http://www.kompas.com/ver1/Iptek/0708/25/134649.htm
*Indonesia Harus Kuasai Teknologi Nano* Laporan Wartawan Kompas Kris R Mada SURABAYA, KOMPAS--*Indonesia* bisa tertinggal dalam kancah teknologi dunia dalam 15 tahun mendatang. Untuk mencegah itu, anak-anak Indonesia harus didorong untuk menyukai dan menguasai Fisika. Fisikawan Yohanes Surya menuturkan, dalam 15 tahun mendatang seluruh teknologi akan berbasis teknologi nano. Untuk bisa menguasai teknologi itu, jalan terbaiknya lewat Fisika. "Bayangkan apa yang terjadi jika anak-anak kita tidak menguasai Fisika," ujarnya di Surabaya, Sabtu (25/8). Indonesia akan mengalami kerugian besar jika itu sampai terjadi. Dari segi finansial, Indonesia harus mengeluarkan devisa miliaran dolar untuk mengimpor segala macam bentuk hasil teknologi nano. Indonesia tidak bisa membuat sendiri karena tidak punya sumber daya manusia. Padahal, sumber daya alam untuk diolah amat banyak. Karena itu penting mendorong anak-anak Indonesia untuk menyukai dan menguasai Fisika. Dengan menguasai Fisika, mereka akan siap masuk ke ranah teknologi nano yang menjadi keniscayaan dalam 15 tahun mendatang. Untuk mendorong anak Indonesia menguasai Fisika, antara lain harus dilakukan revolusi pengajaran. Guru jangan lagi mengajarkan Fisika berbasis hapalan rumus. "itu membuat siswa menjauhi Fisika," tuturnya. Guru selayaknya mengajarkan Fisika dengan tumpuan utama pada eksperimen. Dengan eksperimen, pelajar tertarik karena menemukan sendiri kegunaan rumus. "Kalau hanya dihapal, rumus akan cepat hilang," unkapnya. (RAZ) [Non-text portions of this message have been removed]

