Naaaah nich, kalau mau didiskusikan boleh tuhh ......
Sok lah ...

********************************************************************************


Perubahan sebagai Peluang Kemajuan

 
 Pada tahun 1981, Jack Welch yang berusia 45 tahun menjadi CEO ke delapan dan 
termuda dalam sejarah General Electric. Sejak pertama kali menjadi pemimpin, 
tujuan Welch adalah menjadikan GE sebagai perusahaan dunia yang paling 
kompetitif. Welch sadar bahwa bahwa untuk mengubah mimpi itu menjadi kenyataan, 
diperlukan tidak kurang sebuah revolusi.

Bagi Welch, perubahan merupakan bagian dari kehidupan dan sudah tentu merupakan 
bagian dari bisnis. Ia mencintai perubahan dan mengatakan bahwa di  
perusahaannya perubahan "mengalir di dalam darah" karyawan. Bagaimana perasaan 
Welch mengenai perubahan dan bagaimana ia melibatkan orang di GE untuk 
merasakan hal itu memberikan perbedaan besar yang membuat perusahaan itu 
demikian berhasil.

Kebanyakan orang tidak menyukai perubahan. Welch menyadari hal ini tidak lama 
setelah ia mengambil alih perusahaan itu pada awal 1980-an. Ia mengatakan bahwa 
perubahan berlangsung "dengan laju yang jauh lebih cepat dibandingkan reaksi 
bisnis terhadapnya. " Ia mengetahui bahwa sejumlah besar perubahan diperlukan 
untuk membuat perusahaan itu hebat. Masalahnya adalah bahwa kebanyakan orang di 
GE-dan di perusahaan lain-tidak memahami mengapa keadaan harus berubah. Karena 
mereka berpendapat perusahaan itu sudah berjalan dengan baik.

Tetapi Welch adalah salah satu pimpinan bisnis yang pertama kali "mengahadapi 
realitas." Untuk menciptakan perusahaan yang dicita-citakannya, Welch harus 
mengubah hampir semua hal: focus perusahaan, produknya, sikapnya, 
perilakukanya, dan sebagainya. Hampir tidak ada satu pun yang bertahan 
sebagaimana sebelumnya dan ia ciptakan organisasi yang jauh lebih fleksibel dan 
jauh lebih kompetitif.

Kunci untuk membuat GE yang lebih baik adalah Welch dan semua yang lain di 
perusahaan itu harus merangkul perubahan, bukan takut terhadap perubahan. Ia 
melihat sebagai peluang, bukan ancaman (gagasan itu demikian penting bagianya 
sehingga ia menjadikannya sebagai nilai bersama di GE).

Untuk membantu orginsasi dan diri Anda, pandanglah perubahan sebagai peluang. 
Camkan, bahwa perubahan adalah benang dalam kain kehidupan, selain itu juga 
dapat membawa banyak kebaikan. Perubahan tidak harus selalu mengacaukan keadaan 
dan membuat keadaan menjadi lebih buruk. Di dalam bisnis, perubahan kerap 
menjadi bunga api yang menyulut gagasan yang baik atau bisnis baru, atau produk 
baru yang revolusioner.

Inilah hal yang dapat membantu Anda agar perubahan dapat berhasil dalam 
pekerjaan anda sendiri:

Sadari bahwa prubahan akan tetap bercokol: sadari selalu bahwa perubahan berada 
bersama anda dan tidak akan pernah meninggalkan anda. Jika anda menerima hal 
ini, dan memanfaatkannya, maka anda lebih unggul dibandingkan mereka yang tidak 
tahu bagaimana menghadapi perubahan.

Siap-siap menghadapi kemungkinan yang paling tidak diharapkan, tetapi cepat 
bergerak agar berada satu langkah dimuka: Welch sendiri bahkan tidak melihat 
kebanyakan siuasi yang akan dihadapi GE (misalnya internet). Kerap perbedaan 
antara keberhasilan dan kegagalan hanyalah dengan langsung terjun ke dalam 
suatu situasi di saat pesaing tengah melakukan konsolidasi.

Persiapkan orang-orang di sekeliling anda untuk perubahan yang tidak terelakan 
yang akan mempengaruhi kehidupan mereka: yang harus siap bukan hanya anda, 
tetapi juga orang lain di sekitar anda. Bicaralah tentang perubahan dengan nada 
positif sehingga orang tidak menjadi takut. Bicarakan perubahan sebagai suatu 
peluang, bukan ancaman.
 
*Sumber :Jeffrey A. Krames, The Welch Way, hal 15*
 

*Learning Point:*
 
 *Bagi Welch, perubahan merupakan bagian dari kehidupan dan sudah tentu 
merupakan bagian dari bisnis. **Ia mencintai perubahan dan di perusahaannya 
perubahan "mengalir di dalam darah" karyawan. *
 
 *Kunci untuk membuat GE yang lebih baik adalah Welch dan semua yang lain di 
perusahaan itu harus merangkul perubahan, bukan takut terhadap perubahan. Ia 
melihat sebagai peluang, bukan ancaman (gagasan itu demikian penting baginya 
sehingga ia menjadikannya sebagai nilai bersama di GE).*




*********************

Kirim email ke