Persoalannya bukan heboh atau demosntrasi. Tetapi sangat tidak masuk 
akal ada pengerahan 11 ribu tentara bersenjata di satu lokasi di 
satu Kodam. Apakah Kodam memilikii cukup tentara (11 ribu) untuk di 
satu temnpat? Perlu dicatat bahwa sebagian dari tentara (infantri, 
raiders, kavaleri, lintas udara, dsb) ada di bawah Kostrad yang tdk 
bisa digerakkan oleh Panglima Kodam tanpa persetujuan Pang Kostrad. 
Kalau memang diperlukan, Kostrad tentu akan membentuk gugus tugas 
khusus dg komandan seorang jenderal karena jumlahnyah, atau  sampai 
11 ribu.
Kalau ada pembentukan gugus seperti itu pasti ada pelantikan, lalu 
pasti diberitakan oleh media massa. Lha wong mengirim satu batalyon 
ke Aceh atau daerah lain saja sudah diberitakan di koran.
Yang kedua, 11 ribu tentara di lokasi lumpur akan ditempatkan di 
mana supaya tidak ketahuan media massa?
Ketiga, dalam hal huru-hara atau demonstrasi, sekarang ini yang 
bertanggung jawab adalah Polisi. Kalau polisi tidak cukup baru 
Kapolri akan minta bantuan ke TNI.
Itu lho masalahnya, mas, mengapa berita itu saya ragukan 
kebenarannya.
KM
KM
--- In ppiindia@yahoogroups.com, "Ambon" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Ada telepon pengirim berita bisa dikontrol dengan yang 
bersangkutan.  Kalau 
> publik heboh pasti sudah demo besar-besaran  seperti demo anti 
karikatur 
> Nabi,  karena masalah lumpur menyangkut kehidupan rakyat banyak di 
Jawa 
> Timur. Mungkin dianggap oleh media sebagi berita tidak menarik 
atau bukan 
> sensasi yang membuat orang tertarik pada masalahnya. Atau karena 
modal media 
> adalah sama dengan modal pengebor, maka oleh karena itu mereka 
tidak mau 
> menghebohkan publik dengan berita yang menghantam diri sendiri.
> 
> ----- Original Message ----- 
> From: "Al-Badruuni Enterprise" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <ppiindia@yahoogroups.com>
> Sent: Sunday, September 03, 2006 10:57 AM
> Subject: Re: [ppiindia] Re: Fwd: [cumakita] 11 RIBU TENTARA DENGAN 
M16 DI 
> LOKASI LUMPUR PANAS
> 
> 
> > Apakah kebenaran berita tersebut sudah dicek?Maksudnya apakah 
benar-benar 
> > ada 11 ribu tentara di sekitar lokasi lumpur panas Lapindo? 
Karena jika 
> > benar,pasti sudah menjadi berita publik yang menghebohkan.
> >
> >  Ahmad
> >
> > Ambon <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >          Tentara bersenjata lengkap, tentu maksudnya memberi 
peringatan 
> > dengan
> > menunjukkan kekuatan kepada rakyat yang berani memprotes terhadap
> > perusahaan yang membuat mereka ditimpa kemalangan banjir lumpur, 
jadi
> > bukan untuk menolong rakyat keluar dari kesusahan.
> >
> > ----- Original Message ----- 
> > From: "Kartono Mohamad" <[EMAIL PROTECTED]>
> > To: <ppiindia@yahoogroups.com>
> > Sent: Saturday, September 02, 2006 9:29 AM
> > Subject: [ppiindia] Re: Fwd: [cumakita] 11 RIBU TENTARA DENGAN 
M16 DI 
> > LOKASI
> > LUMPUR PANAS
> >
> >> Sebelas ribu tentara di lokasi lumpur panas kok rasanya tidak 
masuk
> >> akal. Bisa kosong Jawa Timur kalau sampai mengerahkan 11 ribu
> >> tentara di satu tempat. Atau perlu bantuan dari Kodam lain atau
> >> bahkan Kostrad.
> >> KM
> >>
> >>
> >> --- In ppiindia@yahoogroups.com, andre andreas <mataharikusatu@>
> >> wrote:
> >>>
> >>> --- arek jawatimur <edjatim@> wrote:
> >>>
> >>> Press Release, 1 September 2006
> >>> WALHI JATIM PERTANYAKAN 11 RIBU TENTARA DI LOKASI
> >>> BANJIR LUMPUR PANAS
> >>>
> >>> 11 ribu personel TNI-AD dengan persenjataan lengkap
> >>> (M16) di lokasi semburan lumpur panas Porong Sidoarjo
> >>> serta desa-desa di sekitarnya yang juga tergenang
> >>> lumpur panas. Kehadiran tentara ini dikomando oleh
> >>> Kodam V Brawijaya yang hari ini, Jumat 1 September
> >>> 2006, melakukan upacara pembukaan di Desa Ketapang
> >>> (sebelah Barat Desa Kedungbendo) .
> >>>
> >>> Penerjunan 11 ribu tentara ini dilakukan secara
> >>> bertahap. Kehadiran tentara ini terhitung sejak 21
> >>> Agustus 2006. Bahkan kemarin (31/8) didatangkan 900
> >>> personel. Tentara-tentara ini akan mendirikan
> >>> barak-barak militer di tiap-tiap desa.
> >>>
> >>> Sebenarnya apa misi dan tugas para tentara ini ? Atas
> >>> permintaan siapa mereka bertugas ? Dan mengapa harus
> >>> diturunkan tentara sebanyak itu apalagi dengan
> >>> persenjataan lengkap ? Banyak warga yang mulai
> >>> meresahkan kehadiran tentara-tentara ini. Warga merasa
> >>> seolah-olah wilayah tempat tinggal mereka layaknya
> >>> wilayah perang yang tiap hari berlalu lalang truk-truk
> >>> yang dipenuhi tentara. Warga juga mengeluh karena
> >>> beberapa rumah mereka yang tergenang lumpur memang
> >>> dibersihkan oleh tentara-tentara ini, namun digunakan
> >>> untuk tidur dan lahan parkir bagi tentara.
> >>>
> >>> Katakanlah para tentara ini bertugas membuat tanggul,
> >>> apakah perlu pasukan sebanyak itu ? Dan apakah membuat
> >>> tanggul membutuhkan senjata laras panjang ? Lepas dari
> >>> itu semua apakah dibenarkan pengerahan tentara di
> >>> lokasi banjir lumpur panas, yang catatannya karena
> >>> kelalaian perusahaan.
> >>>
> >>> Jika menilik beberapa industri pertambangan besar di
> >>> wilayah-wilayah lain di Indonesia, industri
> >>> pertambangan memang cenderung melakukan pengerahan
> >>> tentara. Hal ini disebabkan karena (1) usaha
> >>> pertambangan selalu berhubungan dengan pengerukan
> >>> kekayaan alam yang sangat besar dan cenderung
> >>> bergesekan dengan hak-hak rakyat atas sumber kekayaan
> >>> di wilayah yang dikeruk, sehingga dibutuhkan (2)
> >>> pengamanan modal yang telah diinvestasikan. Pengerahan
> >>> tentara ini tentunya membutuhkan dana yang tidak
> >>> sedikit. Sebagai contoh, berdasarkan laporannya kepada
> >>> US Securities and Exchange Commission (SEC), selama
> >>> tahun 2002 perusahaan pertamabangan Freeport di Papua
> >>> telah mengucurkan dana sebesar US $ 5,6 juta dollar
> >>> (sekitar Rp 50 milyar).
> >>>
> >>> Dibalik pengerahan 11 ribu tentara ini, bisa
> >>> diindikasikan Lapindo juga melakukan hal yang sama
> >>> seperti Freeport. Faktanya, selama ini militer banyak
> >>> dicurigai ikut bermain dalam bisnis/ industri
> >>> pertambangan, paling tidak militer memegang fungsi
> >>> pengamanan di lokasi pertambangan. Terkait dengan
> >>> diterjunkannya 11 ribu personel tentara ini, Pangdam V
> >>> Brawijaya harus menjelaskan kepada rakyat, untuk apa
> >>> tentara ini diterjunkan.
> >>>
> >>>
> >>> Contact Person :
> >>> Ridho Saiful Ashadi, Direktur Eksekutif Daerah Walhi
> >>> Jatim (08155093589/ 03171116367)
> >>> Yuliani, Kadiv. Informasi, Kampanye dan Database
> >>> Eksekutif Daerah Walhi Jatim (085648027407)
> >>>
> >>> http://walhijatim. blogspot. com
> >>>
> >>>
> >>>
> >>> __________________________________________________
> >>> Do You Yahoo!?
> >>> Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
> >>> http://mail.yahoo.com
> >>>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >> 
*********************************************************************
******
> >> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju 
Indonesia
> >> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
> >> http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
> >> 
*********************************************************************
******
> >> __________________________________________________________
> >> Mohon Perhatian:
> >>
> >> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg 
> >> otokritik)
> >> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan 
dikomentari.
> >> 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> >> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> >> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> >> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> >>
> >> Yahoo! Groups Links
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >> -- 
> >> No virus found in this incoming message.
> >> Checked by AVG Free Edition.
> >> Version: 7.1.405 / Virus Database: 268.11.7/436 - Release Date: 
9/1/2006
> >>
> >>
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > ---------------------------------
> > Do you Yahoo!?
> > Everyone is raving about the  all-new Yahoo! Mail.
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
> >
> > 
*********************************************************************
******
> > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju 
Indonesia 
> > yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
> > http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
> > 
*********************************************************************
******
> > 
_____________________________________________________________________
_____
> > Mohon Perhatian:
> >
> > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg 
otokritik)
> > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan 
dikomentari.
> > 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> >
> > Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > -- 
> > No virus found in this incoming message.
> > Checked by AVG Free Edition.
> > Version: 7.1.405 / Virus Database: 268.11.7/436 - Release Date: 
9/1/2006
> >
> >
>






***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke