Semoga dalam waktu yangdekat, Indonesia dapat meluncurkan satelitnya
sendiri, demi efisiensi biaya, dlsb.
Terlebih Indonesia berada di khatulistiwa yang gaya gravitasinya
paling kecil dibandingkan daerah lain di muka bumi,.
yang menyebabkan biaya peluncuran satelit menjadi jauh lebih murah
dibandingkan jika
diluncurkan di tempat lain.


-----------------------------------------------------------------------------------------
*http://www.kompas.com/ver1/Iptek/0707/01/095313.htm



**Telkom Cari Slot Satelit Negara Lain*

JAKARTA, KCM- Untuk mempersiapkan peluncuran satelit Telkom-3, PT
Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Telkom) akan menyewa satu slot baru dari
negara lain. Telkom tengah menjajaki slot orbit yang tidak digunakan di
empat negara.

Langkah tersebut dilakukan agar proses pengadaan satelit Telkom-3 tidak
tertunda karena kapasitas satelit Telkom-1 dan Telkom-2 saat ini sudah habis
digunakan. Telkom tidak akan menunggu slot 150,5 Bujur Timur yang sedang
diusahakan kembali oleh pemerintah untuk memperoleh notifikasi dari
International Telecommunication Union (ITU).

"Telkom membutuhkan satu slot lagi walaupun sudah punya slot 118 derajat
(Bujur Timur) untuk Telkom-3," ujar Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah
usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom di Gedung Grha Cipta
Caraka, Jakarta, Jumat (29/6). Slot yang baru nantinya akan dipakai untuk
merelokasi orbit satelit Telkom-1 yang telah menggunakan slot 118 BT sejak
tahun 1999.

Sementara itu, di sela-sela pertemuan para anggota Asosiasi Kliring
Interkoneksi Telekomunikasi (Askitel) di Kafe Tenda Semanggi pada hari yang
sama, Kepala Divisi Infrastruktur Telkom Sarwoto Atmosutarno menyatakan
Telkom sudah mengajukan RFI (request for information) atau permintaan
informasi sewa kepada 4 negara yang memiliki slot kosong untuk disewa. Ia
tidak bersedia mengatakan ke negara mana RFI dimintakan dan saja slot mana
yang diinginkan. namun akhir tahun ini ditargetkan sudah bisa diperoleh.

"Untuk membangun satelit dibutuhkan antara 2 hingga 3 tahun jadi peluncuran
satelit paling cepat dapat dilakukan antara tahun 2009 hingga 2010," ujar
Sarwoto. Ia menambahkan, peluncuran satelit Telkom-3 sangat mendesak karena
60 transponder yang dipakai saat ini, 36 pada Telkom-1 dan 24 pada Telkom-2,
sudah habis terpakai.

Satelit Telkom-3 nantinya akan membawa 42 hingga 48 transponder, 12 di
antaranya bekerja di frekuensi Ku band dan sisanya C band. Ku band akan
digunakan untuk melayani TV digital dan layanan berbasis internet.

Untuk membuat dan meluncurkan satelit Telkom-3, Telkom telah menganggarkan
biaya investasi lebih dari 200 juta dollar AS. Namun, pengadaannya belum
akan dimasukkan dalam belanja modal tahun 2007 ini.

Penulis: Wah


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke