http://www.tniad.mil.id/news.php?id=3470
*PANGDAM III/SILIWANGI : POMDAM III/SILIWANGI HARUS MAMPU MENJADI GARDA TERDEPAN* *Pangdam III/Siliwangi* mengatakan, bahwa prosesi Serah Terima Jabatan Danpomdam III/Siliwangi merupakan bagian dari sistem tour of area dan tour of duty bagi perwira yang bersangkutan untuk mengembangkan kemampuan manajerial dan kepemimpinan serta penyegaran di satuan, sehingga diharapkan kehadirannya mampu meningkatkan kinerja satuan guna mendukung kesuksesan tugas pokok Kodam III/Siliwangi. Demikian ditegaskan *Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Suroyo Gino* pada Acara Serah Terima Jabatan Danpomdam III/Siliwangi dari Kolonel Cpm. Harry Sukamto, S.Ip. kepada Kolonel Cpm. Mohamad Jayusman, S.H. yang dilaksanakan di Makopomdam III/Siliwangi Jl. Jawa Bandung, Selasa (29/7). Menurut Pangdam III/Siliwangi, Pomdam III/Siliwangi sebagai salah satu satuan badan pelaksana tingkat Kodam yang dibawah kendali langsung Pangdam III/Siliwangi, mengemban fungsi dan tugas yang penting khususnya dalam upaya mewujudkan sosok prajurit TNI AD yang berdisiplin tinggi, senantiasa mematuhi hukum dan aturan yang berlaku serta menegakkan tata tertib dalam kehidupan keprajuritan. Dalam hal ini, semua unsur pimpinan disemua tingkatan jajaran Pomdam III/Slw yang meliputi wilayah Provinsi Jawa Barat dan Banten, diperintahkan agar tidak henti-hentinya berupaya meningkatkan kualitas prajurit dan satuannya secara bersungguh-sungguh melalui pembinaan yang terencana, terarah dan terukur serta berlanjut, kata Pangdam III/Siliwangi. Kita menyadari bahwa sampai saat ini masih banyak berbagai pelanggaran yang dilakukan oleh prajurit TNI, baik organik Kodam III/Siliwangi maupun prajurit non organik antara lain, desersi, asusila, poligami, penipuan, penadahan, backing, perkelahian dan sebagainya, terutama yang menonjol adalah masalah kecelakaan lalu lintas. Berbagai permasalahan tersebut, secara fungsional adalah menjadi tanggung jawab Pomdam III/Siliwangi dan jajarannya selaku pembantu Pangdam III/Siliwangi dalam penegakkan hukum, disiplin dan tata tertib keprajuritan. Oleh sebab itu, Pomdam III/Siliwangi harus lebih tegas dan berani untuk mengambil langkah-langkah preventif guna mencegah, mengurangi dan menekan terjadinya berbagai pelanggaran serta harus dapat mencari dan menemukan akar permasalahan yang terjadi sehingga dapat dijadikan acuan para Komandan atau Kepala diseluruh satuan jajaran se-Wilayah Kodam III/Siliwangi, tegas Pangdam III/Siliwangi. Lebih lanjut Pangdam III/Siliwangi mengatakan, untuk dapat melakukan tugas dan tanggungjawab tersebut maka Pomdam III/Siliwangi harus mampu menjadi "Garda Terdepan" dalam penegakkan hukum disiplin dan tata tertib. Oleh sebab itu "Tampilan" prajurit Pomdam III/Siliwangi harus menjadi panutan bagi prajurit Kodam III/Siliwangi khususnya, dan prajurit TNI AD pada umumnya. Disamping itu prajurit Pomdam III/Siliwangi juga harus memiliki sikap mental dan perilaku yang mencerminkan moral sebagai aparat penegak hukum. Dengan demikian mereka dituntut untuk selalu menjadi prajurit yang bisa diteladani, prajurit yang paling disiplin, paling patuh terhadap aturan dan tata tertib baik di lingkungan militer maupun di lingkungan masyarakat, sehingga kehadirannya mendapat respon positif dan berwibawa, kata Pangdam III/Siliwangi. Penyelesaian perkara tentunya menuntut profesionalisme yang mantap dan didukung oleh kemampuan koordinasi yang baik antara Pomdam III/Siliwangi dengan aparat yang terkait. Tuntutan tersebut adalah sangat wajar sesuai dengan makna seloka Polisi Militer TNI AD yaitu "Satya Wira Wicaksana" artinya bahwa prajurit Pomdam harus berjiwa keperwiraan dan kepahlawanan yang dilandasi dengan kecerdasan dan kebijaksanaan dalam berfikir, berbuat dan bertindak. Prajurit Pomdam harus memiliki kewibawaan yang tinggi, keberanian moral, ketepatan dan kecepatan serta ketegasan dalam bertindak sehingga pelaksanaan tugas dan tanggungjawab yang diemban dapat mencapai hasil, harap Pangdam III/Siliwangi. (Pendam 3/Dispenad/Gh) [Non-text portions of this message have been removed]

