** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com
**http://www.halalmui.or.id/?module=article&sub=article&act=view&id=99
Masyarakat Agar Waspada terhadap PEREDARAN SATE BABI ILEGAL
# by dwi - 30 Dec 05 12:53:00
Masyarakat Agar Waspada terhadap PEREDARAN SATE BABI ILEGAL
Baru-baru ini, LP.POM-MUI DKI Jakarta mendapat laporan dan pengaduan dari
masyarakat yang cukup meresahkan mereka, terutama di daerah Menteng Dalam,
Tebet. Hal ini disebabkan oleh adanya usaha pengolahan daging babi yang ilegal
di daerah tersebut. Yakni, daging babi maupun celeng dari Jawa ataupun Sumatera
diperjual-belikan dan diolah secara illegal. Seharusnya produk semacam itu
hanya diperdagangkan di pasar khusus, namun kini ternyata juga didistribusikan
dan diedarkan secara luas, relatif tanpa pembatasan yang sesuai dengan
peraturan pemerintah tentang pengolahan dan peredaran daging babi.
Menindak-lanjuti laporan masyarakat itu, LP.POM-MUI DKI Jakarta melakukan
pemantauan dan penelitian langsung ke lapangan. Ternyata memang, daging babi
itu diolah menjadi dendeng, sate usus, sate hati, sate paru, dsb. Lalu dijual
secara bebas ke masyarakat. ?Yang menjadi masalah dan meresahkan masyarakat
adalah bahwa para produsen itu menyebutkan bahan-bahan yang mereka jual itu
berasal dari bahan daging sapi,? demikian dikemukakan Ir. Muhammad Bayu J.
?Namun setelah kami teliti, terbukti bahwa pernyataan dan pengakuan para
produsen itu merupakan kebohongan, sehingga jelas sebagai tindak penipuan
terhadap masyarakat,? Staf Pengurus sekaligus sebagai Auditor Halal LP.POM-MUI
DKI Jakarta menandaskan hal itu kepada Jurnal Halal.
Hasil Uji Laboratorium Langkah-langkah pembuktian itu dilakukan oleh
Pimpinan LP.POM-MUI DKI Jakarta bersama para pengurus dan stafnya, dengan
terjun langsung ke lapangan. Menanyakan masalah tersebut kepada masyarakat
sekitar yang membenarkan pengaduan mereka. Lalu mengambil sampel dan membawa
serta mengujinya di laboratorium.
Dalam hal ini, berdasarkan Laporan Hasil Pengujian Laboratorium dari
Laboratorium Kesmavet, Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan, DKI Jakarta
No. 2782/1.823.551 tertanggal 12 Desember 2005, atas sampel Sate Paru yang
diambil pada tgl. 06 Des. 2005, menunjukkan hasil positif sebagai Pork Cooked
Species, yakni merupakan bahan yang positif dan terbukti berasal dari bahan
daging/paru babi. Demikian pula Laporan Hasil Pengujian Laboratorium No.
2783/1.823.551 tertanggal 12 Desember 2005, atas sampel Sate Hati yang diambil
pada tgl. 06 Des. 2005, menunjukkan hasil positif sebagai Pork Cooked Species,
yakni merupakan bahan yang positif dan terbukti berasal dari daging/hati babi.
Sedangkan Laporan Hasil Pengujian Laboratorium No. 2784/1.823.551 tertanggal 12
Desember 2005, atas sampel Sate Kulit yang diambil pada tgl. 06 Des. 2005, juga
menunjukkan hasil yang positif sebagai Pork Cooked Species, yakni merupakan
bahan yang positif dan terbukti berasal dari daging/kulit babi.
Menurut informasi lebih lanjut, dari hasil perbincangan dengan
pihak-pihak terkait di sana, prara produsen itu mengolah produk berbahan babi
itu sampai satu-dua kuintal setiap harinya. Bahkan belakangan ini terus
meningkat juga sampai lebih dari itu. Hal ini karena harga jual produk yang
mereka tawarkan memang relatif sangat murah jika dibandingkan dengan produk
serupa dari bahan daging sapi murni.
Mencemari Produk Konsumsi Lainnya Selain itu, para produsen di daerah itu
juga mengolah dan memproduksi dan menjual produk sate telur burung puyuh, sate
usus, dan sate kulit. Khusus untuk sate telur burung puyuh, produk ini banyak
dipergunakan oleh para penjual bubur ayam yang mangkal maupun menggunakan
gerobak dan berkeliling kampung. ?Jadi dalam hal ini terjadi pencemaran
produk-produk itu dengan bahan yang mengandung babi. Karena, para produsen itu
hanya memiliki satu perangkat alat pengolahan, sehingga jelas mereka
menggunakan peralatan yang sama untuk mengolah bahan babi maupun non-babi,?
demikian Ir. Muhammad Bayu J., yang banyak berkiprah di bidang pemantauan dan
pemeriksaan produk pangan halal ini wanti-wanti mengikatkan kita semua. Jadi
walaupun produknya berupa sate telur burung puyuh, misalnya, namun karena
diolah dengan peralatan yang telah tercemar karena pengolahan daging babi, maka
produk sate telur puyuh itu menjadi terlarang pula untuk dikonsumsi oleh k
aum Muslimin.
Maka diharapkan, masyarakat agar waspada, khususnya bagi mereka yang suka
mengkonsumsi produk-produk semacam itu, dan terutama yang berasal dari daerah
tersebut. Jangan tergiur dengan harga yang murah, namun ternyata malah
melanggar kaidah agama. Hal yang sangat vital untuk keselamatan hidup dunia
maupun akhirat! (Usm, Bayu
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **