Tulisan ini tidak bertujuan untuk menafsirkan Alkitab melainkan 
hanya sekedar memberikan penjelasan mengenai Fenomena Angka 666.

Entah kenapa, apabila judulnya berkaitan dengan setan, maka banyak 
yang senang membacanya. Hal inilah yang menyebabkan Mang Ucup ingin 
melanjutkan dongeng setan ini, siapa tahu mang Ucup bisa menjadi 
beken seperti Salman Rush-die sang penulis setan.

Hebohnya kenaikan BBM belum juga selesai sudah ditambah dengan heboh 
baru mengenai adanya operator telpon baru Axis yang konon disponsori 
oleh Gereja Setan. Masalahnya banyak orang yang menginterpretasikan, 
bahwa Nama AXIS = Anti Krist, dan kalau kata tsb dibalikan; menjadi 
SIXA = Siksa (Six = 6, A = Anti) mungkin berdasarkan hal ini juga 
mereka mempromosikan Tarif 60/sms 60/menit 600/mms yang bisa 
diartikan sebagai Angka 666 atau lambangnya si setan.

Tidak bisa dipungkiri, bahwa banyak umat Kristiani yang memiliki 
phobie (rasa takut) akan angka 666 seperti juga Koruptor melihat 
abjad KPK. Apakah umat Nasrani itu tidak memiliki Pe-De, bahwa Allah 
yang mereka sembah itu jauh lebih berkuasa daripada sekedar angka 
666 ? Hal inilah yang mendorong Mang Ucup untuk menulis mengenai 
angka 666 atau Angka setan ini.

Angka 666 ini mulai dinilai sebagai angka setan dalam Kitab Wahyu 
karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya 
ialah enam ratus enam puluh enam.

Pada saat kitab Wahyu itu ditulis Kaiser Nero sedang berkuasa; ia 
membunuh banyak sekali umat Kristen oleh sebab itu tidaklah heran 
apabila ia disebut sebagai Anti Krist atau anteknya si setan. 
Mungkin Nero itulah yang dimaksud dengan angka 666 sebab dalam 
bahasa Ibrani maupun Yunani; bisa diartikan juga sebagai nama dari 
Nero (Neron Kesar), sebab dalam bahasa Ibrani Abjad = Angka. 
Sedangkan berjinah itu adalah dosa berat maka dari itu angka 666 
dalam bahasa Yunani mempresentasikan XES (sex terbalik) atau × Î Ó 
(Chi Xi Sigma), sebab dalam bahasa Yunani abjad mereka itu identis 
dengan angka.

Perlu diketahui juga bahwa Huruf WWW dari internet dalam bahasa 
Ibrani vav-vav-vav = 666, maka dari itu; banyak pula orang yang 
menafsirkan, bahwa www itu juga adalah instrument yang diberikan 
oleh setan kepada manusia, agar antara lain bisa melihat hal-hal 
yang haram misalnya situs porno.

Angka 666 ini ditafsirkan sebagai angka setan, sebab  angka 666 itu 
adalah kebalikannya dari angka 999 atau angka Trinitas angka 
tertinggi (Allah Bapa - Putera - Roh Kudus) sedangkan 666 adalah 
(Setan - Nabi Palsu - Antikrist). Maka tidaklah heran kalau 
Kishimoto Seishi mengarang komik (mangga) dengan judul 666-Satan. 
Racun yang mematikan adalah racun 666 = racun Hexachloride yg 
diambil dari formula kimia C6H6Cl6.

Para penganut kultur Metal, Black Metal maupun Death Metal mereka 
mendewakan angka 666. Band Danzig mengeluarkan albumnya yang 
berjudul "6:66 Satan's Child".Dan kenapa pula banyak angka-angka 
untuk permainan judi menggunakan angka 6 misalnya Domino 6-6, Buah 
Dadu 6, bahkan roda di meja roulet pun terdiri dari 3 6 angka. 

Mereka yang takut akan angka 666 adalah orang yang mengalami 
gangguan jiwa dengan sebutan "hexakosioihexekontahexa-phobia". 
Cobalah renungkan oleh Anda; adakah sesuatu yang aneh terjadi pada 
tanggal 06-06-06 ? Tidak ada ! Apakah semua bayi yang dilahirkan 
pada tanggal tersebut bisa dibilang sebagai anak setan ???

Bagi raja Sulaiman (Salomo) angka 666 itu adalah angka hoki, sebab 
itulah berat penghasilan emas yang diterima olehnya dalam setahun =  
666 talenta. Dan apakah Anda tahu, bahwa jumlah kitab (Perjanjian 
Lama + Baru) = 60 Kitab. Bahkan ada Paus dari umat Katolik yang 
dengan sengaja telah memilih angka 6 sebagai gelar misalnya Paus 
Sixtus (yang ke enam dalam bahasa Latin) nama ini diteruskan sampai 
Sixtus yang kelima. 

Perlu diketahui juga bahwa manusia diciptakan oleh Tuhan Allah pada 
hari ke enam, apakah dengan demikian berarti manusia ini juga bisa 
dikategorikan sebagai anteknya setan.

Maka tidaklah heran; apabila ada aliran Kristen lainnya yang menilai 
bahwa Paus itulah sebenarnya Sang Antikrist ! Kenapa ?  Konon diatas 
Tiara (Mahkota) Paus tercantum dengan jelas nama "Vicarivs Filii 
Dei" (Wakil Anak Allah). Kalau dijumlahkan angka dalam huruf besar 
Rumawi yang tercantum disitu jumlahnya adalah 666, tetapi ini tidak 
benar. Gosip bohong ini disebar luaskan oleh aliran Kristen lainnya 
sekedar untuk menyudutkan pihak Katolik. Hampir semua Tiara Mahkota 
yang dipakai oleh Paus tidak pernah ada tulisan apapun juga; kalau 
ada sekalipun teks yang tercantum disitu adalah „Christi Vicario – 
In Terrra – Regum" = Yang mewakili Kristus di dunia.

Bahkan Paus Paulus VI telah menyumbangkan Tiara Mahkota Paus ini 
untuk dijual dan hasilnya dibagikan kepada para fakir miskin. Dari 
sejak saat itulah Paus sekarang ini sudah tidak memilki Tiara 
Mahkota lagi.

Mang Ucup
Email: [EMAIL PROTECTED]
Homepage: www.mangucup.net


Kirim email ke