29.07.2005 Uni Eropa Salurkan Dana Bantuan Bagi Niger
Oleh: Christoph Heinzel (Wabah kelaparan mengancam hidup 2,5 juta penduduk Niger) Uni Eropa berencana meningkatkan bantuan untuk bencana kelaparan di Niger. Sekembalinya dari negara Afrika itu, utusan komisi Uni Eropa mengatakan, situasi memang parah, tetapi upaya pemberian bantuan belum lah terlambat. Uni Eropa akan bekerja sama dengan lembaga bantuan darurat untuk mendirikan sejumlah pos distribusi pangan, agar bahan makanan pokok dapat secepatnya dibagikan kepada penduduk miskin. Stefan Steffenberg dari lembaga bantuan Uni Eropa ECHO menjelaskan: "Situasi saat ini makin parah. Jadi, perlu peningkatan upaya bantuan, baik itu dari pihak Komisi Uni Eropa, tapi juga negara-negara maju seperti Inggris dan Amerika Serikat. Menurut estimasi Perserikatan Bangsa-Bangsa, sekitar 2,5 juta orang terancam bahaya kelaparan di Niger. Seorang pengamat Komisi Uni Eropa menjelaskan, serangan kawanan belalang dan kemarau berkepanjangan di negara termiskin kedua dunia ini, menyebabkan persediaan pangan nasional berkurang drastis. Uni Eropa akan mengerahkan seluruh kemampuannya untuk mendukung PBB dalam pemberian bantuan kemanusiaan darurat, tegas juru bicara Komisi Uni Eropa. Perserikatan Bangsa-Bangsa membutuhkan sekitar 30 juta Dolar AS untuk pemberian bantuan darurat. Komisi Uni Eropa di Brussel telah menyatakan bersedia menanggung sebagian besar dari dana yang dibutuhkan tersebut. Kecaman PBB yang mengatakan Uni Eropa terlambat bereaksi atas krisis kemanusiaan yang melanda Niger, ditolak mentah-mentah oleh anggota lembaga bantuan UE, Stefan Steffenberg. Menurut Steffenberg, rencana bantuan jangka panjang Uni Eropa untuk Niger menargetkan alokasi dana sebesar 332 juta Euro dalam lima tahun untuk pembangunan program swadaya pangan di negara Afrika ini. Parahnya situasi di Niger saat ini disebabkan kekeringan yang berkepanjangan, jelas Stefan Steffenberg: "Sebenarnya perkembangan ini tidak terlalu mengejutkan. Memang, televisi baru sekarang mengangkat berita ini, tetapi bencana kelaparan ini kan bukannya baru terjadi minggu lalu. Delegasi kami sudah lama mengamati dan menganalisa situasi, sambil mencari partner yang dapat membantu meringankan pernderitaan rakyat. Infrastruktur Niger memang tidak berfungsi, sehingga distribusi pangan sangat sulit. Bahkan, menemukan lembaga bantuan yang bersedia membagikan pangan pun merupakan hal yang nyaris mustahil. Sebagian besar lembaga-lembaga ini tidak memfokuskan pada pemberian bantuan darurat. Sebenarnya, letak masalah bukan pada dana bantuan dari negara-negara kaya, tetapi cara negara miskin berpenduduk sebelas juta jiwa ini menggunakan dana tersebut. Uni Eropa akan menyediakan dana tambahan sebesar 4,6 juta Euro untuk bahan pangan dasar dan pengadaan air di Niger. Selain Niger, masih banyak negara Afrika di tepi selatan gurun Sahara yang menderita ancaman kelaparan akibat wabah belalang dan kemarau panjang. Karena itu Uni Eropa juga berencana menyalurkan dana sebesar dua juta Euro untuk Mali dan 8,5 juta Euro untuk Ethiopia dan Eritrea. Dana tersebut akan digunakan untuk membeli bahan pangan, bibit tanaman pangan dan ternak untuk membantu meringankan penderitaan ratusan ribu penduduk miskin yang hidupnya terancam bahaya kelaparan. __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

