23-05-2009 16:34 WIB
Melihat Lebih Dekat Wajah Baru DPRD Kabupaten Bogor (27-habis)
Jadi Kades Selama 28 Tahun, Miliki Rumah Kontrakan
Nuraya mememiliki pengaruh yang kuat di Desa Kedungwaringin, Kecamatan
Bojonggede. Maklum ia mantan kepala desa (Kades) selama tiga periode,
mulai 1974-2002. Makanya saat menjadi Caleg dari Partai Demokrat, ia
mendapatkan dukungan penuh warganya. Bagaimana kiprahnya?
TAK sulit menemukan kediaman Nuraya. Hampir semua orang , mulai dari
tukang ojek, kuli bangunan hingga pedagang mengenal sosok mantan kades
Desa Kedung Waringin. Maklum ia berkuasa selama 28 tahun di desa ini.
Ia terjun ke dunia politik praktis karena keprihatinannya terhadap
sejumlah permasalahan di desanya. Sebagai mantan kades, ia merasakan
belum bisa berbuat banyak untuk membangun wilayahnya. Untuk itulah, Pak
Haji, sapaan akrabnya, memutuskan bergabung dengan Partai Demokrat pada
2004.
Di kepengurusan partai, ia sangat disegani rekan-rekannya karena
memiliki jiwa kepemimpinan cukup tinggi. Bahkan sebanyak 46 mantan kades
se-Bogor Utara mendukung pencalonannya jadi Caleg.
"Saya tidak mencari popularitas di dunia politik, tapi semata-mata
sebagai pengabdian kepada masyarakat," ujarnya di kediamannya yang asri.
Saat berkampanye, ia tak menemui kesulitan mengumpulkan massa karena
figurnya cukup terkenal di Bojonggede. Meskipun banyak caleg incumbent
bertarung bersamanya, ia akhirnya terpilih segaia wakil rakyat dengan
raihan sebanyak 11.170 suara.
Ia mengaku menghabiskan dana sebanyak Rp55 juta untuk kampanye. "Tapi
ini bukan money politics (politik uang, red) karena itu hanya sebagai
uang bensin dan makan bagi tim sukses saya," terangnya.
Nuraya yang memiliki usaha kontrakan ini, menilai pemilu 2009 cukup
unik. Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan sistem pemilu menggunakan
suara terbanyak. Ini yang membuatnya optimis lolos dan duduk di Gedung
DPRD Kabupaten Bogor. ''Saya bersyukur MK menetapkan suara terbanyak
lolos sebagai legislator,'' jelasnya.
Dalam kursi parlemen nanti, ia memperjuangkan nasib usaha kecil menengah
(UKM) di Bogor Utara yang selama ini belum tergarap maksimal. "Selain
itu, Kecamatan Bojonggede dilintasi rel kereta api belum memiliki pintu
perlintasan otomatis. Makanya saya akan usahakan agar pemda segera
memperhatikan itu," pungkasnya. (*)
--------------------------------------------------
Official Mailing List: Porsenipar ke IV Tahun 2007
-=== Perumahan BDB2 dan BDB3, Cibinong, Bogor ===-
-= Menjiwai Semangat Kebangsaan dengan Prestasi =-
| Official Website: http://www.porsenipar.web.id |
------- Porsenipar Media Center: 6849-6001 -------