Assalamualaikum Wr.Wb.

Ada kiriman dari teman,ini katanya sih kisah nyata,tetapi yang penting kita ambil hikmah dari kisah ini,semoga bermanfaat Amin...

Wassalam

Suwandi De02
----- Original Message ----- From: "Irma Intan Muslihah (CRC Supomo)" <[EMAIL PROTECTED]> To: "chayank" <[EMAIL PROTECTED]>; "Dede Abubakar" <[EMAIL PROTECTED]>; "puji" <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, January 30, 2008 5:41 PM
Subject: Fw: [crc_tso] Berhati-hatilah memarahi Anak-anak!kisah nyata









Buat yang udah punya anak, buat yang berencana punya anak, dan buat yang
kepingiiinnn punya anak...

-d-

ini benar2 kisah nyata

Berhati-hatilah memarahi Anak-anak!

Ini adalah kisah tragis, dimana sebuah keluarga dalam satu hari
Kehilangan dua orang anaknya! Seorang anak mati kehabisan darah dan yang
satunya mati terlindas mobil.

Sebuah keluarga bahagia dengan 2 orang anak, yang bungsu adalah
laki-laki berumur 3 tahun dan yang sulung adalah perempuan berumur 5
tahunan.
Keluarga tersebut mempunyai seorang Pembantu /Pengasuh yang bekerja dan
tinggal di rumah mereka.

Setiap keluarga didunia ini pasti mempunyai cara-cara tertentu yang
Menjadi kebiasaan dalam memberikan pengertian kepada anak-anak mereka
entah itu dalam hal tindakan, contoh-contoh atau ucapan-ucapan saat
memberikan
"ancaman" agar menghentikan prilaku-prilaku yang tidak dikehendaki.

Untuk keluarga ini, terlontar kata-kata: "Kalau ngompol terus, nanti
dipotong tititnya!!"

Mungkin kata-kata tersebut sering terlontar dari mulut seorang
pembantu/pengasuh (atau bahkan mungkin orang tuanya) ketika
memarahi/menghukum/mengancam anak laki-laki yang masih berumur 3
tahunan.

Suatu ketika, pembantu/pengasuh tersebut pergi sebentar membeli sesuatu
dan meninggalkan ke-2 anak majikannya di rumah dan anak lelaki kecil itu
ditinggalkan dalam keadaan tertidur.

Ketika si adik mengompol dalam tidurnya, Si kakak seketika mengambil
Pisau dan memotong titit si adik. Akibatnya darah segera mengucur tidak
ada
Henti dari titit adiknya.

Saat si pembantu datang, dan mengetahui hal ini maka bukan main shoknya
Ia! Ia segera melaporkan kejadian ini kepada majikannya. Sementara si
kakak,
karena takut dimarahi, Ia sudah lari bersembunyi.

Ketika si orang tua melihat kondisi si bungsu, dengan darah berhamburan
ke mana-mana, maka paniklah Ia! Saat itu tidak ada satupun urusan di
muka bumi ini yang hendak dilakukannya kecuali segera membawa si bungsu
ke rumah sakit! Dengan segera ia mengambil kunci mobil dan mengangkat si
Bungsu Ke dalam mobilnya, menghidupkan mobil dan secara tancap gas untuk
dibawa kerumah sakit.

Si kakak yang sangat ketakutan atas perbuatannya, saat itu, justru
tengah
bersembunyi di kolong mobil....terlindas dan mati seketika itu juga!.


Sungguh .mengenaskan.!!!
***

Cerita ini merupakan kisah nyata, tetangga dari kakak Wyat.
***

Hikmah dari cerita ini adalah hindari berkata-kata kasar, mengancam,
menghukum, dan hal-hal negatif di hadapan anak-anak.













This email and any attachments are confidential and may also be privileged.
If you are not the addressee, do not disclose, copy, circulate or in any
other way use or rely on the information contained in this email or any
attachments. If received in error, notify the sender immediately and delete
this email and any attachments from your system.  Emails cannot be
guaranteed to be secure or error free as the message and any attachments
could be intercepted, corrupted, lost, delayed, incomplete or amended.
Standard Chartered PLC and its subsidiaries do not accept liability for
damage caused by this email or any attachments and may monitor email
traffic.



Standard Chartered PLC is incorporated in England with limited liability
under company number 966425 and has its registered office at 1 Aldermanbury
Square, London, EC2V 7SB.



Standard Chartered Bank ("SCB") is incorporated in England with limited
liability by Royal Charter 1853, under reference ZC18. The Principal Office of SCB is situated in England at 1 Aldermanbury Square, London EC2V 7SB. In
the United Kingdom, SCB is authorised and regulated by the Financial
Services Authority under FSA register number 114276.



If you are receiving this email from SCB outside the UK, please click
http://www.standardchartered.com/global/email_disclaimer.html to refer to
the information on other jurisdictions.


__________ NOD32 2834 (20080130) Information __________

This message was checked by NOD32 antivirus system.
http://www.eset.com


















The information transmitted is intended only for the person or the entity to 
which it is addressed and may contain confidential and/or privileged material. 
If you have received it by mistake please notify the sender by return e-mail 
and delete this message including any of its attachments from your system. Any 
use, review, reliance or dissemination of this message in whole or in part is 
strictly prohibited. Please note that e-mails are susceptible to change. The 
views expressed herein do not necessarily represent those of PT Astra 
International Tbk and should not be construed as the views, offers or 
acceptances of PT Astra International Tbk.

--------------------------------------------------
Official Mailing List: Porsenipar ke IV Tahun 2007 -=== Perumahan BDB2 dan BDB3, Cibinong, Bogor ===-
-= Menjiwai Semangat Kebangsaan dengan Prestasi =-

| Official Website: http://www.porsenipar.web.id |
------- Porsenipar Media Center: 6849-6001 -------

Kirim email ke