banyak kasus perkosaan-pembunuhan
dilakukan oleh orang-orang 'cacat mental', tak serasi komunikasi 
personal maupun antar gender dsb.
begitupun penghayatan agama yang cenderung menjadi "beringas ganas" 
pasti berlatarbelakang psikologis manusia-manusia itu.
yang koar-koar sok-agamis begitu cobalah ditilik benar.
hal serupa untuk kasus dan masalah serta bidang kekerasan lain.
tingkah 'a-sosial' mestinya menantang para psikolog maju ke depan, 
selain cuma sekadar polis
salam



--- 
Dear all;

Inti berita tentang Poso, Ambon, pemboman di Sanbur, dll, adalah 
t6indak kekerasan yang dilakukan oleh manusia terhadap manusia 
lainnya.

Sumber tindak kekerasan manusia bukanlah ajaran agama, filsafat, 
adat, dan semacamnya, melainkan bibit yang menggerakkan tindakan 
kekerasan manusia itu, yakni yang ada di dalam bagian otak Modulla 
Oblongata, yang disebut sebagai "R-Complex" oleh Profesor Dr Paul 
MacLean dalam risalah ilmiah/biologisnya yang dikenal sebagai "Tri-
une Brain"-nya itu. Bagian inilah yang harus dijinakkan, sambil 
memberikan peluang yang lebih kepada bagian otak lainnya yang 
disebut sebagai "Limbic System" yang menjadi sumber perasaan halus, 
cinta dan damai antara sesama kita satu jenis, yaitu jenis Homo 
sapiens, ini.

Celakanya, sumber bibit yang melahirkan tindak kekerasan itu adalah 
juga sumber yang menyadarkan kita akan adanya ancaman terhadap 
survival kita, antara lain berupa tuntutan akan makan-minum dan 
melindungi diri dari ancaman, sehingga bagian yang disebut "R-
Complex" ini tidak mungkin dibuang dari otak kita lewat operasi 
otak. Ya, sudah pernah dicobakan kepada monyet yang ganas, dan 
memang berhasil membuat monyet itu jinak, tetapi sekali gus dia 
kehilangan kesadarannya tentang adanya ancaman trhadap survivalnya, 
antara lain ancaman berupa kelaparan dan lain-lain, maka monyet itu 
pun akhirnya tidak bisa bertahan lama hidupnya. Maka disimpulkan, 
tidak mungkin bisa dilakukan operasi otak terhadap penjahat kambuhan 
di Penjara Singsing yang terkenal itu, dalam rangka menjinakkan para 
penjahat itu.

Inilah dilema makhluk yang bernama saintifik "Homo sapieans" ini. 
Kita hanya bisa berharap bagian otak tang disebut "Cortex" bisa 
mengendalikan dan meredam reaksi yang bersumber dari "R-Complex" 
sambil memberikan peluang yang lebih besar kepada "Limbic System." 
Karena itu, kukuhkanlah eksistensi peranan "Cortex" dengan "file-
file" (termasuk ajaran agama, filsafat, adat, dll) yang mengandung 
kesadaran akan pentingnya manusia lain, juga pentingnya bintang, 
tetumbuhan dan mineral dalam equiliberium yang alamiah sistemnya 
untuk kelangsungan hidup bersama dan bukan sekedar mementingkan 
dirinya sendiri atau sekedar kelompoknya saja.

Pertanyaan yang urget sekarang adalah: apakah political economy yang 
diglobalisasikan sekarang ini mendukung lahirnya file-file kesadaran 
semacam itu untuk diinternalisasikan ke dalam "Cortex" kita? Atau 
justeru sebaliknya, bahwa yang terinternalisasikan itu adalah 
justeru file-file yang menyubur-tumbuhkan kebuasan yang memang sudah 
ada bibitnya di dalam "R-Complex" kita, sehingga "Limbic System"  
kita mati suri?


Ikra.-
============= 

 (milis FPK)






***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke