Mudah-mudahan Tim Uber dan Thomas kita berjaya untuk saat ini mengingat beberapa Pelatihnya adalah orang-orang berkeyakinan (self-confidence) yang kuat.
Ivana, yang pernah dizalimi Orde Baru dengan dipersulit status kewarganegaraannya mampu meyakinkan dirinya sendiri akan kemampuannya serta dilandasi rasa nasionalisme yang tinggi. Kedua hal ini yang dijadikan motivasi bagi tim tersebut. Hendrawan juga demikian. Arek Malang yang murid Andrie Wong ini menstimulus keyakinan berdasar pengalaman berharganya meyakinkan diri atas kekuatannya. Mudah-mudahan "serba-politisasi" ala orde baru sudah hilang di Pelatnas bulu tangkis sehingga prestasi Tim Uber-Thomas bisa jadi pengobat tangisan darah rakyat jelata Rgds / Jaerony.- ~~ wong cilik sungguhan ~~ ***************************************** Rabu, 14/05/2008 14:32 WIB Piala Uber Indonesia vs Hong Kong INA Unggul 2-0 Berkat Lily/Vita Arya Perdhana - detikSport Jakarta - Tim Uber Indonesia butuh satu kemenangan lagi untuk melaju ke semifinal setelah pasangan Lilyana Natsir/Vita Marissa menundukkan Koon Wai Chee/Chau Hoi Wah 21-14 21-4. Indonesia kini unggul 2-0. Di Istora Senayan, Lily/Vita bermain kurang maksimal pada set pertama sehingga lawan pun masih bisa memberikan perlawanan. Penampilan ganda putri "Merah Putih" jauh membaik di set kedua, di mana mereka mampu menunjukkan kelasnya. Lawan pun dihabisi praktis tanpa diberi kesempatan. Pada set pertama, pasangan Koon /Chau bisa unggul terlebih dulu 3-1, kendati setelah itu Lily/Vita mampu membalikkan kedudukan. Keunggulan terus dipertahankan Lily/Vita meski permainan keduanya masih belum terilhat maksimal dan acap membuat kesalahan sendiri. Namun demikian, Koon/Chau tetap tak kuasa mengejar meski pukulan-pukulan silangnya kerap merepotkan Lily/Vita. Set ini pun akhirnya jadi milik Indonesia dengan 21-14. Pada set kedua, pasangan Hong Kong sepertinya sudah kepayahan. Lily/Vita pun menghujani lawan dengan pukulan-pukulan yang tak mampu dikembalikan Koon/Chau. Poin sempat seimbang 1-1 di awal set, namun setelahnya Lily/Vita langsung melejit dan tak memberikan kesempatan lawan bangkit. Dukungan riuh-rendah penonton di Istora Senayan pun kian melecut semangat keduanya. Alhasil, Indonesia menutup kemenangan usai pukulan Vita di depan tak tak kuasa dikembalikan Chau, pada skor 21-4. (krs/krs)
<<Logo-isi.jpg>>
