Artikel pas menjelang malam Jum'at nich.
'Ntar malem sampe rumah Bapak-bapak pada nyapu rumah ye.
He...he...he....

Pekerjaan Rumah Tangga Pengaruhi Gairah Seksual



KapanLagi.com - Para ahli mengemukakan bahwa kaum pria di Amerika telah 
meningkatkan intensitas pekerjaan rumah tangga mereka untuk mencapai kehidupan 
seksual yang lebih baik. 

"Semakin banyak hal yang bisa dilakukan oleh para pria di sekitar rumah mereka, 
maka akan semakin bahagia pula pasangannya," kata seorang sosiolog Scott 
Coltrane dari University of California, Riverside, yang menyusun laporan yang 
diterbitkan dalam bentuk sinopsis di website Council of Contemporary Families 
(CCF), seperti yang dilansir oleh AFP. 

"Saat para pria melakukan lebih banyak pekerjaan rumah tangga, persepsi kaum 
wanita akan keadilan dan kepuasan dalam pernikahan semakin meningkat, dan 
pasangan tersebut mengalami lebih sedikit konflik," kata laporan tersebut. 

'Penghargaan' bagi kaum pria yang banyak membantu pekerjaan rumah akan berarti 
peningkatan hubungan seksual. Para ahli terapi berpendapat bahwa ada korelasi 
langsung antara dua hal tersebut, yakni keterlibatan kaum pria untuk urusan 
rumah tangga dan frekuensi hubungan seksual. 

Dalam sebuah pernyataan yang ditulis di website CCF, seorang psikolog bernama 
Joshua Coleman berpendapat bahwa berbagi tugas pekerjaan rumah tangga sangat 
berkaitan erat dengan kepuasan dalam pernikahan dan hal itu berarti peningkatan 
kualitas hubungan seksual juga. 

"Para istri mengaku mengalami perasaan yang lebih menggebu soal seks dan lebih 
sayang pada suami mereka, yang peduli pada pekerjaan rumah tangga," kata 
Coleman, anggota senior dari CCF. 

Para lelaki di Amerika saat ini menghabiskan waktu sebanyak tiga kali lebih 
banyak bersama anak-anak mereka saat ini daripada mengerjakan pekerjaan rumah 
tangga, dibandingkan dengan yang mereka lakukan di tahun 1960, kata studi 
tersebut. 

Waktu yang dihabiskan oleh para wanita bersama anak-anak mereka berlipat ganda, 
juga menurut laporan tersebut, mengindikasikan bahwa baik para ibu maupun ayah 
makin meningkatkan rasa tanggung jawab pada diri mereka. Namun hal itu malah 
bisa membawa dampak negatif pada hubungan intim pasangan itu sendiri. 

"Peningkatan intensitas dalam mengasuh anak baik pada para suami maupun istri 
akan menambah waktu mereka bersama dengan anak-anak mereka, namun mengurangi 
saat-saat romantis untuk berdua," tulis Coleman. 

"Para lelaki dimanapun juga melakukan lebih banyak hal. Baik itu lelaki Italia 
maupun Spanyol, sebagai contoh, juga melakukan lebih banyak hal," tambah 
Coleman. 

Dan laporan tersebut mencatat adanya 'kemajuan yang menggembirakan' bagi para 
pasangan yang bisa membagi tanggung jawab antara pekerjaan dan perhatian pada 
keluarga. 

Walaupun pada kenyataannya para pria berada di belakang wanita untuk urusan 
rumah tangga, namun mereka bergerak ke arah yang tepat dan mencapai hasil yang 
optimal, baik untuk tanggung jawab sebagai orang tua maupun tanggung jawab pada 
pasangan masing-masing. (yahoo/bun)

Kirim email ke