http://www.antara.co.id/arc/2007/12/29/presiden-berikan-dana-tanggap-darurat-rp10-miliar/

Presiden Berikan Dana Tanggap Darurat Rp10 Miliar

Pacitan (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari Sabtu 
menyerahkan dana program tanggap darurat Rp10 miliar untuk provinsi Jawa Tengah 
dan Jawa Timur, karena di dua propinsi tersebut akhir-akhir terjadi bencana 
banjir dan tanah longsor.

"Saya tadi siang telah menyerahkan dana Rp5 milyar kepada Gubernur Jawa Tengah 
Ali Mufiz dan sekarang saya menyerahkan Rp5 milyar kepada Gubernur Jawa Timur 
Imam Oetomo," kata Presiden di Pacitan, Jawa Timur, Sabtu, pada acara peresmian 
Pelabuhan Perikanan Pantai yang dibangun Departemen Kelautan dan Perikanan 
serta Kabupaten Pacitan.

Presiden, yang didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono, Menko Kesra Aburizal 
Bakrie, serta Menkes Siti Fadilah Supari, mengharapkan dana Rp5 miliar 
masing-masing bagi kedua provinsi itu bisa dimanfaatkan secara maksimal.

"Dana ini khusus untuk program tanggap darurat dan bukannya biaya kegiatan 
rehabilitasi dan rekonstruksi," kata Presiden, yang juga didampingi Menteri 
Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi.
Dana tanggap darurat itu harus dipakai untuk membantu para pengungsi korban 
bencana alam, misalnya, bagi penyediaan makanan, minuman serta air bersih.

Dalam kesempatan itu, Kepala Negara mengatakan, jika pada satu daerah terjadi 
bencana alam yang menimbulkan kerusakan ringan dan sedang, maka pemda kabupaten 
atau kota setempatlah yang harus mengatasinya.

Kalau kerusakan itu berskala sedang, sehingga tidak bisa diatasi pemda tingkat 
dua, maka penanganannya akan dilakukan oleh pemda provinsi.

"Kalau kerusakan itu berskala besar, sehingga tidak mungkin ditangani pemda 
tingkat II dan provinsi, maka pemerintah pusat tentu akan memberikan 
bantuannya," kata Presiden.(*)


      
____________________________________________________________________________________
Never miss a thing.  Make Yahoo your home page. 
http://www.yahoo.com/r/hs

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke