http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2009/06/06/17234792/101.ide.bisnis.tanpa.kantor.apa.itu

101 Ide Bisnis Tanpa Kantor, Apa Itu?

Sabtu, 6 Juni 2009 | 17:23 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi anda yang belum mendapatkan pekerjaan, bosan dengan 
rutinitas kerja kantor dan kemacetan setiap hari, ingin memulai tantangan baru, 
mungkin anda bisa mulai mencoba usaha sederhana di rumah yang dapat memberikan 
berbagai keuntungan.

"Pertumbuhan usaha yang dijalankan dari rumah terus meningkat secara 
signifikan," kata perencana keuangan serta penulis buku Sulistyawati, saat 
peluncuran bukunya yang berjudul  101 Ide Bisnis Tanpa Kantor di Jakarta, Sabtu 
(6/6).

Sulistyawati mengatakan, banyak keuntungan yang didapat dengan berbisnis di 
rumah seperti tidak perlu menyewa tempat khusus, cukup mendesain dan mengatur 
ulang ruangan rumah untuk dijadikan ruang kerja sesuai yang diinginkan. 
"Tinggal menentukan ruang mana yang memungkinkan, bahkan ruang tidur pun bisa 
disulap menjadi kantor," katanya.

Selain itu, tidak perlu waktu khusus untuk berangkat ke lokasi kerja yang bisa 
memakan waktu berjam-jam akibat kemacetan dan dapat menghindari stres di jalan.

Keuntungan lain adalah, menghemat biaya baik untuk kendaraan, baju, sepatu, tas 
kerja, makan siang, dan sebagainya, serta waktu kerja yang fleksibel. "Bisa 
juga melakukan peran ganda seperti mengurus keluarga, serta dapat menjadi 
potensi peningkatan pendapatan keluarga," ucapnya.

Sedangkan kelemahan berbisnis di rumah, kata Sulistyawati, adanya perasaan 
terisolir dari lingkungan kerja, kesendirian, pendapatan yang tidak teratur, 
perasaan jenuh bekerja di tempat yang sama.

Selain itu, ada anggapan usaha di rumah sebagai pekerjaan yang tidak serius dan 
kurang profesional karena lokasinya di rumah dan tanpa ikatan. "Kendala lain 
usaha di rumah sering dilakukan tidak kosisten, banyak gangguan seperti dari 
anak, tetangga, serta adanya perasaan takut gagal," katanya.

Untuk itu, lanjutnya, sebelum terjun ke dalam bisnis sebaiknya mempelajari 
resiko dan kelemahan sehingga mampu menghadapi segala kemungkinan.

Menurut Sulistyawati, banyak ide bisnis sederhana yang banyak dibutuhkan orang. 
Sebagai contoh, usaha yang berhubungan dengan kamar tidur seperti produksi 
seprei dan bed cover, agen atau toko seprei dan bed cover. Contoh lain, yang 
berhubungan dengan kamar mandi seperti distributor detergen dan pembersih kamar 
mandi, sabun, lulur, dan peralatan mandi.

"Usaha lain yang banyak dibutuhkan khususnya kaum wanita, seperti salon, butik, 
penjahit, distributor busana muslim, produksi jilbab, ritel aksesoris, penjual 
parfum, Multi Level Marketing produk kecantikan, kerajinan aksesoris dan 
sebagainya," katanya.

Untuk usaha yang berhubungan dengan dapur, kata Sulistyawati, seperti toko 
sembako, pembuatan kue, katering, kafe, kursus memasak dan membuat kue, 
penyedia pembantu rumah tangga dan sebagainya.

Sedangkan yang berhubungan dengan anak, lanjut dia, seperti butik perlengkapan 
bayi, desainer kamar anak, jasa penitipan anak,toko mainan anak dan kado, serta 
kelompok bermain dan taman kanak-kanak. "Usaha lain seperti penerjemah, agen 
koran dan majalah, rental buku dan komputer, penulis, kreasi bunga, penyedia 
jasa kurir, percetakan, budidaya tanaman hias,rental sepeda motor," kata dia.

Sulistyawati juga membagi ide usaha sederhana lainya dari banyak bidang yang 
dapat di lakukan di rumah dengan modal yang tidak terlalu banyak dalam buku 
setebal 194 halaman tersebut.

Sulistyawati manambahkan, untuk memulai usaha harus diperhatikan beberapa hal, 
seperti apakah menyukai bisnis tersebut, adakah keahlian yang mendukung, tahu 
bagaimana menjalankanya, modal yang cukup, dan ada kaitannya dengan hobi. "Jika 
jawabannya 'ya' berarti siap memulai usaha tersebut," ucapnya.

Selain itu, harus dibuat perencanaan dan konsep bisnis yang baik, meliputi nama 
usaha, jenis usaha, rencana pengembangan, keuangan, cara memperoleh dan 
pengembalian modal, perkiraan laba rugi, rencana pemasaran dan sebagainya..

Sulistyawati juga membagikan tips bagaimana cara menjalankan usaha dan 
bagaimana memasarkan produk yang baik dalam buku tersebut.

Jadi sekarang anda tidak perlu lagi khawatir memulai bisnis di rumah. Silahkan 
mencoba...

C8-09 


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke