--- In [email protected], "MANG UCUP" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Mang Ucup rindu ingin pulang dan hidup di Indonesia, bahkan kalho diijinkan > ingin jadi WN Indonesia lagi untuk menikmati masa tua saya di Indonesia, > oleh sebab itulah juga sedang bikin itung2an untung ruginya begitu, mohon > dikoreksi apabila tidak benar > > Memang tidak bisa dipungkiri bahwa kalau mau hidup > Di Indonesia itu harus banyak pengorbanan dan juga > - siap dgn kemacetan di jalanan yg tiada hentinya > - siap mati lebih cepat, karena polusi dan lingkungan hidup yg kurang bersih > - siap di pungli oleh pejabat ato preman > - siap dihina orang > - siap digarong ato dicopet > - siap ditipu orang > - siap bayar ongkos dr & rumah sakit & obat > - siap bayar biaya sekolah yang melambung tinggi > - siap digebukin orang > - siap naik angkutan umum yang penuh sesak > - siap listrik mati ato air PAM tidak ngalir > - siap makan debu dan asap mobil setiap hari > - siap di goblokin oleh para politikus > - siap masuk bui, karena adanya mafia peradilan > - siap ketularan AIDS dan berbagai macam penyakit lainnya > - siap jadi gembel kalho kagak punya duit ato pensiun > - siap minum & makan racun seperti fomalin dsb-nya > - dan banyak macem hal2 negativ lainnya > > Dibandingkan kalau hidup di Belanda: > - kerja tidak kerja setiap penduduk dijamin bisa dapat duit min. Euro 1.150 > - furniture rusak setiap 5 th dibelikan furniture baru oleh pemerintah > - sayuran & buah2an dapat gratisan kalho tidak mampu beli > - sewa rumah kemahalan pemerintahnya bantu bayarin > - setiap penduduk disini diwajibkan masuk Askes > - apabila tidak punya duit pemerintah bayarin preminya > - sehingga Dr, Rumah Sakit maupun obat2an kagak perlu bayar > - bahkan beli kacamata, korsi roda maupun alat dengar gratis > - jalanan disini jarang macet terkecuali saat jam kantor saja > - bisa hidup aman dan tenang tanpa harus takut diperas > - kalho kecanduan narkoba, pemerintah berikan narkoba gratisan > - bahkan dibayar oleh pemerintah kalho tidak milih kokain, tetapi narkoba > lainnya sih o.k. > - sekolah kagak bayar > - setiap hari dapat koran gratis > - uang pensiun dijamin, gawe tidak gawe dapet pensiun > - kalho harus masuk rumah jompo sekalipun, disini tidak perlu bayar > - penguburan pun diurus oleh pemeritah > - kebersihan air maupun makanannya selalu dikontrol oleh pemerintah > - tidak pernah mati listrik atau air kran macet > - penjara disini seperti hotel berbintang ada TV & radio boleh pilih menu > makanan tertentu > - di penjara pun ada ruang kreasi, fitnesroom, perpustakaan maupun sekolah > - kagak bisa bayar hutang yang berjibun, pemerintah bantu bayarin dan > setelah 3 tahun semua hutang akan lunas dgn sendirinya > > Walaupun demikian entah kenapa mang Ucup lebih senang hidup di Indonesia, > oleh sebab itulah juga setiap liburan bukannya ingin jalan2 pergi > mengunjungi negara2 lainnya Tetapi selalu saja ingin pulang kampung, memang > aneh tapi nyata, apakah mungkin ini karena kena jampi2 dari pada dukun di > Indonesia entahlah yang sudah pasti mang Ucup selalu kepelet terus sama > Indonesia. > > Salam persahabatan dengan tabik jabat tangan erat > Mang Ucup > Email: [EMAIL PROTECTED] > Homepage: www.mangucup.net > mang ucup hidup memang sebuah pilihan enak tapi hati tidak merasa nyaman...tidak enak tapi hati nyaman, tapi yang pasti.... mang ucup dah cinta mati sama indonesia karena mungkin lidahnya memang lidah orang indonesia walaupun bisa makan gratisan berobat gratisan tetapi kenyamanan bukan dilihat dari yang gratisan tetapi dari rasa akan memiliki sesuatunya itu, indonesia memang berobat belum gratis karena pemerintahnya masih belum mampu untuk membberikan pengobatan yang gratisan untuk seluruh rakyatnya kalaupun nanti diberikan apa orang indonesia sudah dapat menerima kebijakan yang diberikan dengan benar??? artinya selama ini setiap ada bantuan yang sifatnya atau bentuknya gratisan apa yang terjadi??? pasti rusuh dan merasa dizhalimi karena ada yang merasa harusnya dapat tetapi tidak diberikan. karena moral orang indonesia sendiri yang masih perlu dibentuk dengan baik bila ada bantuan untuk golongan tertentu maka mereka semua merasa menjadi gol tertentu tersebut. apalagi kalau sayuran dan makanan gratisan bisa-bisa tiap pagi yang dilihat bukan antrian orang mo berangkat kerja malah antrian orang yang akan mengambil jatah makanan gratisan lagi. n pembelajaran akan kesadaran akan hak dan yang tidak berhak masih perlu ditingkatkan baru pemerintah bisa memberikan bantuan2 yang di perlukan. itu semua mungkin...........ya mang ucup
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Great things are happening at Yahoo! Groups. See the new email design. http://us.click.yahoo.com/TISQkA/hOaOAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

