai mekar (males, dasar hehe). Ada yang suka 
menambahkan daun ketumbar, mayonaise, bahkan madu dan jus apel ke 
Indomienya dan ada juga yang hanya merendamnya di air panas. Bahkan sampai 
urusan cabe kering yang ada di dalam paket bumbunya juga didiskusikan di 
sana.
Yang menarik buat saya adalah karena ada juga semacam adu pendapat antara 
mereka yang percaya bahwa Indomie itu asli Nigeria sampai mereka yang 
ngotot bahwa Indomie itu buatan Indonesia asli. Tak sedikit yang juga 
memperbandingkan antara Indomie asli Indonesia dengan Indomie Nigeria. 
Seru! Tapi tidak sampai ganyang-ganyangan kok.. Ini contohnya:
+ WoW.. r u kiddin me? indomie is worldwide now? since when did it happen? 
but anyway, man, i’m so proud being indonesian!!! Indomie rocks my world!
- You guys are joking right?? Indomie is Definitely in Africa, At least in 
NIGERIA. Anyone in Nigeria who hasn’t had indomie at one point or the 
other, is not living in nigeria. Simple!!!
+ Ohh and if any of y’all paid attention. You would realise that a 
Nigerian started this group. 
- that’s really amazing that they advertise in africa?!
 + wat u mean they advertise in africa? indomie is our primary food, for 
any correct child that grew up in the great country of nigeria…
- Indomie, Indomie selerakuuuu….Indomie dari dan bagi….Indonesiaaaa…. 
(iklan ala Indonesia)
+ Man, truth to live by “anyone, anytime, anywhere– Indomie (iklan ala 
Nigeria)
Ha ha ha.. Menarik sekali! Untung belum ada orang Jepang yang ikut-ikutan 
protes karena merasa bahwa penemu mie instan adalah Pak Momofuku Ando 
(alm) yang orang Jepang itu. Well, selamat datang di era globalisasi!!
DISCLAIMER:Sebelum anda berpikir macam-macam, saya tidak dibayar 
sepeserpun oleh Indomie. Bahkan wajib dicatat bahwa Indomie dan 
saudara-saudaranya itu kebanyakan sarat MSG dan Zat Pengawet. Jadi 
makannya jangan berlebihan lah.. Seperti lirik lagu dangdut:
“Yang syedang-syedang sazaaa…” 



 
 
_____________________________________________
This message is for the designated recipient only and may contain 
privileged, proprietary, or otherwise private information.
If you have received it in error, please notify the sender and delete the 
message immediately. Any other use of the email is prohibited.
 
______________________________________________
This message is for the designated recipient only and may contain 
privileged, proprietary, or otherwise private information. If you have 
received it in error, please notify the sender and delete the message 
immediately. Any other use of the email is prohibited.

 
______________________________________________
This message is for the designated recipient only and may contain 
privileged, proprietary, or otherwise private information. If you have 
received it in error, please notify the sender and delete the message 
immediately. Any other use of the email is prohibited.

 
______________________________________________
This message is for the designated recipient only and may contain 
privileged, proprietary, or otherwise private information. If you have 
received it in error, please notify the sender and delete the message 
immediately. Any other use of the email is prohibited.


______________________________________________
This message is for the designated recipient only and may contain privileged, 
proprietary, or otherwise private information. If you have received it in 
error, please notify the sender and delete the message immediately. Any other 
use of the email is prohibited.

<<image/jpeg>>

<<image/jpeg>>

<<image/gif>>

<<image/gif>>

<<image/gif>>

Kirim email ke