He..he..he..... hi..hi..hi.....
"Membawa rejeki!!!", ini yang saya suka, sebab lagi nunggu transferan saat ini.

Tapi, kalo dikaitkan dengan bunyi yang 9 kali, ini yang miss alias nggak kena. 
Sebab, si tokek maksimal bunyinya cuma 6 kali, kebanyakan 5.
Gimana caranya biar jadi 9 ya?

Dalam rangka tokek, 'ntar pulang mo beli senter (karna nggak punya), jebakan 
tikus (umpannya (jangkrik) mo minta Pak Ujang yang lagi miara arwana), cari 
tukang tembakau (siapa tahu orang Bojong masih ada yang suka nyirih dan 
ngelinting rokok), dan apa lagi ya?

Rgds / Jaerony.-

  ----- Original Message ----- 
  From: Edwi Tobing 
  To: [email protected] 
  Sent: Monday, April 05, 2010 2:05 PM
  Subject: Re: [porsenipar] Mengusir Tokek


        Boleh Share kan Pak Jae, 

        Tokek itu ada artinya lho Pak, 
        - kalau di kota dibilang orang kaya (pedagang yang punya toko)
        - Suka makan darah melalui nyamuk yang suka cium orang
        - Tokek tidak dipakai diantara KPK dan Kepolisian karena Tokek itu 
punya suara lantang jadi berbahaya kalau sampai ketahuan Jaksa. 
        - Juga tokek itu periang, karena akan bunyi tidak lihat keadaan cuaca
        - membawa rejeki, kalau berbunyi lebih dari 9 kali
        - tokek suka di rumah yang banyak tanaman nya

        Saran yang terbaik, tokek jangan diusir dari rumah, karena tidak baik 
akibatnya Pak, jadilah penyayang binatang, kasihan kan Pak, sudah tidak punya 
saudara masih di usir lagi.... kemana dia akan pergi nya.... diluar banyak  
kejahatan dll, 



        --- On Mon, 4/5/10, jaerony <[email protected]> wrote:


          From: jaerony <[email protected]>
          Subject: Re: [porsenipar] Mengusir Tokek
          To: [email protected]
          Date: Monday, April 5, 2010, 6:24 AM


          Naah ini ...
          Ternyata jaman sekarang cari orang jual tembakau itu sudah susah. 
Kalau di Jakarta biasanya menyatu dengan yang jualan sirih tapi yaitu, nggak 
jelas di mananya! Kalau di kampung (dulu) banyak jenis-jenis tembakau dengan 
harganya masing-masing dijual belikan. 

          Emang sih di rumah masih ada 1/2 bungkus Gudang Garam Filter, tapi 
rasanya kurang. Mesti beli rokok yang murahan nih.
          Atau ada yang mau berhenti merokok?
          Silakan buat saya rokoknya buat ngusir si Tokek ya. He..he..he....

          Wass / Jaerony.-

            ----- Original Message ----- 
            From: A. Yahya Sjarifuddin 
            To: [email protected] 
            Sent: Monday, April 05, 2010 1:02 PM
            Subject: Re: [porsenipar] Mengusir Tokek


            Kalau kata orang cina sih, tokek bawa hoki pak, tapi jangan pernah 
percaya! hehehe...

            Ini saya forward dari internet, wallahu'alam bener apa enggak, 
karena belom pernah coba :)

                -- A. Yahya Sjarifuddin.

            Masalah seputar rumah tangga nyaris tidak pernah reda, Setiap kali 
pasti ada gangguan yang muncul..dan itu sangat wajar. Berikut beberapa masalah 
dan penanganannya :

            Mengusir Tokek
            Bunyinya yang sangat mengganggu, apalagi di malam hari selain 
membuat suasana istirahat gak nyaman, kadang juga membuat anak-anak takut

            Cara mengusirnya :
            Taburkan tembakau di tempat-tempat mereka nongkrong, pasti tokek 
akan ngacir..karena tokek tidak menyukai bau tembakau

            Membersihkan Bekas Permen Karet
            Kadang kita tidak sabar membersihkan barang-barang yang terkena 
permen karet, setiap dibersihkan pasti masih ada yang tertinggal, gak usah 
bingung..Ambil es batu dan masukkan dalam kantung plastik. Usapkan Es batu 
tersebut ke noda permen karet sampai permen karet mengeras, setelah itu pasti 
dapat dengan mudah dilepas

            Melepas striker
            Anak-anak seringkali menempelkan aneka stiker pada mebelair, kaca 
dll. Untuk menghilangkannya jangan dikerik dengan pisau atau benda tajam 
lainnya, karena akan merusak mebel.

            Caranya : 
            Teteskan sedikit minyak goreng pada stiker terus biarkan sebentar 
sampai minyak meresap, setelah itu gosok mebel dengan lap yang halus dan 
lembut. Ulangi beberapa kali sampai stiker benar-benar bersih

            Kran air mampat
            Biasanya terjadi karena kotoran dan pengapuran yang menyumbat 
kepala kran, bila ini terjadi nyantai aja...lepaskan kepala kran lalu rendam 
dengan air cuka semalaman, setelah itu bilas dengan air bersih dan pasanglah 
kembali kran, cara ini juga bisa digunakan apabila kran mulai berbunyi waktu 
diputar.

            Mengusir Lumut
            Lumut yang sering tumbuh di permukaan surfaca taman, terutama yang 
terbuat dari bata, adukan semen dan batu kali, tentu hal ini sangat tidak enak 
dipandang.

            Cara membersihkan :

              a.. Campurkan 1 lt air dengan 1 sendok makan kaporit, aduk sampai 
rata terus siramkan pada bagian yang berlumut, biarkan sampai beberapa jam 
terus sikat dan siram dengan air bersih 
              a.. Siram bagian yang berlumut dengan air aki atau HCL, sebanyak 
3-5 kali dalam 1 jam..dengan cara ini lumut pasti mati

            Read more: 
http://catatantukang.blogspot.com/2009/05/masalah-dan-cara-cara-penanganannya.html#ixzz0kCdilbU4





            On 4/5/10 12:34 PM, jaerony wrote: 
              Dear Bapak/Ibu,


              Ada yang pernah punya pengalaman mengusir tokek dari rumah kah? 
Kalau ada tolong di-share ya.

              Begini,
              Setelah beberapa waktu yang lalu disibukkan dengan tikus got yang 
bersarang di halaman depan dan akhirnya bisa diracun setelah dicoba beberapa 
jenis racun. Terakhir, sangat simpel memakai buah pace / mengkudu yang 
dipotong-potong sekira ukuran 1 x 2 cm lalu ditebar ditempat yang sering 
didatangi tikus. Saya perhatikan tikus-tikus sudah mulai enggan berkunjung ke 
tempat yang dulu dipakai langganan.

              Nah sekarang ...
              Sekira dua minggu yang lalu rumah kedatangan tokek. Saat itu 
tokek "bersarang" di belakang / dapur, jadi meskipun sering bunyi posisinya 
rada jauhan. Setelah dua malam menginap (berpindah dari depan ke dapur), tadi 
malam tiba-tiba si tokek datang lagi, kali ini di atas langit-langit kamar. 
Sebenarnya, kami sih boleh-boleh saja rumahnya dipakai buat sarang (asal 
sementara :)), tapi yang jadi pusing dan jadinya nggak bisa tidur si tokek 
berbunyi dengan selang waktu tiap 10 menit. Itu dari sore sekira jam 21.00 trus 
sampai habis subuh. Saya mikir apa ya nggak cape? Lha, dia itu "manggil" siapa 
sih? He..he..he...

              Menurut kawan di Cirebon yang pelihara tokek, mereka itu akan 
bunyi jika dari sekawanan ditempatkan berbeda (satu ekor satu tokek). Mereka 
akan bunyi besahut-sahutan. Lah, mungkin ini juga dulunya hidup sama sodaranya 
lantas berpisah entah kenapa. Jadinya, mungkin panggil-panggil sodaranya itu ya?

              Tadi pagi saya naik ke atas plafon tempat tokek bunyi, eh ... 
dianya nggak ada. Apa mungkin sudah pindah ke kamar sebelahnya? Pusing deh kalo 
'ntar malam bunyi lagi!!!

              Nah, kalau ada yang mau nangkep buat dipelihara silakan tuh, asal 
mau krekelan ke atas plafon rumah.

              Ditunggu sharingnya ...


              Wassallam / Jaerony.-

       

Kirim email ke