http://www.tniad.mil.id/news.php?id=1339


*KASAD: PENCAK SILAT BAGIAN DARI KULTUR BANGSA INDONESIA*

*Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Djoko
Santoso*menegaskan, Pencak Silat merupakan bagian dari kultur atau
kebudayaan bangsa
Indonesia yang menjadi salah satu media untuk menangani dan menjawab
tantangan bangsa. Penegasan ini disampaikan Kasad ketika memberi ceramah
pada hari ketiga Musyawarah Nasional ke-12 Pengurus Besar Pencak Silat
Indonesia Tahun 2007 di Pondok Serbaguna Pencak Silat Indonesia, Jakarta
Timur,(23/08).

Menurut Kasad, Pencak Silat sebagai organisasi yang berazaskan Pancasila dan
UUD 1945 dan bersifat persaudaraan, kebersamaan serta kesetiakawanan sosial
diharapkan ikut meneladani dan mempelopori tumbuhnya kembali semangat
nasionalisme yang belakangan ini mulai menyurut. Kasad mengatakan, Pencak
Silat merupakan pusaka budaya leluhur bangsa Indonesia dan bagian dari
kebudayaan nasional yang berfalsafahkan budi pekerti luhur dan memiliki
aspek mental, beladiri, seni dan olahraga.

Sebagaimana digambarkan pada lambang Pencak Silat, yang disebutkan
sifat-sifat cinta kasih, berani, pantang menyerah, berkepribadian luhur,
persaudaraan, dan tidak membeda-bedakan latar belakang. Ini merupakan
sebagai modal dasar bagi komunitas pencak silat untuk ikut menjauhkan bangsa
ini dari mental yang korup dan ikut mewujudkan militansi dan jati diri
bangsa yang sangat diperlukan untuk bisa eksis sebagai bangsa yang besar dan
maju, ungkap Jenderal TNI Djoko santoso.

Dalam kesempatan ini Kasad mengajak kepada para peserta Munas dan secara
proporsional namun tetap profesional sesuai dengan bidang yang digeluti agar
bangkit bersatu bersama dengan komponen yang lain untuk bekerja keras dalam
membangun demi kejayaan bangsa dan negara, tambah Kasad. Ceramah Kasad Munas
ke-12 ini dihadiri oleh Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia yang lama
Letjen TNI Purnawirawan Prabowo Subianto dan calon Ketua Umum lain Ahmad
Gobel, Munas ke-12 berlangsung dari tanggal 21 hingga 24 Agustus 2007.
(Dispenad)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke