--- In [email protected], A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Aneh juga.
> Di DPR ada kelompok yang pro kenaikan gaji anggota DPR
> dari Rp 25 juta jadi Rp 40 juta per bulan, dan
> kelompok yang anti kenaikan gaji.

Nah problemnya berapa banyak yang mau jujur dan tidak sedikit 
yang seneng pake topeng.. atau bahasa sehari-harinya 'basa-basi'..
biar kelihatan cakep (baca: jaim).. emang bener juga tuh iklan..
'Bukan basa-basi'..
 
> Siapa pun dia kelompok anti kenaikan gaji, mau dari
> PKS, PDIP, Golkar kek, ya kita dukung. Dan siapa pun
> kelompok yang pro kenaikan gaji, entah dari PKS, PDIP,
> Golkar, ya kita hajar.

Iya nih, contoh berita dari situs resmi..

http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2005/03/10/brk,20050310-52,id.html

Berapa Gaji Anggota DPR?
Kamis, 10 Maret 2005 | 19:48 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) 
minta kenaikan gaji. Wajar? Memang tergantung kebutuhan anggota 
DPR tersebut. Menurut Untung Wahono, Ketua Fraksi xxx di DPR, 
gaji seorang anggota dewan cukup untuk kebutuhan sehari-hari. 
Tapi untuk kebutuhan pengembangan sumber daya anggota dewan kurang.

Pemerintah, menurut Untung saat ini hanya menyediakan 5 staf 
ahli untuk 45 anggota dewan. Idealnya satu anggota dewan memiliki satu
orang staf ahli. Itu artinya tiap anggota DPR harus 
mengeluarkan biaya tambahan untuk membayar gaji sekitar 
Rp 5 juta perbulan. Ini tentu saja agak memberatkan anggota dewan,
karena harus dipotong juga untuk keperluan partai dan pembinaan
konstituen daerah pilihan mereka. "Belum lagi jika ada yang 
meminta untuk sumbangan pendidikan, mesjid dan lainnya yang 
jumlahnya tidak sedikit,"katanya. Dari Rp 19,7 juta yang 
diterima Untung, yang masuk ke koceknya cuma Rp 9,2 juta.

Untuk keperluan partai dan konstituen saja, menurut Untung, 
memakan 70 persen dana yang diterima anggota DPR. 
Karena itu, menurut Untung Wahono gaji pokok anggota dewan 
tidak perlu naik tetapi tunjangan operasional yang naik. 
Tujuannya untuk membayar biaya staf ahli yang dibutuhkan 
setiap anggota dewan. "Maka kinerja anggota dewan akan meningkat
karena mereka dapat lebih menguasai materi yang ada," katanya.

Namun, momentum usulan kenaikan gaji anggota dewan kurang tepat,
disaat harga kebutuhan masyarakat meningkat akibat naiknya harga 
BBM. Selain itu citra dan kinerja dewan dirasa kurang maksimal 
oleh masyarakat. Undang-undang yang mengatur mengenai kenaikan 
gaji juga belum jelas. "Ini juga menjadi perhatian bagi anggota dewan.
Karena mereka tidak ingin bernasib sama seperti anggota 
dewan di daerah yang dituduh korupsi,"katanya.

Yudha Setiawan
 
> Saya bukan anggota PKS, tapi kelihatannya anda anti
> sekali dgn PKS. Pernah ditolak sama PKS ya?

Anda (dan rekan") mungkin bukan anggotanya -itu juga kalau benar-..
Yang jelas saya memang pernah punya harapan pada partai itu.. 
paling tidak, saya membiarkan adik saya menjadi kader (aktif)-nya..
tapi sayang akhirnya sejarah membuktikan (tindakan) mereka ternyata
mengecewakan..

Wallahu a'lam.. CMIIW..

Wassalam,

Irwan.K

====== 
> --- irwank2k2 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > 
> > --- In [email protected], A Nizami
> > <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > >
> > > Hal itu dibantah oleh anggota PKS (ini bukan
> > promosi
> > > lho, tapi sekedar menceritakan tayangan kemarin:)
> > yang
> > > menyatakan bahwa yang penting kita merasa cukup
> > dan
> > > hidup sederhana. 
> > 
> > Mbok ya kalau mau kampanye bilang aja terus terang..
> > :-P
> > Gak usah malu" meong, Mas..
> > 
> > IMHO, budaya malu" tapi doyan-lah, salah satu hal
> > yang menjadikan 
> > bangsa kita sulit untuk maju.. karena tidak
> > menghargai kejujuran 
> > dan etika.. :-(
> > 
> > Mereka yang 'terbuka' pemikirannya (open-minded)
> > malah dihina 
> > bahkan difitnah.. mereka yang menjadi lokomotif dan
> > membukakan 
> > betapa luhurnya keterbukaan atas cita-cita (baca:
> > target) 
> > malah dicap ambisius dan merupakan sikap yang
> > buruk..
> > 
> > Tapi mereka yang terlihat alim (kata Mas Bobby) eh
> > kalem, 
> > gak terlalu ambisius dieluk"an.. padahal di
> > belakangnya 
> > bersiap 'pasukan' (dan 'amunisi') agar dapat
> > memimpin/dipilih..
> > 
> > Mirip dengan (didikan) simbah banget.. yang pura"
> > menyerahkan 
> > pilihan pada MPR.. tapi kenyataannya ada kebulatan
> > tekad hasil 
> > upaya gerilya maupun terang"an.. untuk menjadikannya
> > kembali 
> > sebagai.. ah tahu-lah.. :-P
> > 
> > Wallahu a'lam.. CMIIW..
> > 
> > Wassalam,
> > 
> > Irwan.K
> > 
> > 
> > 
> > 
> 
> Bacalah artikel tentang Islam di:
> http://www.nizami.org
> 
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
> http://mail.yahoo.com





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give underprivileged students the materials they need to learn. 
Bring education to life by funding a specific classroom project.
http://us.click.yahoo.com/4F6XtA/_WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke