Diam.... Dzikir.......Wirit.......Meditasi.....doa....

Doanya kira-kira begini... :

Kiranya Allah berkenan mengangkat beban orang-orang di Aceh.....
Para korban...para pengungsi.... para relawan...
Supaya kembali secercah harap memancar kembali di bumi rencong....

Kiranya Allah berkenan membebaskan Indonesia dari korup....
dari pikirian picik primitif.... dari niat-niat buruk dari politisi
busuk.....
dari sifat kesombongan diri dan kesombongan religius....
dari egosentris para Pemimpinnya.......

Supaya Seluruh rakyat Indonesia dapat melangkah maju bersama......
Mengatasi badai topan.....
melewati gunung batu.....
menyeberangi amuk samudra....
Mencapai surga lahir dan bathin.....
Amin....

Diam.... Dzikir.......Wirit.......Meditasi....

Ada yg mau menambahkan doanya??? Silakan...


Salam,

Arriko I





                                                                                
                        
                      Carla Annamarie                                           
                        
                                               To:       Arriko 
Indrawan/PRUIDN/IDN/[EMAIL PROTECTED]  
                      01/13/2005 02:15         cc:                              
                        
                      PM                       Subject:  Re: [ppiindia] 
Komandan Laskar Mujahidin       
                                                Warning Pasukan AS di Aceh      
                        
                                                                                
                        




----- Forwarded by Carla Annamarie/PRUIDN/IDN/Prudential on 01/13/2005
02:16 PM -----
                                                                                
                        
                      "Aam"                                                     
                        
                      <[EMAIL PROTECTED]        To:       
<[email protected]>                     
                      om>                      cc:                              
                        
                                               Subject:  Re: [ppiindia] 
Komandan Laskar Mujahidin       
                      01/13/2005 01:00          Warning Pasukan AS di Aceh      
                        
                      PM                                                        
                        
                      Please respond to                                         
                        
                      ppiindia                                                  
                        
                                                                                
                        
                                                                                
                        





daripada komentar asal ngomonk dan memperkeruh suasana
mendingan diem aja dechhh, saya.
(lebih baik berdoa)





----- Original Message -----
From: "Arriko Indrawan" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <undisclosed-recipients:>
Sent: Wednesday, January 12, 2005 2:54 PM
Subject: Re: [ppiindia] Komandan Laskar Mujahidin Warning Pasukan AS di
Aceh


> .... Hehehehe..... pendapat "blegug".....
>
> Kenapa nggak mikir kalo Tsunami itu hukuman Tuhan karena pelaksanaan
> "Syariat Islam" di Aceh yg meski sdh "soft lauch", baru "grand lauch" 1
Jan
> 2005.....?? Kenapa nggak mikir "Syariat Islam" tdk diperbolehkan di Bumi
> Rencong meski mayoritas Islam?
>
> Ini cuma pemikiran "blegug" yg sama 'blegug"-nya dg pendapat dr Komandan
> Mujahidin......hehehe.....
>
> Setuju, kalo mereka harus jadi Muslim yg taat, tapi bukan taat "syariat",
> tapi harus taat "akhlak"....
> Kalo ini berlaku untuk semua Muslimin.....bukan cuma di Aceh......,
> dan bahkan juga buat Umat beragama lain..
> Harus baik dalam akhlak, tindakan, hati dan pikiran....
> tidak cukup bila "telihat" baik dan sholeh saja......
> Betul??
>
> Daripada mengawasi pasukan asing..... yg menjadi tugas TNI bukan tugas
> Mujahidin.....
> mendingan kirim tenaga bantuan sebanyak-banyaknya, deh....
>
>
> Salam,
>
> AI
>
>
>
>
>
>                       Carla Annamarie
>                                                To:       Arriko
Indrawan/PRUIDN/IDN/[EMAIL PROTECTED]
>                       01/11/2005 09:51         cc:
>                       AM                       Subject:  [ppiindia]
Komandan Laskar Mujahidin Warning
>                                                 Pasukan AS di Aceh
>
>
>
>
>
> ----- Forwarded by Carla Annamarie/PRUIDN/IDN/Prudential on 01/11/2005
> 09:51 AM -----
>
>                       "Ambon"
>                       <[EMAIL PROTECTED]>         To:
<Undisclosed-Recipient:;>
>                                                cc:
>                       01/10/2005 07:01         Subject:  [ppiindia]
Komandan Laskar Mujahidin Warning
>                       AM                        Pasukan AS di Aceh
>                       Please respond to
>                       ppiindia
>
>
>
>
>
>
>
> Refleksi: Siapa dibelakang Laskar Mujahidin?
> -----
>
> Komentar
> 10 January 2005
>
> Komandan Laskar Mujahidin Warning Pasukan AS di Aceh
>
> Laskar Mujahidin Indonesia, Salman al-Farizi, mengatakan pihaknya saat
ini
> tidak mem-permasalahkan masuknya pa-sukan AS dan Australia di Aceh untuk
> membantu korban tsu-nami. Namun begitu, Farizi memberi warning agar AS
dan
> Australia tidak mencampuri urusan lainnya di propinsi berjuluk Serambi
> Mekkah.
> ''Sepanjang mereka di sana (Aceh) untuk tugas kemanu-siaan, saya
> senang-senang saja. Tapi kalau sudah mencampuri urusan lainnya, seperti
> politik atau hal-hal yang tidak bermoral, kami akan ber-tindak,'' ungkap
> Farizi seperti dikuti The Guardian, kemarin (09/01).
> Menurutnya, sejauh ini tidak ada 'penyimpangan' yang dila-kukan pihak
asing
>
> di Aceh se-lain masalah kemanusiaan. Namun begitu, Farizi menyata-kan,
> pihaknya akan terus me-lakukan pengawasan terhadap mereka. ''Kami akan
> terus
> memonitor mereka,'' tukasnya.
> Pada bagian lain, soal adanya bencana tsunami di Aceh, Fa-rizi melihat
> bahwa
> ini sebe-narnya bagian dari hukuman Allah atas warga Aceh. Pasalnya, kata
> dia, warga Aceh tidak melaksanakan dengan sung-guh-sungguh Syariat Islam
> yang sudah diberlakukan di Aceh. "Orang Aceh telah meng-khianati Allah,''
> katanya se-perti dikuti Guardian.
> "Mereka tidak lagi benar di dalam keyakinan mereka. Allah telah
memberikan
> bagi warga Aceh hukum syariat, tapi mereka tidak
mengimple-mentasikannya,''
>
> katanya seraya menambahkan, Allah tentunya akan selalu menjaga
pengikutnya
> yang setia. Dia juga mengatakan, bahwa bencana ini adalah warning dari
> Allah. ''Jika mereka tidak menjadi Muslim yang taat, mereka akan
> ditenggelamkan,'' kata Farizi.
> Sementara itu, dari Jakarta, Presiden Susilo Bambang Yu-dhoyono telah
> memerintahkan Panglima TNI terbang ke Medan untuk mengatur keter-libatan
> pihak asing, terutama militer dalam operasi kema-nusiaan.
> Langkah tersebut diambil oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
dalam
>
> menyi-kapi keluhan Pangdam Iskan-dar Muda Mayjen TNI Endang Suwarya dan
> Kepala Staf Ba-kornas Penanggulangan Ben-cana dan Pengungsi Budi At-madi
> Diposastro, saat telecon-ference antara presiden de-ngan Menko Kesra Alwi
> Sihab dan Pangdam Iskandar Muda di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka,
> Minggu (09/01) lalu.
> Dalam teleconference sebe-lumnya, Budi Atmadi menge-luhkan masalah
> koordinasi antara tim relawan terutama dari negara asing, pihak militer
> dengan Bakornas saat di lapa-ngan. Keluhan bahkan tak ha-nya masalah
> koordinasi saja, tetapi juga masalah bahasa. "Banyak sukarelawan asing
yang
>
> tak tahu bahasa Inggris," kata Budi.
> Keluhan serupa juga disam-paikan Pangdam Endang Su-warya yang mengeluh
> banyak-nya warga asing di Aceh, dan menimbulkan kerepotan saat koordinasi
> di
> lapangan. En-dang meminta Deplu menyu-sun aturan bagi warga asing di NAD
> dan
> mendata ulang orang asing yang berada di Aceh dan berkoordinasi dengan
> pihak
> keamanan setempat.
> Mendapat keluhan tersebut, presiden memerintahkan Panglima TNI ke Medan.
> Selain itu presiden juga akan mener-tibkannya, seperti lama mere-ka
tinggal
>
> di sana, serta atur-an-aturan keamanan. "Sekali lagi saya tekankan, tugas
> mereka adalah kemanusiaan, tidak ada urusan dengan politik dan
lain-lain,"
> tambah SBY.(tgc/kcm)
>
>
>
>
>
***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
yg
> Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
>
***************************************************************************
>
__________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg
otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
> 4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/
> 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
>
***************************************************************************
>
__________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg
otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
> 4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/
> 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
>






***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]

Yahoo! Groups Links

















------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give the gift of life to a sick child. 
Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/lGEjbB/6WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke