http://www.indomedia.com/bpost/012005/14/nusantara/nusa1.htm
 Jumat, 14 Januari 2005 01:47:11

Isu Kapolri Diganti Muncul Di Aceh
Jakarta, BPost
Di saat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Kapolri Jenderal Dai Bachtiar 
mengunjungi korban bencana alam di Sumatera Utara dan Aceh, muncul kabar yang 
cukup santer, bahwa Presiden dalam waktu dekat akan mengganti Kapolri Dai 
Bachtiar.

Presiden telah menyiapkan sejumlah nama yang segera dikirim ke DPR untuk 
dilakukan fit and proper test. Kabar ini tersiar santer di Mabes Polri. Dari 
sejumlah nama yang diajukan ke DPR terdapat nama Wakapolri Komjen Pol Adang 
Dorodjatun dan mantan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Soetanto.

Salah seorang yang dekat dengan Kapolri ketika dikonfirmasi mengaku heran kabar 
tersebut sudah menyebar. "Kok tahu. Dari mana anda tahu kabar tersebut," 
katanya.

Isu menyebar sejak Kamis (13/1) siang. Namun belum berhasil dikonfirmasi karena 
Presiden dan rombongan masih melakukan kunjungan ke lokasi bencana alam di 
Sumatera Utara dan Nangroe Aceh Darussalam, terutama wilayah pantai barat kedua 
propinsi tersebut.

Kabar merebak setelah target yang dipasang presiden kepada Kapolri untuk 
menangkap dedengkot teror bom, yakni Dr Azhari tak juga kunjung tertangkap. 
Apalagi sempat dijanjikan oleh Kapolri Jenderal Dai Bachtiar, bahwa dalam 100 
hari pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono target utamanya menangkap tokoh 
utama teror bom, Dr Azhari. Dan sisa waktu 100 hari yang ditargetkan tinggal 
menghitung hari.

Kabar lainnya, sikap kepolisian dalam menangani kasus penembakan di Hotel 
Hilton yang dilakukan oleh Adiguna Sutowo, dinilai kurang progresif. Presiden 
telah memerintahkan kepolisian untuk menindak tegas, namun kepolisian sendiri 
masih sering ragu-ragu.

Menanggapi isu pergantian Kapolri, Ketua Komisi III DPR Teras Narang mengatakan 
belum mengetahui. Namun jika hal tersebut terjadi, pasti presiden akan mengirim 
surat mengajukan nama-nama calon Kapolri ke DPR.

"Mekanismenya Presiden mengajukan usulan ke DPR. Surat ditujukan ke pimpinan 
DPR, setelah itu nanti dibacakan dalam rapat paripurna. Baru di bawa ke Bamus 
dan dibentuk tim untuk melakukan fit and proper test," kata Teras Narang.

Namun demikian, kata Teras, DPR berhak menolak nama-nama calon kapolri yang 
diajukan oleh Presiden. Dan jika ditolak DPR, maka Presiden harus mengajukan 
nama lagi. 

Masalah berapa jumlah calon Kapolri yang harus diajukan oleh Persiden untuk 
dilakukan fit and proper tes, menurut teras Narang, sangat tergantung kepada 
Presiden. "Itu terserah presiden, jumlahnya berapapun presiden yang 
menentukan," katanya. dtc


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give the gift of life to a sick child. 
Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/lGEjbB/6WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke