Apakah artikel ini dari Achmad Mubarok yang Ketua DPP Partai Demokrat,
yang kemarin 'meramalkan' Golkar cuma dapat suara 2.5% pemilu nanti
sehingga memanaskan hubungan SBY-JK, dan akhirnya 'dimarahi' bossnya?

Kalau benar dia, kesimpulannya memang dia type free-man, tidak cocok
berada dalam lingkungan partai politik yang menuntut soliditas dan
keseragaman gerak.

Tidak semua out of box itu bagus, tergantung sikon. Jepang dan Korea
bisa maju karena type masyarakatnya yang model komunitas semut.
Serentak dan seragam, maju bersama. Holopis kuntul baris .... Di
Indonesia (sekarang), semua orang merasa menjadi boss, minimal bagi
dirinya sendiri.

Wallahu a'lam, sekedar pembanding opini.
Wassalam,
--amin


2009/2/12 jaerony <[email protected]>:
> Apakah kita termasuk orang yang terkerangkeng itu atawa melakukan
> positioning yang kasar?
> Saya selalu tidak khawatir untuk menyarankan agar "out of box" agar kita
> tidak hiper-fanatik tetapi sebaliknya : arif.
>
> Rgds / Jaerony.-
>
> **************************
>
> Kerangkeng Masyarakat Modern
> By: Prof. dr Achmad Mubarok MA
>
>
> Ketidak berdayaan manusia bermain dalam pentas peradaban modern yang terus
> melaju tanpa dapat dihentikan itu menyebabkan sebagian besar "manusia
> modern" itu terperangkap dalam situasi yang menurut istilah Psikolog Humanis
> terkenal, Rollo May disebut sebagai "Manusia dalam Kerangkeng"., satu
> istilah yang menggambarkan salah satu derita manusia modern.
>
> Manusia modern seperti itu sebenarnya adalah manusia yang sudah kehilangan
> makna, manusia kosong, The Hollow Man. Ia resah setiap kali harus mengambil
> keputusan, ia tidak tahu apa yang diinginkan, dan tidak mampu memilih jalan
> hidup yang diinginkaan.. Para sosiolog menyebutnya sebagai gejala
> keterasingan,
> alienasi, yang disebabkan oleh (a) perubahan sosial yang berlangsung sangat
> cepat , (b) hubungan hangat antar manusia sudah berubah menjadi hubungan
> yang
> gersang, (c) lembaga tradisionil sudah berubah menjadi lembaga rational, (d)
> masyarakat yang homogen sudah berubah menjadi heterogen, dan (e) stabilitas
> sosial berubah menjadi mobilitas sosial.
>
> Situasi psikologis dalam sistem sosial yang mengkungkung manusia modern itu
> bagaikan kerangkeng yang sangat kuat, yang membuat penghuni di dalamnya tak
> lagi
> mampu berfikir untuk mencari jalan keluar dari kerangkeng itu. Orang merasa
> tak berdaya untuk melakukan upaya perubahan, kekuasaan (sistem) politik
> terasa bagaikan hantu yang susah diikuti standar kerjanya, ekonomi dirasakan
> tercengkeram oleh segelintir orang yang bisa amat leluasa mempermainkannya
> sekehendak hati mereka, bukan kehendaknya, dan nilai-nilai luhur kebudayaan
> sudah menjadi komoditi pasar yang fluktuasinya susah diduga.
>
> Bagaikan orang yang telah lama terkurung dalam kerangkeng, manusia modern
> menderita frustrasi dan berada dalam ketidakberdayaan, powerlessness. Ia
> tidak mampu lagi merencanakan masa depan, ia pasrah kepada nasib karena
> merasa tidak berdaya apa-apa. Rakyat acuh tak acuh terhadap perkembangan
> politik, pegawai Negeri merasa hanya kerja rutin, dan hanya mengerjakan yang
> diperintah dan yang diawasi atasannya.
>
> Kerangkeng lain yang tidak kalah kuatnya adalah dalam kehidupan sosial.
> Manusia modern dikerangkeng oleh tuntutan sosial. Mereka merasa sangat
> terikat untuk
> mengikuti skenario sosial yang menentukan berbagai kriteria dan mengatur
> berbagai keharusan dalam kehidupaan sosial. Seorang isteri pejabat merasa
> harus menyesuaikan diri dengan jabatan suaminya dalam hal pakaian,
> kendaraaan, assesoris, bahkan sampai pada bagaimana tersenyum dan tertawa.
> Seorang pejabat juga merasa harus mengganti rumahnya, kendaraannya,
> pakaiannya, kawan-kawan pergaulannya, minumannya dan kebiasan-kebiasaan
> lainnya agar sesuai dengan skenario sosial tentang pejabat. Kaum wanita juga
> dibuat sibuk untuk mengganti kosmetiknya, mode pakaiannya, dandanannya, meja
> makan dan piring di rumahnya untuk memenuhi trend yang sedang berlaku.
>
> sumber, http://mubarok-institute.blogspot.com
>
> Wassalam,
> agussyafii
>

--------------------------------------------------
Official Mailing List: Porsenipar ke IV Tahun 2007 
-=== Perumahan BDB2 dan BDB3, Cibinong, Bogor ===-
-= Menjiwai Semangat Kebangsaan dengan Prestasi =-

| Official Website: http://www.porsenipar.web.id |
------- Porsenipar Media Center: 6849-6001 -------

Kirim email ke