Islam tidak semata hanya melekat pada nama, peci, kerudung, jenggot, sorban dan atribut lainnya. Islam letaknya ada di dalam hati dan keberpihakannya kepada kemajuan umat Islam.
________________________________________________________________________________ http://www.antaranews.com/view/?i=1244293468&c=EKB&s=MAK Boediono Berperan Terhadap Tumbuhnya Sistem Syariah Sabtu, 6 Juni 2009 20:04 WIB Bekasi (ANTARA news) - Cawapres Boediono yang diusung Partai Demokrat dan koaliasi partai Islam seperti PKS, PAN, PPP dan PKB telah berperan terhadap tumbuhnya sistem syariah dan ikut berkontribusi terhadap umat melalui kebijakannya ketika menjabat sebagai Gubernur BI. Ketua DPW PKS wilayah V Jawa Barat, Ahmad Syaikhu, di Bekasi, Sabtu, mengatakan, dimasa Boediono perbankan syariah juga tumbuh pesat begitu juga dengan sistem sukuk yang makin subur sebagai sumber pembiayaan. "Apa yang dilakukan Boediono dengan memberikan keleluasaan dan tumbuhnya sistim syariah dengan regulasi yang mendukung tentunya patut disyukuri sebagai dasar tumbuhya sistem syariah di masyarakat," ujar Ahmad yang juga wakil Ketua DPRD Kota Bekasi itu. Ia mengatakan, tuduhan neoliberalisme atau neolib tersebut jangan sampai massa dan kader PKS antipati. Sistem ekonomi Islam yang tengah tumbuh subur dan terus mendapat tempat perlu dijadikan nilai tambah dalam mendukung Boediono. Disisi lain, Ahmad Syaikhu juga menyatakan, bahwa pengurus dan massa PKS sudah satu visi dalam memenangkan pasangan SBY-Boediono. Ia menyatakan, bila ada atribut partai PKS yang diusung dalam kampanye capres lain bukan berarti atribut itu berasal dari pengurus dan kader partai. "Atribut kan bisa dengan mudah dibuatkan, dibeli ataupun diambil diam-diam dan selanjutnya dibawa oleh simpatisan partai lain seolah ada kader PKS ikut mendukung pasangan tersebut. Kita tegaskan bahwa PKS mendukung SBY-Boediono," ujarnya. Ahmad Syaikhu menyatakan, akan memberikan sanksi bagi pengurus PKS yang mendukung capres lain atau memberikan dukungan bertentangan dengan putusan dewan syuro. "Aturan partai yang memungkinkan pemberian sanksi bagi pengurus yang keluar dari kebijakan dewan syuro sudah ada. Secara struktural seluruh pengurus mendukung pasangan SBY-Boediono," ujarnya.(*) [Non-text portions of this message have been removed]

