Rabu, 21/05/2008 11:51 WIB 
Final Liga Champions 

Pertanda MU Bakal Jadi Jawara 
Kris Fathoni W - detiksport


Moskow - Kesuksesan Manchester United menjuarai Liga Primer diwarnai pertanda 
yang bak mengindikasikan kalau itu sudah jadi takdir. Menjelang final Liga 
Champions musim ini, pertanda lain kembali hadir.

MU memastikan gelar juara Premiership dengan menundukkan Wigan pada 11 Mei 
lalu. Tepat 25 tahun sebelumnya, Sir Alex Ferguson juga menjuarai tropi 
pertamanya di Eropa ketika membawa Aberdeen juara Piala Winners, dengan 
menundukkan Real Madrid.

Lebih mencengangkan lagi, cuaca dalam dua pertandingan yang berselang 
seperempat abad tersebut sama-sama berjalan di tengah guyuran hujan. 

Di Liga Champions, "Setan Merah" untuk kali kedua menjadi juara pada tanggal 26 
Mei 1999. Tanggal tersebut ternyata merupakan tanggal kelahiran Sir Matt Busby 
--Manajer MU yang membawa tropi juara untuk kali pertama pada tahun 1968.

Tahun ini, 40 tahun setelah kesuksesan pertama MU tersebut, Cristiano Ronaldo 
cs mampu menembus partai puncak. Mereka pun membidik piala ketiga, di tahun 
yang bertepatan pada jatuhnya peringatan setengah abad tragedi udara Munich, di 
mana Busby sebagai manajer adalah salah satu yang selamat dari kecelakaan.

Beberan fakta-fakta tersebut bisa jadi hanya sekadar kebetulan. Tapi bukan tak 
mungkin juga takdir sudah menentukan kalau MU sudah digariskan bakal berjaya.

"Takdir pasti punya peranan. Itu adalah sesuatu yang aneh untuk didiskusikan, 
karena Anda takkan berpikir itu logis. Tapi terlalu banyak kebetulan. Di hari 
Minggu ketika kami memenangi liga, itu tepat 25 tahun setelah Abderdeen 
memenangi Piala Winners Eropa," tutur Ferguson seperti dilansir The Sun, Rabu 
(21/5/2008).

"Itu hari yang bagus buat saya dan saya merasa cukup percaya diri karenanya. 
Dan yang anehnya lagi, saat itu hujan turun sama seperti dulu. Pikirkan itu," 
lontar manajer asal Skotlandia itu.

Pertandingan Chelsea kontra MU di Stadion Luzhniki sendiri juga akan disaksikan 
langsung oleh lima orang yang selamat dari tragedi Munich, yakni Harry Gregg, 
Kenny Morgans, Bill Foulkes, Albert Scanlon dan Sir Bobby Charlton. Ini jelas 
jadi tambahan semangat buat timnya Fergie.

"Kami bangga mewakili sejarah dalam klub ini dan kami takkan mengecewakan 
mereka. Saya lebih memilih ada di klub yang punya sejarah hebat," tukas dia.

( krs / key ) 

Kirim email ke