Mungkin PILKADA Agustus nanti banyak yang GolpuT???

Warga Perbaiki Jalan Sendiri 
Sunday, 04 May 2008  
BOGOR(SINDO)
– Sebanyak 2.500 kepala keluarga (KK) Perumahan Pura Bojonggede,
Kabupaten Bogor,mengumpulkan dana Rp500 juta untuk perbaikan jalan. 
Penggalangan dana untuk perbaikan jalan sepanjang
2,5 km itu sudah dilakukan enam tahun lalu sejak 2002 hingga Februari
2008 karena tidak adanya perhatian dari Pemkab Bogor dan pihak
pengembang PT Andika Pura. Didiek Waluyo warga Blok C III/No 6,
Perumahan Pura Bojonggede mengaku sudah berulang kali mengusulkan
perbaikan jalan itu, tetapi tidak digubris pemerintah. 
”Mereka
tetap tidak merespons karena fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas
umum (fasum) perumahan belum diserah terimakan ke Pemkab Bogor,” ujar
Didiek kemarin. Dia menjelaskan,kegiatan mengumpulkan dana yang diambil
dari 2.500 KK dilakukan sejak 2002 dan terkumpul Rp160 juta.Pada 2005
warga kembali iuran Rp60 juta dan terakhir 11 Februari 2008 sudah
terkumpul Rp200 juta. 
Menurut dia, sikap warga
melakukan iuran untuk perbaikan jalan itu dilakukan karena kecewa
dengan Pemkab Bogor yang tidak memerhatikan warga Pura Bojonggede yang
memiliki 44 RT,10 RW, dengan jumlah 2500 KK. “Sempat ada warga
mengalamikeguguransetelahmelintasi jalan rusak itu. 
Belum
lagi, banyak pengendara sepeda motor yang jatuh setiap harinya,”
katanya. Kepala Dusun Perumahan Pura Bojonggede Khaerul Anwar
mengatakan,sistem iuran ini ternyata cukup efektif untuk mengajak
masyarakat berpartisipasi membangun daerahnya. “Sejak Februari hingga
sekarang sudah terkumpul Rp200 juta.
Dana
tersebut sudah berhasil memperbaiki 44% jalan yang rusak di perumahan
itu,”ungkapnya. Dia berharap, dengan dana iuran itu, Pemkab Bogor mau
memperhatikan warganya yang tinggal di perumahan tersebut. Sebab, dia
khawatir dampak dari kurangnya perhatian Pemkab bisa berpengaruh pada
tingkat partisipasi pemilihan bupati yang akan datang. 
“Seperti
pada Pilkades Tajurhalang, golput di Pura Bojonggede cukup
tinggi,”ujarnya. Camat Tajurhalang Ade Hasrat mengatakan, jalan
tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan Kecamatan Bojonggede, sementara
penghuni perumahannya memang masuk Kecamatan Tajurhalang. 
“Setiap
tahun kami sudah sering mengusulkan dalam musyawarah rencana
pembangunan (Musrenbang), tapi tidak pernah terealisasi,”kilahnya.
Menurut dia,apa yang dilakukan warga Pura Bojonggede mengumpul kan dana
untuk perbaikan jalan adalah sikap yang baik.Sebab,tidak semuanya
perbaikan jalan itu menjadi tanggung jawab pemerintah. 
“Iuran
yang dilakukan warga saya kira bukan ungkapan kekecewaan mereka
terhadap pemerintah, ”tandasnya. Kepala Bagian Aset Pemkab Bogor Yasin
Zainuddin menjelaskan, penyerahan fasos dan fasum bukan kewenangannya.“
Wah, itu bukan kewenangan saya, tapi Dinas Cipta Karya (DCK),” ucapnya.
Namun,dia menjelaskan bahwa pihaknya hanya sebatas penanganan
pengalihan aset yang sudah diserahkan dari pengembang yang kemudian
diverifikasi ke DCK. (haryudi)   
 
Wass.
Yoen


----- Original Message ----
From: amin widada <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]
Sent: Monday, May 5, 2008 10:35:30 AM
Subject: Re: [porsenipar] Tetangga kita Calon Bupati

Wah, sudah mulai muncul topik tentang pilbup Bogor nih ...

Sekedar meramaikan forum berikut ini tambahan informasi hasil kasak-kusuk ...

Pertama-tama kita ketahui bahwa pilbup mundur dari jadwal semula (10
Agustus 2008) menjadi 31 Agustus 2008, konon untuk mengantisipasi
munculnya aturan baru yang harus dihadapi KPUD, yaitu dibukanya kran
calon independen (non-partai). Nampaknya KPUD akan cukup repot
memverifikasi ribuan KTP pendukung calon independen yang akan
digunakan sebagai syarat seseorang bisa mencalonkan diri tanpa
kendaraan parpol.

Selanjutnya peta mutakhir bursa cabup sudah mulai nampak terang. Yang
sudah berpasangan adalah calon dari Partai Demokrat. Dari partai yang
saat ini dipimpin oleh Albert Pribadi (wabup Bogor saat ini, mantan
elit PDIP Bogor yang telah tersingkir dari partainya karena dulu
mencalonkan diri sebagai wabup tanpa restu Megawati), konon sudah
memunculkan pasangan Iyus Juher – M. Rusdi. Yang menarik, Iyus adalah
eks elit PPP Bogor, sedangkan Rusdi adalah elit Golkar yang terdongkel
(via musdalub) oleh pimpinan Golkar Bogor saat ini, Fitri Putra
Nugraha (Nungki) yang merupakan putra Bupati saat ini Agus Utara
Efendi. Boleh dikatakan, Partai Demokrat memang partai 'instant' yang
tak sungkan untuk merekrut kader-kader 'jadi/matang' walaupun stok
lama afkiran partai lain.

Dari kubu Golkar, muncul nama Nungki. Konon keluarga Efendi ini masih
ada hubungan darah dengan Yusuf Macan Efendi alias Dede Yusuf. Yang
menarik, kalau sebelum-sebelumnya poster/balihonya selalu dalam pose
berpeci, saat ini sudah mulai beredar posenya dalam keadaan tanpa
peci. Bisa jadi dia terinspirasi oleh strategi HADE dalam mencitrakan
diri sebagai sosok muda (dengan menanggalkan peci). Tetapi memang
secara usia Nungki adalah cabup termuda, karena kalau tidak salah dia
kelahiran tahun 1974.

Calon lain yang sudah mulai dipasarkan saat ini adalah Rachmat Yasin
(Ketua PPP Bogor), Karyawan Fathurochman (Ketua PDIP Bogor), serta
Sunmanjaya Rukmandis (mantan aleg pusat dan aktivis PKS dari Kabupaten
& Kota Bogor). Sebagaimana calon dari Golkar, calon dari partai-partai
ini belum menyatakan siapa pasangannya. Namun informasi yang beredar,
Nungki sudah mulai melamar Sunmandjaya, sedangkan Yasin bisa jadi
menggandeng Karyawan, untuk meneruskan koalisi Merah-Hijau yang telah
dibangun sebelumnya di tingkat pilgub. Namun semua itu belum jelas
benar kelanjutannya.

Yang agak menarik saat ini mulai muncul poster/baliho atas nama Endang
Kosasih, yang merupakan elit PPP. Nampaknya PPP harus terpecah-pecah
karena muncul 3 nama elitnya dalam bursa cabup: Yasin, Iyus, Endang.

Yang belum jelas saat ini dalam bursa pilbup Bogor adalah posisi
partai-partai berkursi DPRD lainnya seperti PAN dan PKB.

Sedangkan calon-calon non-partai yang sudah mulai memasarkan dirinya
adalah Gunawan Hasan dan Maman Daning (Ikatan Keluarga Besar Cimande).
Bisa jadi dengan adanya aturan calon independen ini akan mendorong
lebih banyak orang mencalonkan diri sebagai cabup Bogor. Bisa jadi
komunitas ikatan penggemar ketoprak, soto kudus fans club, dsb, akan
mengajukan ketuanya dalam bursa. Siapa tahu?

Namun batas waktu pendaftaran masih cukup lama. Bisa jadi dari peta
yang sedemikian hiruk-pikuk bakal berubah drastis menjadi fenomena
pengeroyokan seperti halnya di pilgub DKI. Wallahu a'lam.

Sampai jumpa di informasi kasak-kusuk pilbub berikutnya ...

--amin


Pada tanggal 04/05/08, Syachriwan <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
>
> Ass.wr.wb
>
> Info Ajach niii Calon Bupati Ir H Gunawan Hasan dari Independen kemarin tgl,
> 3 mei 08 silaturahim ke RW 013
> Calon Bupati kita tinggal di BDB 1 tetangga kita...he.he
>
> Dia Mau ngebebenah Rumah tinggal kita BDB 1,2 dan 3 bila jadi Bupati
> Bogor...
>
> sdh Deklarasi pada tgl, 1 mei 08 di Ciawi jln Lurita ..kebenaran saya hadir
> gituuu ..akhir nya dalam deklarasi diputuskan untuk calon 2009-2013 Ir H
> Gunawan Hasan sebagai calon Bupati dan Hj Irmayanti sebagai Wakil Bupati..
> Hj Irmayanti adalah Istri dr Habib Aan Ciawi..
>
> Bangga juga tetangga kita mencalonkan diri jadi Bupati Gimana menurut teman2
> niii  KITA DUKUNG atau DIDukung
>
> Untuk Maju selangkah biar rumah kita dirapikan gituuu..he..he
>
> terima kasih
>
> Best Regards,
> Syachriwan

--------------------------------------------------
Official Mailing List: Porsenipar ke IV Tahun 2007
-=== Perumahan BDB2 dan BDB3, Cibinong, Bogor ===-
-= Menjiwai Semangat Kebangsaan dengan Prestasi =-

| Official Website: http://www.porsenipar.web.id |
------- Porsenipar Media Center: 6849-6001 -------


      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

Kirim email ke