Lho Buya Achmad Syafii Maarif itu kan orang padang pak ? Kok nanyanya orang 
jawa ? Hehe.....

Date: Thu, 19 Nov 2009 01:52:04 -0800
From: [email protected]
To: [email protected]
Subject: Bls: [porsenipar] Jangan berharap tanduk kepada kuda

pak...biasanya yang suka ber-peribahasa seperti ini kebanyakan orang melayu. 
mungkin maksudnya/artinya adalah jangan berharap terhadap sesuatu yang tidak 
mungkin untuk di lakukan atau di dapat.
ya bener juga seh...masa atasan mau nangkep bawahan yang jelas2 bawahannya itu 
ikut andil membantu si atasan menjadi pimpinan nomor satu saat ini. nanti 
ketahuan atau kebongkar semua rahasianya gimana?


--- Pada Kam, 19/11/09, A. Yahya Sjarifuddin <[email protected]> menulis:


Dari: A. Yahya Sjarifuddin <[email protected]>
Judul: [porsenipar] Jangan berharap tanduk kepada kuda
Kepada: [email protected]
Tanggal: Kamis, 19 November, 2009, 4:38 PM


Ada yang Orang Jawa disini? Maksudnya peribahasa ini apa ya?

    -- A. Yahya Sjarifuddin.

Syafi'i Ma'arif: Jangan Berharap Tanduk kepada Kuda
Kamis, 19 November 2009 - 12:01 wib
Taufik Hidayat - Okezone

JAKARTA - Komentar pedas terlontar dari cendekiawan muslim Syafi'i Ma'arif, 
menanggapi pernyataan Presiden Susilo Bamabng Yudhoyono (SBY) yang menegaskan 
tidak mau dipaksa bersikap. SBY dinilai tetap lamban dalam bersikap.

"Jangan berkelit dengan ngomong seperti itu. Di sini diperlukan tindakan yang 
luar biasa untuk menghadapi kasus yang luar biasa. Ada peribahasa, jangan 
berharap tanduk kepada kuda," ujar Syafi'i usai menghadiri sebuah diskusi di 
Hotel Gran Sahid, Jakarta, Kamis (19/11/2009).

Sebelumnya, Presiden meminta semua pihak untuk tidak mendorong dan memaksa 
dirinya untuk segera menindaklanjuti rekomendasi Tim 8 dalam kasus Bibit Samad 
Rianto dan
 Chandra M Hamzah.

Padahal sikap tegas SBY, dinilai mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini, akan 
menentukan pemerintahan yang memiliki legitimasi sosial dan moral. "Kalau 
tidak, legimitasi moral dan sosial akan berguguran. Saya sudah lelah dengan 
keadaan ini," katanya.

Ditanya tanggapannya mengenai sikap Kapolri yang tidak mau menahan Anggodo 
Widjojo, Syafi'i mengatakan, polisi tidak akan berani menangkap Anggodo. "Kalau 
aparat hukum sudah berada di bawah ketiak seseorang ya pasti tidak mau 
(nahan)," katanya.(ded) 

       Coba Yahoo! Mail baru yang LEBIH CEPAT.  Rasakan bedanya sekarang!       
                                  
_________________________________________________________________
New Windows 7: Simplify what you do everyday. Find the right PC for you.
http://windows.microsoft.com/shop

Kirim email ke