*
http://www.antara.co.id/arc/2007/5/9/belanja-it-perbankan-triwulan-i-2007-100-120-juta-dolar-as/
*<http://www.antara.co.id/arc/2007/5/9/belanja-it-perbankan-triwulan-i-2007-100-120-juta-dolar-as/>
**
**
*Belanja IT Perbankan Triwulan I/2007 100-120 Juta Dolar AS*
**
*Jakarta (ANTARA News) *- Ketua Asosiasi Piranti Lunak Telematika Indonesia
(Aspiluki), Jarot Subiantoro mengatakan belanja IT sektor perbankan pada
triwulan I/2007 mencapai lebih dari 30 persen total belanja IT seluruh
industri di Indonesia, atau sekitar 100-120 juta dolar AS.

"Diperkirakan belanja IT seluruh industri pada triwulan ini adalah sekitar
300-400 juta dolar AS dengan 30 persennya adalah untuk perbankan karena
banyak bank-bank besar yang melakukan peremajaan sistem IT mereka," kata
Jarot di sela-sela Asia Pasific Conference and Exhibition (Apconex) 2007 di
Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan, pihaknya memperkirakan pada triwulan II akan terjadi
kenaikan belanja IT mengingat pada triwulan I ini masih jauh di bawah target
sekitar 600 juta dolar AS.

"Belanja konsumen pada triwulan I belum setinggi perkiraan karena biasanya
triwulan I itu baru perencanaan, dan baru investasi pada triwulan-triwulan
selanjutnya," katanya.

Dia sendiri memperkirakan pada triwulan II/2007 belanja IT akan mencapai
kisaran 500-600 juta dolar AS.

Ditanya tentang Arsitektur Teknologi Perbankan Indonesia (ATPI), Jarot
menjelaskan, ATPI lebih memberikan bobot pada model bisnis, dan tidak pada
teknologi.

"Intinya adalah *shared services*. Jadi daripada masing-masing investasi
sendiri, lebih baik investasi satu, kemudian dipakai bersama. Bobotnya lebih
pada model bisnis, tapi tentu juga akan berdampak pada teknologi karena
teknologi yang mana yang bisa mendukung itu," katanya.

Tapi, katanya, model bisnis ini masih berada dalam tahap pengembangan,
apalagi dikaitkan dengan pelayanan-pelayanan yang diupayakan akan dapat
diberikan.(*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke