http://www.antara.co.id/arc/2008/3/31/presiden-rekomendasi-kadin-menyeramkan/
Presiden: Rekomendasi Kadin "Menyeramkan"
Jakarta (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menilai rekomendasi
yang disampaikan oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) kepada pemerintah
"menyeramkan" karena menganggap pemerintah seolah-olah salah semua.
"Meski terdengarnya seperti jaman kegelapan karena pemerintah seperti salah
semua, tetapi saya dengarkan karena rekomendasi ini bagus. Saya akan memikirkan
sisi positifnya," tuturnya menanggapi pidato Ketua Kadin MS Hidayat pada
pembukaan rapat pimpinan nasional 2008 Kadin di Jakarta, Senin.
Menurut presiden, rekomendasi yang disampaikan oleh Kadin itu seolah menilai
bahwa pemerintah telah bersalah.
"Analisa Kadin memang agak seram, sepertinya pemerintah salah semua, dari A
sampai Z," ujar Presiden.
MS Hidayat dalam pidatonya menyatakan sampai saat ini pengusaha masih dibebani
oleh ekonomi berbiaya tinggi yang muncul akibat birokrasi berbelit, korupsi,
dan tidak transparannya pola pelayanan publik.
Keadaan seperti itu, menurut Kadin, telah menyebabkan beban yang signifikan
serta memperlambat pertumbuhan ekonomi.
Dalam rekomendasinya Kadin meminta agar pemerintah membangun kelembagaan negara
yang efektif serta transparan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.
Kadin mencatat beberapa permasalahan yang ditemui pengusaha di bidang
infrastruktur dan industri pangan, yang semuanya terpusat pada masalah
berbelitnya birokrasi serta buruknya pelayanan publik.
Dalam pidatonya, Hidayat juga mengingatkan pemerintah agar tetap menjaga
kondisi makro ekonomi untuk menghindari keterlambatan respon dari pemerintah
seperti pada 2005.
Presiden menyatakan, meski rekomendasi Kadin itu terdengar seram, ia akan
mengambil sisi positifnya guna memperbaiki keadaan.
Presiden Yudhoyono meminta agar jajaran menteri terkait merespon rekomendasi
Kadin dan mempersilakan Kadin untuk berkonsultasi langsung dengan
menteri-menterinya.
Dalam pembukaan Rapimnas Kadin 2008 itu hadir sejumlah menteri Kabinet
Indonesia Bersatu, yaitu Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Menteri
Keuangan Sri Mulyani, Menteri Kehutanan MS Kaban, Menteri Perindustrian Fahmi
Idris, Menko Perekonomian Boediono, Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah, Menko
Kesra Aburizal Bakrie, Menkominfo M Nuh, Menbudpar Jero Wacik, Menteri Agama
Maftuh Basyuni, Menteri Perhubungan M Jusman, Menteri Pekerjaan Umum Djoko
Kirmanto, Menteri Pertanian Anton Apriantono, Menteri Sekretaris Negara Hatta
Radjasa, dan Menteri Dalam Negeri Mardiyanto.(*)
____________________________________________________________________________________
You rock. That's why Blockbuster's offering you one month of Blockbuster Total
Access, No Cost.
http://tc.deals.yahoo.com/tc/blockbuster/text5.com
[Non-text portions of this message have been removed]