Sesunguhnya kita harus bersyukur Pak..karena kalau didik sendiri yang ada
hanya pemborosan.dan tidak akan jadi.

Program dan anggaran yang diusulkan cukup canggih tetapi apakah
pelaksanaannya sesuai atau tidak..?yang rugi akhirnya kita juga.

Lebih baik orang lain aja yang didik dan kita terima bersih.,kalaupun dia
gak main di kita gak apa2 juga,karena bangsa kita ini sudah terbiasa bangga
dengan rakyatnya bisa diterima diluar,contohnya Bpk Habibi kita bangga
beliau kepake diluar tapi dinegara sendiri gak kepake,TKI demikian juga kita
bangga mereka keterima diluar tapi dinegara sendiri gak kepake.juga banyak
orang2 pinter lainnya.

Jadi kita export orang aja ,biar gak ada pemborosan..he he

 

From: Edwi Tobing [mailto:[email protected]] 
Sent: Tuesday, February 02, 2010 11:47 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [porsenipar] Hanif Sjahbandi Menonjol Sejak di Timnas U-13

 


Wah.... berita ini lebih dasyat dari pansus century.... dimana anak binaan
U-13 dibawah naungan PSSI tanpa diketahui sudah diboyong MU,  dan aneh nya
lagi dia bangga sebagai Project Officer dan Dir Media PSSI....  yang anak
binaan nya lebih mandiri. Trussss kemana dana untuk membina para junior di
U-13 atau PSSI jangan-2 sudah ikutan mandiri juga...... weh weh weh......

--- On Tue, 2/2/10, A. Yahya Sjarifuddin <[email protected]> wrote:


From: A. Yahya Sjarifuddin <[email protected]>
Subject: [porsenipar] Hanif Sjahbandi Menonjol Sejak di Timnas U-13
To: [email protected], [email protected]
Date: Tuesday, February 2, 2010, 6:20 AM

Selasa, 02/02/2010 13:00 WIB

Hanif Sjahbandi Menonjol Sejak di Timnas U-13
Doni Wahyudi - detiksport



Jakarta - Sebelum terbang ke Manchester United, Hanif Sjahbandi sempat
memperkuat timnas Indonesia U-13. Tampil di kejuaraan sepakbola tingkat umur
se-ASEAN, dia sudah tampil menonjol.

Hanif mengejutkan publik sepakbola tanah air setelah muncul foto-foto
dirinya berlatih dalam seragam Manchester United di pusat pelatihan klub
raksasa Inggris tersebut.

Nama Hanif ternyata tak asing di skuad U-13 PSSI. Setidaknya dia tampil
membela panji-panji 'Merah Putih' saat berlaga di kejuaraan sepakbola
tingkat umur di Sabah, Malaysia, pada Juni 2009 lalu.

Penampilan Hanif di ajang tersebut ternyata cukup membanggakan. Dia termasuk
salah satu pemain terbaik kompetisi hasil pilihan AFF (ASEAN Football
Federation).

"Tubuhnya kecil, tapi wawasan dan kepribadiannya baik, juga tekniknya. Di
sana (Sabah) dia main sebagai center back, tapi dia bisa juga dipasang
sebagai striker atau gelandang serang karena punya naluri yang tinggi. Dia
juga punya kemampuan membaca permainan dengan baik," ungkap Yosef Tor Tuli,
Direktur Media PSSI yang juga menjabat Project Officer dari timnas U-13 yang
diberangkatkan ke Malaysia.

"Dia termasuk salah satu pemain terbaik hasil penilaian AFF, asosiasi
sepakbola ASEAN, salah satu rekannya yang dari Papua juga masuk yang
terbaik," lanjut Yosef dalam perbincangannya dengan detiksport, Selasa
(2/2/2010).

Sementara soal keberangkatan Hanif ke Manchester dan kemudian berlatih
bersama The Red Devils, Yosef mengaku tidak tahu. Yang jelas rencana
tersebut sudah diutarakan orang tua Hanif sejak lama.

"Di Sabah saya sudah mendengar soal rencana tersebut, sudah lama
mempersiapkan ke MU. Sejak kecil bapaknya sudah ambisi main di Eropa, karena
fanatik dengan MU makanya dipilih MU."

"Rencananya akhir tahun lalu sudah mau test. Saya sendiri baru tahu kalau
dia sekarang sudah di MU. Dia berangkat sendiri (tidak difasilitasi PSSI).
Justru bagus kan makin banyak yang mandiri seperti itu," pungkas Yosef.

 

<<image001.jpg>>

Kirim email ke