OK yang satu mau perang, yang lain mau lebih damai.

Hanya satu yang saya ingin sajikan disini, sekedar untuk kita 
renungkan:

Dalam operasi Seroja, betapa banyak putera bangsa, yang dengan penuh 
pengabdian mati dan cacad dalam medan laga. Namun, kemudian, kita 
lihat, siapa yang menikmati hasil peperangan itu? segelintir 
pengusaha dan anak pejabat tertinggi yang memetik buahnya, tanpa 
menginjakkan kaki dimedan laga satu detikpun..

Lihatlah mereka, putera bangsa yang kini meringkih di tempat 
rehabilitasi: tanpa kaki, tanpa tangan, buta...

Juga, mas, banyak saudara kita yang kehilangan nyawa dimedan laga 
antara 45 sampai 49 (yang tidak kita sesalkan kemerdekaan ini), 
namun, siapa yang menikmatinya? lagi lagi sejumput manusia yang 
mengeruk kekayaan dari negara yang kita bebaskan dengan darah dan 
nyawa...

Bahkan, kontrak atas ladang minyak dan gas dikelola oleh satu orang, 
yang mempunyai kekuasaan melalui orang tua (bukan jasa sendiri 
apalagi pernah maju yuddha).

Mas, lagi lagi, putera putera bangsa yang mengorbankan jiwa dan 
bagian tubuhnya menjadi penderita cacad seumur hidup, agar sejumput 
manusia, menghirup dollar dari ladang minyak dan gas..

Tegakah kita?

Salam

danardono


--- In [email protected], dul bingung <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Bung Sandy, mbok jangan gitu ah, maunye koq prang mulu sih. Kalo 
bisa pake jalamn dami napa mesti perang.
> 
> Apa sampeyan ngak nyaho sih kalo peralatan prangnya "musoh" kita si 
Malaysia itu ternyata lebeh canggih. Sakarang prang kan ngak cuman 
adu otot, adu  banyak2an tangtara! Yang parlu sakarang itu hi-tech 
prangnya. Dulu pake bambu ronceng sih okay2 aja tapi sakarang aduh 
mak kalo sampeyan ngak punya sanjata canggih hi-tech ya rada runyam 
sih.
> 
> Apalagi Malaysia itu anggota Commonwealth lho, apa ngak takut 
Indonesia dikroyokin dan di embargo ekonominya karena main prang2 
maunya. Misalne aja Indonesia menang dan nyata di Amablat itu gudang 
sumur minyak, paling2 nanti minyak itu jatuhnya ama kuruptor  
birokrat Indonesia lagi. Sudah nyumbangin nyawa, tapi menang lantas 
rakyatnya di akalin dan hasil sumur2 minyak dikurup ama bangsa dewek. 
Kan repot gini Bung sandy. Apa sampeyan mau nyumbang adu nyowo? 
Jangan ah, inget sedulur2 dan anak bini. 
> 
> Inget2 juga ngak betul tuh kalo Indonesia itu bisa bikin sagala 
macem nurut sampiyan, knapa TNI itu bilang kalo sual senjata di 
embargoa ama Amiriki.
> 
> Jadi jangan sok main prang2an Bung nanti jatuh terjungkel dan idung 
jadi pesek lho.
> 
> salam,
> 
> Dul Bingung yang bingung ngrasake Bung Sandy
> 
>  
> 
> 
> Sandy Dwiyono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> Dulu lawan Inggris, lawan Belanda kita bisa menang, walaupun saat 
itu kita tidak punya apa-apa, cuma punya bambu runcing. Apalagi 
sekarang, kita punya pesawat tempur, punya segala macem, bisa bikin 
segala macem. Kita pasti menang. Siapkan Perang.
> 
> Indonesia Cinta Damai tetapi Lebih Cinta Kedaulatan
> 
> ---------------------------------------------
> 
> 
> ---------------------------------
> Find local movie times and trailers on Yahoo! Movies.
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give underprivileged students the materials they need to learn. 
Bring education to life by funding a specific classroom project.
http://us.click.yahoo.com/4F6XtA/_WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke