Hanya ada di China. Masak sampai ada hukuman minum air cabai
dan dibakarin petasan diatas kepala segala :)
-- A. Yahya Sjarifuddin.
Senin, 10/05/2010 13:18 WIB
'Korban' Kasus Pemenggalan Kepala Pulang ke Rumah
Fitraya Ramadhanny - detikNews
Henan - Seorang pria di China akhirnya menghirup udara bebas setelah
dipenjara 10 tahun. Orang yang diduga dipenggalnya 10 tahun lalu,
ternyata pulang ke rumah.
Kasus itu berawal ketika Zhao Zuohai terlibat perkelahian berdarah
dengan tetangganya. Tetangga itu lalu hilang. 18 Bulan kemudian
polisi menemukan tubuh busuk tanpa kepala. Zhao lalu ditangkap polisi
kemudian diadili dan dipenjara.
Seperti dilansir BBC, Senin (10/5/2010), 10 tahun kemudian, pria yang
diduga dibunuh Zhao pulang ke desa. Ternyata dia dulu minggat karena
justru dia yang takut telah membunuh Zho dalam perkelahian berdarah
itu.
Lalu bagaimana Zhao yang tidak membunuh tetangganya sampai diadili?
Rupanya, menurut polisi, Zhao mengaku memenggal tetangganya itu.
Namun menurut kakak Zhao, Zhao mengaku karena diancam meminum air
cabai dan dibakar petasan di atas kepalanya.
Sistem pengadilan China memang sangat mempertimbangkan pengakuan dari
pelaku. Namun hal itu mendorong polisi untuk memaksakan pengakuan
lewat ancaman. Pengadilan Tinggi Provinsi Henan lalu menghukum hakim
kasus Zhao.
Namun bagi Zhao, nasi sudah menjadi bubur. Nasibnya sudah terlanjur
malang. Zhao divonis hukuman mati, tapi lalu diturunkan menjadi 29
tahun penjara. Selama dipenjara, sang istri malah menikah lagi.
Anak-anak Zhao pun diadopsi orang lain
(fay/nrl)
--------------------------------------------------
Official Mailing List: Porsenipar ke IV Tahun 2007
-=== Perumahan BDB2 dan BDB3, Cibinong, Bogor ===-
-= Menjiwai Semangat Kebangsaan dengan Prestasi =-
| Official Website: http://www.porsenipar.web.id |
------- Porsenipar Media Center: 6849-6001 -------