http://www.antara.co.id/arc/2008/2/15/presiden-minta-gubernur-hemat-apbd/

Presiden Minta Gubernur Hemat APBD

Jakarta (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta para gubernur 
mengambil langkah sejalan dengan pemerintah pusat yang melakukan efisiensi 
serta optimalisasi pemanfaatan APBN dalam menghadapi gejolak ekonomi dunia.

Di hadapan para gubernur seluruh Indonesia dalam pembukaan rapat kerja nasional 
Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Istana Negara, 
Jakarta, Jumat, Presiden meminta agar para kepala daerah itu melakukan 
optimalisasi dan efisiensi APBD di daerah masing-masing.

Presiden meminta para kepala daerah untuk menunda program yang dinilai tidak 
penting demi menyelamatkan perekonomian masyarakat miskin yang semakin tertekan 
oleh tingginya harga pangan.
"Ini bukan semata mengurangi APBN dan menunda-nunda pembangunan. Tapi yang 
masih bisa ditunda, tunda dulu, untuk membantu rakyat kita untuk kepentingan 
lain," tuturnya.

Presiden meminta agar kebijakan yang diambil oleh kepala daerah dalam efisiensi 
APBD selalu mengutamakan kepentingan rakyat miskin.

Untuk itu, Presiden juga mengajak para kepala daerah untuk turut mensukseskan 
program stabilisasi harga pangan.

Dalam pidato pembukaan, Presiden menjelaskan situasi ekonomi internasional 
seperti naiknya harga minyak dunia dan resesi di Amerika Serikat yang juga 
menekan ekonomi Indonesia.

Untuk menghadapi gejolak ekonomi dunia itu, Presiden mengatakan, pemerintah 
telah berupaya untuk menyelamatkan dan merevisi APBN 2008.

Presiden ingin agar para kepala daerah mengerti situasi perekonomian dunia yang 
turut menekan situasi ekonomi Indonesia sehingga setiap daerah dapat mengambil 
kebijakannya masing-masing untuk menghadapi hal tersebut.

Presiden berharap agar para kepala daerah yang tergabung dalam APPSI itu bisa 
menyadari dinamika dan perkembangan global serta proaktif mengambil langkah 
untuk pertumbuhan daerah yang lebih baik.
Dalam pidatonya, Presiden juga mengatakan, ia tidak bosan mengingatkan para 
kepala daerah untuk memperbaiki pelayanan publik agar masyarakat yang tidak 
memiliki penghasilan cukup tidak semakin tertekan hidupnya oleh pelayanan 
publik berbiaya tinggi.

Rakernas APPSI digelar selama tiga hari di Jakarta, mulai 14 Februari 2008 
hingga 16 Februari 2008.
Agenda yang diusung oleh APPSI adalah revisi UU Pemda, penguatan gubernur 
selaku wakil pemerintah pusat, dan peranan Pemda untuk menindaklanjuti hasil 
Konferensi PBB tentang perubahan iklim di Bali pada Desember 2007.(*)


      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ 


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke