Dear All, Good news! Mungkin bisa dipertimbangkan bagi yang belum punya account di Muamalat. Tentang pola-pola pemanfaatan dananya, Metro TV secara rutin menyiarkan acara yang khusus mengekspos bank ini.
Regards / Jaerony.- -------------------------------------------------------------------------------- Laba Bank Muamalat Naik 48% Capai Rp309,10 M Senin, 27 April 2009 - 12:06 wib JAKARTA - Bank Muamalat Indonesia membukukan laba Rp309,10 miliar pada 2008, meningkat 43 persen dibandingkan 2007 yang mencapai Rp221,4 miliar. Pertumbuhan laba Bank Muamalat terutama di dukung oleh peningkatan laba operasional sebesar 43 persen menjadi Rp207 miliar pada 2008 dibandingkan Rp145,33 miliar pada 2007. Demikian diungkapkan Direktur Utama Bank Muamalat Indonesia, Riawan Amin, di Jakarta, Senin (27/4/2009). Menurutnya, pada 2008, total aktiva perusahaan mencapai Rp12,60 triliun, meningkat 19,2 persen dibanding 2007 yang mencapai Rp10,56 triliun. Sementara itu, portofolio untuk pembiayaan pada 2008 mencapai Rp10,52 triliun, meningkat 22 persen dibanding 2007 yang mencapai Rp8,62 triliun.Sedangkan untuk simpanan, pada 2008 mencapai Rp10,01 triliun, meningkat 17 persen dibandingkan pada 2007 yang mencapai Rp8,69 triliun sehingga rasio pembiayaan atas simpanan (FDR/financing to deposit ratio) mencapai 104,41 persen. Hal ini menurut Riawan tidak akan meganggung rasio kecukupan modal (CAR). Bahkan menurut dia, rasio kecukupan modalnya malah meningkat tipis, dari 10,69 persen menjadi 10,83 persen. Riawan menambahkan, pada 2008, jumlah produk Shar E yang terjual totalnya mencapai 1,980 juta rekening, meningkat lebih dari 500 ribu dibandingkan 2007 yang mencapai 1,239 juta rekening. Riwan menuturkan, kinerja pada 2008 yang meningkat didukung oleh penambahan kerjasama kantor pos online dari 1800 di 2007 menjadi 3.063 kantor pada 2008. Sementara kantor meningkat dari 213 di 2007, menjadi 224 pada 2008. Sedangkan dalam empat bulan di 2009, kantor telah meningkat 31 kantor baru. "Keberhasilan 2008 juga diwujudkan dengan pembukaan kantor Bnk Muamalat Indonesia di Kuala Lumpur Malaysia," katanya. Sebagai informasi Bank Muamalat Indonesia berdiri sejak 1991 atas prakarsa Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan pemerintah Indonesia. Bank syariah pertama ini mulai beroperasi pada bulan Mei. Modal awal pendirian bank ini diantarnya juga berasal dari umat Islam Indonesia yang dikutip sekitar Rp10.000 saat akan menunaikan ibadah haji. Selain itu, dukungan juga diberikan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia berupa komitmen pembelian saham senilai Rp84 miliar. Masyarakat Jawa barat juga memberikan komitmen dukungan modal senilai Rp106 miliar. Pada saat krisis, Bank Muamalat terhantam, akhirnya masuk Islamic Development Bank (IDB) menanamkan modalnya. Kemudian inevestor lain yang turut serta adalah Boubyan Bank Kuwait dan Atwill Holding limited. Saat ini, komposisi sahamnya terdiri dari IDB 28,01 persen, Boubyan Bank Kuwait 21,28 persen, Atwill Holdings Limited 15,32 persen, Abdul Rohim 6,71 persen, Rizal Ismael 5,49 persen, Kopkapindo sebesar 3,25 persen, IDF Foundation 2,98 persen, BMF Holding 2,98 persen, Badan Pegelola Dana Ongkos Naik Haji Indonesia (BPDONHI) 2,44 persen, dan masyarakat 11,56 persen. (Tomi Sujatmiko/Koran SI/rhs) http://economy.okezone.com/index.php/ReadStory/2009/04/27/277/214295/laba-bank-muamalat-naik-48-capai-rp309-10-m
