http://www.antara.co.id/arc/2007/12/30/presiden-prioritaskan-ngawi-80-persen-tergenang/

Presiden: Prioritaskan Ngawi 80 Persen Tergenang

Pacitan (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memerintahkan 
Gubernur Jawa Timur Imam Utomo untuk memprioritaskan penanganan banjir di 
Ngawi, Jatim, karena 80 persen wilayah kabupaten ini hingga Minggu siang masih 
tergenang banjir.

"Pastikan penanganan banjir di Ngawi," kata Presiden di Pacitan, Jawa Timur, 
Minggu siang usai mendengar pemaparan penanganan banjir oleh Gubernur Imam 
Utomo.

Presiden dalam pertemuan terbatas juga mengatakan, pemerintah provinsi serta 
pemerintah kabupaten dan kota yang daerahnya mengalami banjir untuk melanjutkan 
proses tanggap darurat. 
Pemaparan penanganan banjir hanya dihadiri Ibu Ani Yudhoyono serta sejumlah 
menteri, seperti Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menkoinfo Muhammad Nuh, Mensesneg 
Hatta Rajasa, Menhub Jusman Jamal serta Mensos Bachtiar Chamsah.

Presiden mengatakan, penanganan banjir yang merupakan bencana alam selama 
beberapa hari terakhir harus dilakukan secara tekun dan sabar. Sebelumnya, Imam 
Utomo melaporkan 16 kabupaten dan kota di Jawa Timur mengalami banjir sejak 
akhir Desember 2007.
Daerah tingkat dua tersebut antara lain, Kabupaten Malang, Kota Malang, 
Pacitan, yang merupakan daerah kelahiran Presiden Yudhoyono, Madiun, Tulung 
Agung, Lamongan serta Ngawi.
Imam Utomo melaporkan pula bahwa upaya yang telah dilakukan dan akan dilakukan 
antara lain melakukan evakuasi, membuka dapur umum, menyediakan pangan (makanan 
dan mimuman) serta obatan-obatan.

Sampai saat ini sedikitnya 10 orang tewas akibat musibah tersebut. Salah satu 
penyebab banjir di sebagian daerah tingkat dua di Jawa Timur antara lain 
terbatasnya kemampuan bendungan Gajah Mungkur.

Imam Utomo mengungkapkan, pada saat BJ Habibie menjabat Presiden pada 
1998-1999, Habibie pernah melontarkan ide agar dibangun bendungan lain. Namun 
sampai saat ini ide tersebut belum ada tindak lanjutnya.

Menko Kesra Aburizal Bakrie yang diminta Presiden untuk menjelaskan 
mengemukakan, pemerintah pusat telah menyiapkan dana bagi pembangunan kembali 
yang hancur total akibat banjir tersebut.

Usai mendengar pemaparan oleh Gubernur Imam Utomo, Presiden mengadakan 
pertemuan dengan para camat, lurah serta kepala desa se-kabupaten di Pendopo 
Kabupaten Pacitan. 

Yudhoyono meminta para camat, kepala desa serta lurah untuk meningkatkan 
pembangunan di Pacitan karena Pacitan termasuk daerah tertinggal. "Pacitan 
termasuk daerah tertinggal," kata Presiden pada acara yang juga dihadiri Bupati 
Pacitan Suyono.

Presiden meninggalkan Pacitan Minggu siang menuju Solo (Jawa Tengah) namun akan 
singgah dulu di Kabupaten Sukoharjo untuk melihat dampak banjir dan 
penanganannya oleh jajaran pemerintahan di sana.(*)


      
____________________________________________________________________________________
Never miss a thing.  Make Yahoo your home page. 
http://www.yahoo.com/r/hs

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke