Bung RB, mohon info lengkap untuk dapat menghubungi si Cino "edan" ( yang 
menurut saya justeru pahlawan! ). Saya tertarik dengan sistem filterisasi 
air, untuk dimanfaatkan di daerah-daerah tertinggal lainnya di Indonesia. 
Tolong, ya?
----- Original Message ----- 
From: "Robertus Budiarto" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>; "apakabar" 
<[EMAIL PROTECTED]>; "ppiindia" <[email protected]>
Sent: Friday, January 07, 2005 8:26 AM
Subject: [ppiindia] Cino, Solidaritas dan Aceh





Cerita seorang teman tentang teman cinonya:



Dua kali aku kaget oleh sikap temanku yang keturunan Tionghoa, cino. Sapaan 
akrabku pada mereka adalah cino edan. Mereka tampak sangat biasa karena 
mereka memang orang biasa, pengusaha swasta bukan aktivis politik bukan pula 
aktivis LSM. Penampilannya pun jauh dari penampilan selebriti sinetron 
maupun James Bond tapi ternyata keberanian mereka cukup mencengangkan.



Membela tokoh Nasional anti Suharto.

Cino edan pertama adalah seorang pria kecil mungil, putih dan sipit 
selayaknya tampang cino. Dari 200 meter sudah kelihatan bahwa dia itu cino. 
Tapi tak ada yang menduga kalau si kecil ini termasuk cino edan, bahkan dari 
jarak 200 mm sekalipun. Salah satu keedannya yang tak terduga adalah 
keberanian dia membela salah satu lawan Suharto yang paling frontal/tanpa 
kompromi. Ketika Prof Dr Amin Rais masih tutup mulut dan bersembunyi, ketika 
kebanyakan tokoh reformis masih menjilati pantat Suharto, tokoh nasional ini 
secara frontal mencalonkan diri sebagai calon presiden. Dialah yang pertama 
kali mempopulerkan kata Indonesia Baru. Tokoh ini juga termasuk edan.

Nah teman cino ku ini yang kelihatan imut-imut dengan berani membela tokoh 
edan ini di pengadilan. Bayangkan di jaman Suharto masih jadi Raja (masih 
belum lengser di kebon). Si kecil cino ini dengan santai menjawab YA ketika 
ditanya untuk membela tokoh lawan Suharto ini.

Kita semua tahu waktu itu ini perlawanan konyol, tapi kita semua mendukung 
tokoh ini, walaupun beberapa kurang setuju dengan tabiat sang tokoh. Kita 
semua tahu bahwa ini perlawanan konyol, ini tampak dari jurus Kaki Seribu 
dan Monyet Buta Bisu Budek dari Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia, maupun 
PPP (partai hari ini haram besok halal). Jika organisasi besar dan partai 
tempat si tokoh nasional ini bernaung saja berlaku seperti itu, maka sungguh 
sesuatu yang konyol jika kita membela tokoh ini. Namun teman cino mungil ku 
maju terus bersaksi di depan hakim pengadilan milik Suharto. We say NO to 
Suharto. Jujur saja aku kaget pada manusia kecil, tidak gagah, pendek, putih 
dan sipit, cino lagi. Tanpa ba bi bu dia maju.



Bersolidaritas dengan Aceh

Lalu aku juga punya temen cino edan satu lagi. Ini cino agak kurus, juga 
putih dan sipit. Modelnya juga gak kaya pahlawan dan sukanya maki-maki kalau 
ada orang Buddha (seagama dgn dia) ngasi kesaksian jelek ttg agama lain. 
Orangnya ceplas ceplos cuek cuek. Namun cino edan ini begitu mengetahui 
bencana di Aceh, langsung berinisiatif menggerakkan kumpulannya untuk 
bersolidaritas. Dan tanpa ba bi bu, cino edan ini langsung memutuskan untuk 
berangkat ke Aceh, untuk memasang instalasi air bersih. Dan hebatnya waktu 
itu masih banyak yang belum mikir ke sana. Di Aceh dia ketemu bule Australi 
yang juga bawa filter air, si bule sampe bengong ngeliat sistem air si cino 
Indonesia. Bulenya bertanya lu bikinya gimana dapat barangnya dari mana. 
Temenku dengan bangga dan jahil mengatakan aku dapat dari Australi..he..he..



Tapi dengan jujur temanku mengakui bahwa, relawan dari luar negeri tampak 
jauh lebih terorganisasi dan canggih. Kita bawa Indomie, mereka bawa coklat. 
Kita bawa air mereka bawa konsentrat/mineral. Pokoknya mereka tampak lebih 
efektif dan tidak asal-asalan.



Berikut ini sedikit cerita cino edan ini yang baru pulang dari Aceh untuk 
persiapan instalasi air selanjutnya.



- Base dia di lapangan udara Banda Aceh. Di sono gak bisa tidur karena 
ternyata banyak GAM. Kalau malam sering terdengar bunyi tembak-tembakan. 
Beberapa anggota GAM ada yang masih remaja. Ada yang nyolong, ada yang minta 
obat2an.



-Selain itu di sana juga banyak Posko gadungan, bahkan pernah ditemukan 
Posko yang sembunyiin 6 truk Indomie. Selain itu juga banyak yang sok 
pahlawan. Ada juga yang tulus jadi sukarelawan. Waktu itu ada 40 relawan 
dari sebuah NGO terkenal. Dari 40 relawan akhirnya balik sekitar 35 orang, 
mereka shock sampai di Aceh banyak yang nangis dan minta pulang. Kasihan, 
maksud baik tapi gak siap mental.



-Selain Posko maling dan Posko sok pahlawan ada juga TV pahlawan. Ada yang 
pamer logo/simbol kelompok, organisasi atau partai mereka. TV ini walaupun 
di daerah seperti neraka masih saja berpikir komersial. Temenku si cino edan 
minta supaya sistem filterisasi airnya ditayangkan, biar makin banyak yang 
tergerak untuk membuat sistem serupa. Tapi si reporter TV dgn jujur menjawab 
ogah ah, abis kagak ada yang ngantri, jadi kurang dramatis, jadi kurang 
layak jual, jadi gak perlu diberitakan.



-Instalasi air dia berfungsi dengan baik, airnya sudah bagus, tampak fisik 
sdh spt aqua, cuma orang-orang masih berpikiran bahwa air itu kotor, karena 
air diambil dari got atau kali yang kotor. Keterangan bahwa bakteri 
ukurannya 0.2 micron sehingga tidak akan lewat filternya yang berukuran 0.01 
micron, ternyata masih kurang meyakinkan. Oleh karenanya temenku si cino 
edan dan kurus ini mesti mendemonstrasikan bahwa air ini sehat. Tiap kali 
orang sangsi dia mesti meminum air hasil filteran tsb, jadinya dia kembung 
dan buncit. Mungkin bodynya jadi kaya Petruk.



-Selain bikin instalasi air bersih tentu saja dia juga bantu yang lainnya 
beres-beres dan membagi makanan ribuan pengungsi. Juga tentu saja 
ngangkat-ngangkat mayat. Mayat-mayat tersebut keadaan sudah begitu rusak 
belatungnya segedhe jempol, bahkan ketika diangkat ada yang rontok. Hebatnya 
ada seorang perempuan reproter LaTV yang bisa tetap tenang membantu 
memindahkan mayat-mayat tersebut. Tentu saja reporter sebuah TV memiliki 
wujud yang cukup sedap dipandang, dan ini salah satu keindahan yang jarang 
dapat dinikmati di tempat pengungsian tersebut.



Teman saya sempat ke pabrik semen Andalas, keadaan disitu sungguh bukan 
main. Dari daftar karyawan diperkirakan 700 lebih mayat berada di dalam 
pabrik, dari dalam pabrik keluar cairan, kemungkinan besar dari mayat-mayat 
tersebut.



-Mengenai tindakan rasialis terhadap etnis dia , cino, temanku tidak 
menyaksikan hal tersebut. Dan dia sungguh jengkel dengan sms yang meminta 
menyetop sumbangan ke Aceh karena tindakan rasialis thd cino. Di sana ada 
anak-anak muda jika melihat ada orang berduit akan memasang tarif untuk 
bantuan mereka memindahkan dan mengubur mayat. Mereka meminta sekitar 1 juta 
rupiah. Regardless cino atau aceh, pokoknya yang kelihatan mampu mereka akan 
berusaha menjual jasa mereka.



-Kondisi kemanusiaan di sana sungguh memilukan, ada ibu yang bergaya seakan 
menggendong bayinya, mencoba meneteki, mengemong bayi imajiner .. kemudian 
berhenti .. menangis dan kemudian tertawa gila;  ada yang terluka parah 
terkena seng; ada yang terlalu banyak kemasukan air lumpur, seorang bapak 
minta dipulangkan dan mati di Banda Aceh, di rumahnya; ada yang tiap 2-3 jam 
dikasi antibiotik, akhirnya nyerah.



-Ada pula yang berteriak-teriak setelah dioperasi, ketika obat biusnya mulai 
habis. Dia berteriak-teriak bukan karena kesakitan tapi menurut dokter 
ketika seseorang baru mulai sadar dari biusnya dia seakan-akan melihat lagi 
saat bencana datang, jadi "film" bencana tsunami seakan-akan 
direwind/diputar ulang di benaknya.



- Roh halus minta tolong. Ada pula bapak yang bermimpi adiknya meminta 
memindahkan mayatnya di bawah atap karena kedinginan. Setelah bangun dan 
dicari ternyata mayat sang adik memang berada di atap.



Begitulah ...sedikit keadaan di Aceh...



Temanku cino edan ini sebenernya bukan tipe sinetron yang hobby nangis 
cengeng gaya Ram Punjabi. Sebaliknya cino satu ini pernah punya hobi terjun 
payung, bungee jumping, pokoknya yang macho, kaya iklan rokok Jarum utawa 
Gudang Garam. Tapi dia mengaku ... pagi tadi ketika hendak meninggalkan 
Aceh, si cino edan nan macho ini meneteskan air mata.



Begitulah kesaksianku tentang teman sebangsa setanah air yang sering 
dianggap egois, tidak solidaris karena warna kulitnya kuning dan matanya 
sipit, sesipit Zainudin MZ. Sering kali kita memandang rendah mereka baik 
secara diam-diam atau terang2an vulgar. Namun mereka tampaknya bukan 
mempunyai etos kerja yang tinggi dan nekat, tapi ternyata mahluk Tuhan yang 
sungguh bersolidaritas. Namun memang sebagian dari mereka memang masih 
trauma dengan perlakuan rasialis berkali-kali sepanjang sejarah republik 
berTuhan ini. Kepada teman2 cino yang kirim sms diskriminatif / stop bantuan 
ke Aceh, tolong lain kali jangan terlalu reaktif dan tergesa-gesa, cek ulang 
informasi. Karena ketakutan anda bisa menjadi amunisi dari kelompok rasis 
yang emang dari sononya cari-cari kesalahan aja bisanya.



PS:

-Jika ada yang masih mau kirim bantuan pakaian maka tolong kirim juga 
pakaian dalam ini yang sering dilupakan orang, lalu alat2 ibadah Sajadah, 
Mukena.

-Kalau mau kirim Karbol mending diganti Kaporit aja lebih efektif dan 
efisien.

-Septic Tank unit. Kotoran masuk keluar jadi air. Biophile.



__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]







***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]

Yahoo! Groups Links









------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child.  Support St. Jude Children's Research Hospital's
'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/mGEjbB/5WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke