Saya setuju tuh Bang Erwin. Saya bingung postingan di milis ppindia isinya cuma 
pitung, nizamin, riricute, kartono, dimas dan lain-lain yang berantem soal 
agama. Satu pihak Kristen dan satu pihak Islam.
Sebagai orang Islam saya heran sama kelakuan riricute, nizamin sama pitung 
kerjaannya ngomentarin orang terus. Kalo ngak komentarin, mengirim 
postingan-postingan agama yang tidak sehat buat milis. Lama-lama saya pribadi 
yang ikut milis jadi MUAAKKK!! Memangnya Nizamin, Pitung sama Riricute belajar 
agama Islam di mana sih? Kalian tidak berpuasa ya? Jangan-jangan sambil ngetik 
postingan email minum es cendol sama ngerokok Marlboro produknya kapitalis 
wakakakakaka. 
Inget temen-temen Muslim sekalian, ini bulan Puasa bulan ramadhan. Mendingan 
kalian pada mudik deh. 
Jangan sampe gw postingan lagunya 'Jagalah Hati' dari AA Gym neh...

tabik,

Eka Zulkarnain

--- On Thu, 9/25/08, Erwin Arianto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Erwin Arianto <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [ppiindia] Puasa Kok Berantem
To: [EMAIL PROTECTED], "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>, "fabian" 
<[EMAIL PROTECTED]>, "fla cheya" <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], 
"Rofiko Rahayu Kabalmay" <[EMAIL PROTECTED]>, "Ririn Setyorini" <[EMAIL 
PROTECTED]>, "rikrik wirasetiadi" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Thursday, September 25, 2008, 8:51 PM










    
            Bulan Ramadhan sebenarnya saat yang tepat untuk melatih kesabaran 
kita

semua, karena tidak akan diterima amal puasa kita saat kita marah atau

terpancing emosi, dan dalam bulan ini yang hampir sebentar lagi berakhir

ternyata banyak dari kita yang tidak lulus dalam bulan ini, coba lihat diri

kita apakah kita telah sabar, sesuai dengan salah satu tujuan berpuasa dalam

bulan suci ini...



Melihat di televisi perkelahian antar umat yang mengaku "NU" yang nota bene

adalah organisasi islam dan "FPI" yang dengan jelas menyebut pembela islam

di pengadilan sungguh sangat disayangkan, apakah mereka yang berkelahi itu

tidak sedang berpuasa, tidak kah mereka islam? saya tidak memihak keduanya,

karena dalam islam tidak mengajarkan kekerasan, islam adalah cinta damai,

dakwah Nabi Muhammad SAW banyak dilakukan dengan jalan damai.



Sungguh bangsa yang besar ini terlarut dalam perkelahian yang tidak

putus-putus perkelahian yang sia-sia dari perkelahian antar pelajar, Antar

Mahasiswa, Antar Golongan, Antar Pengurus negara, tidak sadarkah banyak dari

mereka yang berkelahi adalah Sesama islam, bukankah didalam ajaran islam itu

kita diminta untuk tidak berburuk sangka, Untuk mempererat tali Ukhuwah

islamiyah atau persaudaraan sesama muslim, tidak malukah mereka menggunakan

kekerasan menggunakan Nama islam.



Saya mengajak sahabat-sahabat semua untuk menyadari hakikat puasa kita itu,

bahwa bila kita tidak bisa menahan marah dan nafsu, maka puasa kita akan

sia-sia tidak ada nilai pahala hanya mendapat lapar dan haus semata itukah

yang kita cari... bukankah bulan ini adalah bulan yang penuh rahmat dan

sarana untuk melatih diri untuk menjadi yang lebih baik?



Di dalam islam kita diajarkan sabar, tidak untuk dengki atau iri hati, maka

di bulan ini kita seharusnya bisa menjadi lebih baik bukan, sayang momentum

bulan ini selalu diisi dengan kekerasan dan buruk sangka terhadap sesama,

didalam islam iri dan dengki adalah sumber pencukur pahala.



Cobalah pertanyakan apa yang kita dapat dari berkelahi, yang jelas kita

tidak dapat apa-apa, seperti pribahasa kalah jadi abu, menang jadi arang,

maka berkelahi adalah sia-sia, perbedaan pendapat itu wajar, karena

banyaknya perbedaan pendapat dunia ini lebih hidup, tidal perlu kita

mengedepankan emosi bukan.



Pada bulan puasa ini hakikatnya setan atau iblis dari golongan jin di ikat,

tetapi kenapa masih terjadi perklahian, karena yang sesungguhnya yang diikat

adalah setan dari golongan jin saja, tapi setan dari golongan manusia tidak,

maka tetap sabarkan diri anda dalam menghadapi segala tantangan, provokasi,

hasutan, atau isu-isu yang tidak bisa dipercaya. Semog bulan ramadhan ini

penuh berkah kepada seluruh sahabat, dan menghasilkan sesuatu yang positif

bagi kehidupan kita, keluarga, dan bangsa yang kita cintai ini.



Mari kita sambut Kemenangan idul Fitri, dengan kebersihan hati, jangan hanya

menyambut idul fitri dengan kue-kue atau hidangan yang banyak, baju baru,

atau ajang pamer kepada saudara-saudara yang ada. Saya mengucapkan selamat

Idul Fitri yang akan jatuh 7 Hari kedepan, semoga kita bisa kembali Fitri

setelah mengalami pengemblengan selamat 1 bulan penuh pada bulan ramadhan

yang penuh rahmat ini.



SELAMAT HARI RAYA HARI RAYA IDUL FITRI..

1 Syawal 1429H

Mohon Maaf Lahir & Bathin Kepada Anda Dan Seluruh Keluarga

Erwin Arianto & keluarga



-- 

Best Regard

Erwin Arianto,SE

エルイン アリアント (内部監査事務局)

------------ --------- --------- -------

SINCERITY, SPEED,  INOVATION & INDEPENDENCY



[Non-text portions of this message have been removed]




      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke