http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2008/08/17/3391.html

*Upacara Berlangsung Khidmat*


(Presiden SBY menjadi inspektur upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi
Kemerdekaan, di Istana Mereka, Minggu (17/8) pagi. (foto: anung/
presidensby.info))
Jakarta: Tepat pukul 10.00 WIB, sirine panjang dan dentuman meriam sebanyak
17 kali terdengar di lingkungan Istana Kepresidenan. Itulah tanda dimulainya
upacara *Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Ke-63 Republik
Indonesia* di halaman depan *Istana Merdeka*, Minggu (17/8). *Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono* bertindak sebagai Ispektur Upacara.

Komandan Upacara pagi ini adalah Kolonel Inf. Made Agra, yang saat ini
bertugas sebagai Asisten Operasi Kodam Jaya. Setelah tanda kebesaran dibuka,
Ketua MPR Hidayat Nurwahid membacakan Naskah Proklamasi. Untuk mengenang
jasa para pahlawan yang telah mendahului kita, Presiden SBY memimpin seluruh
peserta upacara untuk mengheningkan cipta. Kemudian Menteri Agama Maftuh
Basyuni membacakan doa.

Barisan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dengan baju putih
bersih tampak gagah berbaris bersama pasukan Paspampres. Pagi ini Paskibraka
yang bertugas menaikkan sang saka Merah Putih adalah kelompok Mutiara.
Dengan langkah pasti, Dewa Ayu Santi Wiranti Rendang, pelajar asal Bali yang
bertugas sebagai pembawa baki, menapakkan kakinya menaiki anak tangga Istana
Merdeka untuk menerima bendera Merah Putih langsung dari Presiden SBY.

Sang Saka Merah Putih kemudian dikibarkan oleh Ando Amandino, pelajar asal
Sumatera Barat, dan I Kadek Handy Hariadi, pelajar asal Bali sebagai
pembentang bendera. Mereka membawa bendera Merah Putih hingga ke ujung tiang
bendera diiringi lagu kebangsan Indonesia Raya. Upacara berlangsung sangat
khidmat.

Mengakhiri upacara, paduan suara mengumandangkan lagu-lagu nasional. Tampak
hadir para menteri Kabinet Indonesia Bersatu, mantan Presiden Abdurrahman
Wahid, putra-putri mantan proklamator seperti Guruh Soekarnoputra,
Rachmawati Soekranoputri, serta Sukmawati Soekarnoputri. (osa)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke